Pemerintah Beri Insentif Dokter Residen Rp 12,5 Juta Per Bulan
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-1.99)   |   COMPOSITE 5096.45 (-20.33)   |   DBX 966.383 (-6.2)   |   I-GRADE 139.404 (-0.63)   |   IDX30 427.333 (-1.57)   |   IDX80 113.424 (-0.46)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.8)   |   IDXG30 119.109 (-0.51)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-1.4)   |   IDXQ30 124.381 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.24)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.88)   |   IDXV30 108.161 (-1.14)   |   INFOBANK15 830.634 (-3.57)   |   Investor33 372.738 (-1.03)   |   ISSI 150.924 (-0.45)   |   JII 548.46 (-1.45)   |   JII70 187.38 (-0.52)   |   KOMPAS100 1019.47 (-4.22)   |   LQ45 787.196 (-2.22)   |   MBX 1409.36 (-5.12)   |   MNC36 279.413 (-0.86)   |   PEFINDO25 280.307 (-0.15)   |   SMInfra18 241.86 (-0.5)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.06)   |  

Pemerintah Beri Insentif Dokter Residen Rp 12,5 Juta Per Bulan

Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:51 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan akan melibatkan peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) atau residen dan fellowship untuk membantu menangani serta memutus rantai penularan Covid-19. Pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp 12,5 juta per orang per bulan.

Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Abdul Kadir mengatakan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menandatangani surat usulan izin prinsip besaran insentif bagi peserta PPDS yang ditujukan kepada Menteri Keuangan. Surat ini untuk mendapatkan persetujuan Kementerian Keuangan terkait pencairan insentif tenaga kesehatan khususnya dokter residen. Pemberian insentif akan dilakukan selama enam bulan terhitung sejak Juli hingga Desember 2020 dengan besaran Rp 12,5 juta per orang per bulan.

“Sekarang ini Bapak Menteri Kesehatan sudah mengambil inisiatif bahwa dokter residen di rumah sakit akan diberikan insentif selama 6 bulan mulai dari Juli sampai Desember dengan besaran Rp 12,5 juta per orang per bulan,” kata Kadir dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Kamis (13/8/2020).

Kadir menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk insentif dokter residen sebesar Rp 1 triliun yang rencananya diberikan kepada 13.369 dokter residen di seluruh daerah. Mekanisme penyalurannya langsung dari Kementerian Kesehatan kepada dokter residen tersebut.

Menurut Kadir, sebagai garda terdepan dengan risiko terpapar Covid-19 cukup tinggi, pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari pemerintah atas kerja keras dan dedikasi para dokter residen dalam membantu memutus rantai penularan Covid-19.

Melalui insentif ini, pemerintah berharap dapat bermanfaat bagi para tenaga kesehatan sekaligus menjadi lecutan semangat untuk terus melayani dengan sepenuh hati dan dedikasi tinggi dalam upaya pengendalian Covid-19 di Indonesia.

Sebelum terlibat dalam penanganan Covid-19, semua peserta PPDS mendapatkan pembekalan. Dengan berbagai latar spesialisasi yang berbeda, dukungan dan kontribusi yang diberikan oleh peserta PPDS disesuaikan dengan kompetensi, keahlian dan kapasitas masing-masing.

Kadir mengatakan, pelibatan dokter residen ini merupakan bagian upaya Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikan tenaga kesehatan ke berbagai daerah dalam rangka penanganan Covid-19. Karena selama pandemi Covid-19 kebutuhan akan tenaga kesehatan menjadi tinggi. Sementara masih terbatasnya daerah memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan untuk penanganan bencana di wilayahnya menjadi persoalan tersendiri saat ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas : Tingkat Hunian RS Covid-19 Baru 66%

Untuk tingkat hunian tempat tidur rumah sakit rata-rata yang aman adalah 60% sampai 80% yang dihitung per bulan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Satgas: Waspadai Sembilan Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi

Di posisi pertama adalah Jakarta Pusat dengan kasus aktif 2.213, dan di urutan kedua ada Jakarta Utara 1.775.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Jakarta Pusat Tertinggi Kasus Aktif Covid-19

Menurut Wiku Adisasmito, daerah yang paling tinggi kasus aktif secara nasional adalah Kota Jakarta Pusat sebanyak 2.210.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Kemkes Tegaskan RS di DKI Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19

Kemkes menegaskan, RS di Jakarta masih mampu menampung pasien Covid-19.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Kasus Baru Covid-19 Tambah 2.098, Ini Sebarannya

Subangan terbanyak kasus baru Covid-19 diberikan provinsi DKI Jakarta sebanyak 608.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.098, Kasus Positif di Indonesia Jadi 132.816

Adapun pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 1.760 sehingga total menjadi 87.558.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Kemkes: Banyak RS Belum Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Kemkes telah membayarkan klaim rumah sakit yang melayani pasien Covid-19 yang hingga saat ini tercatat Rp 750 miliar telah dibayarkan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Pengguna Vape 7 Kali Lipat Lebih Berisiko Terpapar Covid-19

Mereka yang pernah menggunakan e-rokok dan rokok, tujuh kali lebih mungkin didiagnosis terkena Covid-19.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Merokok Tingkatkan Risiko Terjangkit Covid-19

Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa potensi perokok terjangkit Covid-19 bisa dua sampai tiga kali lebih tinggi dari yang bukan perokok.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Satgas Covid-19: Kasus Aktif di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Rata-rata kasus aktif di Indonesia secara nasional sekitar 30%, masih di bawah angka rata-rata dunia 31,5%.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS