Menkes Akan Disomasi Gara-gara Permenkes Radiologi Klinik
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Menkes Akan Disomasi Gara-gara Permenkes Radiologi Klinik

Selasa, 20 Oktober 2020 | 22:10 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya penolakan terhadap Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelayanan Radiologi Klinik dari organisasi profesi dan kolegium kedokteran terus berjalan. Lantaran surat permohonan pencabutan tidak direspons sampai sekarang oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemkes), kolegium dan organisasi profesi akan segera melayangkan somasi.

Sebanyak 20 organisasi dan kolegium dokter telah memberikan kuasa hukum kepada Advokat Dr. Muhammad Luthfie Hakim,S.H, dkk, untuk mengajukan hak uji materiil terhadap Permenkes 24/2020 tersebut. Menurut Luthfie, langkah pemberian kuasa ini ditempuh setelah sebelumnya pimpinan organisasi profesi dan kolegium menyampaikan surat permohonan pencabutan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) antara lain melalui surat tanggal 5 Oktober 2020. Namun hingga hari ini tidak ada jawaban sama sekali.

"Somasi kepada Menkes segera akan dilayangkan dalam waktu tidak terlalu lama,” kata Luthfie dalam keterangan persnya, Selasa (20/10/2020).

Menurut Luthfie, apabila somasi atau teguran tersebut juga tidak dijawab atau diindahkan oleh Menkes, maka dengan terpaksa akan dilakukan upaya hukum permohonan hak uji materiil ke Mahkamah Agung agar Permenkes 24/2020 dinyatakan tidak sah atau tidak berlaku untuk umum. Uji materiil itu juga akan memerintahkan Menkes untuk segera mencabutnya.

Luthfie bersama advokat lainnya telah membentuk Koalisi Advokat untuk Hak Uji Materiil Permenkes 24/2020 (Koalisi Advokat), termasuk 10 advokat bergelar doktor ilmu hukum. Mereka telah mempelajari dengan teliti Permenkes 24/2020 dan menilainya penuh kejanggalan serta bertentangan dengan UU Praktik Kedokteran maupun perundang-undangan lainnya.

Selain itu, penerbitan Permenkes 24/2020 berpotensi menimbulkan kegaduhan bahkan cenderung perpecahan di kalangan profesional dokter di saat bangsa Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

“Pada saat kondisi negeri tengah menghadapi pandemi, kita sangat memerlukan kerja sama yang erat dan saling mendukung antar sesama teman sejawat profesi dokter dengan kompetensi masing-masing,” kata Luthfie

Permenkes 24/2020 juga dianggap sarat dengan isu abuse of power. Menkes selaku dokter spesialis radiologi dinilai oleh kalangan profesional dokter lebih mengutamakan teman sesama dokter spesialis radiologi daripada sejawat lainnya pada pelayanan medis yang menggunakan peralatan dengan modalitas radiasi pengion dan non-pengion sebagaimana diatur dalam dalam Permenkes 24/2020.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Menkes Terawan Agus Putranto tersebut belum merespons rencana somasi tersebut. Sementara Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemkes, drg Widyawati melalui pesan singkatnya mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal 2021, Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke Bio Farma

Vaksin Merah Putih adalah vaksin yang dikembangkan sejumlah lembaga riset di Indonesia sebagai bentuk kemandirian bangsa.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Jokowi dan Suga Bahas Kerja Sama Pengelolaan Covid-19

Indonesia menghargai komitmen dan kontribusi Jepang dalam pembentukan Asian Covid-19 Response Fund.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Hari Ini, Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru Covid-19

Jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus baru Covid-19 terjadi hari ini, Selasa (20/10/2020), di Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.602, Kasus Positif di Indonesia Jadi 368.842

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 3.602 dalam 24 jam sampai Selasa (20/10/2020) siang WIB. Total kasus di Indonesia menjadi 368.842.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Food Cycle Indonesia Ajak Masyarakat Bantu Anak-anak Keluarga Prasejahtera

Masyarakat harus mampu anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi.

NASIONAL | 20 Oktober 2020

BPJamsostek Beri Kartu Kepesertaan pada Guru PAUD

BPJamsostek Bogor Kota menginginkan seluruh masyarakat wajib ikut serta mendapatkan perlindungan Jamsostek.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Pentingnya Menjaga Interaksi Sosial Selama Pandemi Covid-19

Solusi sederhana dalam menanggulangi permasalahan mental di masa pandemi adalah berinteraksi dengan orang terdekat.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

2.540 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.124 orang atau bertambah 10 orang.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

MUI: 3 Hal Paling Penting dari Vaksin Covid-19

Saat ini LPPOM MUI masih menunggu hasil identifikasi tim yang saat ini berada di Tiongkok yang menjadi pertimbangan halal atau tidaknya vaksin.

KESEHATAN | 19 Oktober 2020

Dari 2,5 Juta Tes Covid-19 di Indonesia, 86% Terkonfirmasi Negatif

Secara total kini sudah ada lebih dari 4 juta spesimen yang diperiksa di 377 laboratorium di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS