Pemerintah Akan Gunakan Rapid Test Antigen untuk Deteksi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Pemerintah Akan Gunakan Rapid Test Antigen untuk Deteksi Covid-19

Kamis, 1 Oktober 2020 | 20:51 WIB
Oleh : Lennny Tristia Tambun / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berencana menggunakan alat tes cepat berbasis antigen sesuai dengan rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO). WHO telah mengumumkan akan menyediakan 120 juta rapid test antigen Covid-19 untuk 133 negara. WHO memprioritaskan negara-negara yang berpendapatan rendah dan menengah dengan kasus dalam jumlah besar.

"Pemerintah Indonesia pasti akan menyelenggarakan (tes cepat antigen). Kami sudah mendapatkan rekomdendasi dari WHO terhadap rapid test antigen yang kualitasnya baik," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers virtual di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Tes antigen cepat yang disetujui WHO memberi hasil lebih cepat yaitu hanya 15-30 menit, lebih mudah, dan lebih murah. Tes ini juga dapat digunakan untuk pemeriksaan di sekolah, universitas dan tempat kerja.

WHO menetapkan daftar penggunaan darurat tes cepat Covid-19 berbasis antigen seharga US$ 5 per buah, atau sekitar Rp 74.500.

"Karena ini mendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dibandingkan mendeteksi antibodi dalam rangka proses screening sebelum dilakukan tes penegakan diagnosa dengan real time PCR," ujar Wiku.

Menurut Wiku, pemerintah telah berkomunikasi dengan perwakilan WHO yang ada di Indonesia.

"Kami telah memohon untuk bisa dapat dipertimbangkan mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini agar kita bisa mendeteksi lebih cepat dari kasus atau masyarakat yang menderita Covid-19," ungkap Wiku.

Perusahaan farmasi Abbott dan SD Biosensor sudah setuju dengan Bill and Melinda Gates Foundation untuk memproduksi 120 juta unit alat tes. Kesepakatan ini akan menjangkau 133 negara, termasuk banyak negara di Amerika Latin yang terpukul karena pandemi dalam hal tingkat kematian dan penularan.

Rapid test antigen adalah tes cepat untuk mendeteksi keberadaan antigen virus SARS-CoV-2 pada sampel yang berasal dari saluran pernapasan. Antigen akan terdeteksi ketika virus aktif bereplikasi.

Tes ini paling baik dilakukan ketika orang baru saja terinfeksi karena sebelum antibodi seseorang muncul untuk melawan virus yang masuk ke tubuh, ada peran antigen untuk mempelajarinya. Keberadaan antigen itulah yang dideteksi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hati-hati Pada Penyakit Jantung Selama Pandemi Covid-19

Hati-hati, di tengah pandemi Covid-19 ini, semakin banyak penyakit mematikan lainnya yang perlu diwaspadai, satu di antaranya adalah jantung.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Panutan Harus Jadi Contoh Penggunaan Masker yang Benar

Masyarakat akan melihat pemimpin, pejabat atau panutan lainnya dalam menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Wiku: Penetapan Harga Swab Test Masih Dikaji

Pemerintah ingin memastikan harga swab test dapat terjangkau oleh masyarakat yang membutuhkan.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Mini Lockdown Efektif Tekan Penyebaran Covid-19 di Daerah

Mini lockdown yang diterapkan pada beberapa kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat menuai hasil positif.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

10 Provinsi Prioritas Sumbangkan 67,6,8 % Total Kasus Aktif Nasional

Jumlah kasus aktif di 10 provinsi prioritas menyumbangkan 67,6 persen dari total jumlah kasus aktif nasional.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Lewat Pesan Ibu, Padi Reborn Putus Rantai Covid-19

Padi Reborn turut membantu Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam menggaungkan gerakan Ingat Pesan Ibu tentang 3M kepada masyarakat.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Variasi Jenis Nutrisi Pengaruhi Status Gizi Anak

Status gizi anak dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Remdesivir Diujikan Pada 25 Pasien Covid-19 di RS Persahabatan

Remdesivir di banyak negara telah diujicobakan untuk pengobatan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.174, Kasus Positif di Indonesia Jadi 291.182

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.174 dalam 24 jam terakhir sampai Kamis (1/10/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 291.182.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020

Klaim Covid-19 Bisa Dimonitor Lewat Fitur Dashboard Monitoring BPJS

BPJS Kesehatan telah mengembangkan fitur Dashboard Monitoring Klaim Covid-19.

KESEHATAN | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS