Jika Patuhi Protokol Kesehatan, UMKM Bisa Bantu Cegah Penularan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Jika Patuhi Protokol Kesehatan, UMKM Bisa Bantu Cegah Penularan Covid-19

Senin, 26 Oktober 2020 | 20:35 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 membuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) terpukul. Berbagai stimulus dibuat pemerintah agar UMKM bangkit. Untuk itu UMKM perlu beradaptasi dan menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam usahanya agar konsumen tertarik membeli produknya. Sebab, jika terus disiplin dan patuh melaksanakan protokol kesehatan, UMKM akan membantu mencegah penularan dan kasus baru Covid-19.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, disiplin yang baik terhadap protokol kesehatan UMKM dalam membuat dan memasarkan produknya akan meyakinkan konsumen untuk membelinya.

"Dengan cara yang higienis dalam membuat produknya dan menjaga protokol kesehatan otomatis konsumen akan membeli," katanya dalam dialog interaktif dari Graha BNPB, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Hal itu lanjut Wiku akan membuat ekonomi berjalan. Namun ketika ekonomi berjalan dan ada kasus baru artinya protokol kesehatan belum dilakukan dengan disiplin.

Ketidakdisiplinan tersebut bisa saja terletak di UMKM atau pada konsumennya. Jadi menurut Wiku, semua elemen harus bergotong royong menjalankan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Masyarakat juga diminta tidak lengah dan memegang teguh penanganan Covid-19.

Menurutnya, Covid-19 adalah bencana nonalam bagi seluruh dunia. Siapa yang bisa beradaptasi lebih cepat itulah yang menang melawan Covid-19.

"Kita sudah belajar cukup lama sekarang sudah masuk 8 bulan dan memang pasar dan pedagang-pedagang kecil banyak yang terimbas dan sudah belajar semua. Sekarang melakukan kegiatan ekonomi tersebut jangan sampai ada kasus baru," paparnya.

Menurutnya, jika protokol kesehatan dilakukan dengan disiplin tidak akan ada kenaikan kasus baru. Begitu pula pasar tradisional harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan karena setiap hari dikunjungi orang yang membeli kebutuhan sehari-hari.

Wiku menyebut, kesehatan dan ekonomi harus berjalan bersama tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Adaptasi saat ini memang belum sempurna tetapi semakin membaik.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengungkapkan, sektor UMKM paling terpukul dari pembatasan sosial di tengah pandemi. UMKM ini termasuk juga pedagang pasar dan pedagang kuliner. Apalagi hampir 60% UMKM adalah pedagang makanan dan minuman.

"Mereka berbeda dengan usaha besar tidak bisa menunda kegiatan usahanya dan pendapatannya harian langsung karena berurusan dengan perut," ucapnya.

Di masa pandemi sektor ini sangat terpukul seiring penghentian kegiatan sekolah, kantor, industri, dan juga pariwisata.
Penerapan protokol kesehatan pada UMKM memang tidak mudah. Namun menurut Teten pihaknya menggandeng pemerintah daerah untuk memberikan arahan seperti kebutuhan masker, hand sanitizer, dan disinfektan untuk kegiatan usahanya.

Teten menjelaskan, ada beberapa kepala daerah, salah satunya Bupati Banyuwangi, yang memberikan sertifikat kepada restoran, kafe, dan warung yang memenuhi protokol kesehatan untuk boleh berjualan. Praktik baik ini bisa dijadikan contoh.
Untuk itu, pihaknya sudah membuat surat edaran kepada koperasi yang menaungi UMKM terkait penerapan protokol kesehatan.

"Dalam membangun kesadaran itu maka kesadaran mematuhi protokol kesehatan ada kaitannya untuk memulihkan ekonomi," imbuhnya.

Dengan kesadaran UMKM menjalankan 3M, Teten meyakini hal itu membuat ekonomi perlahan pulih.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sebaran Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

DKI masih menjadi provinsi terbanyak kasus baru yakni sebanyak 906 per hari ini.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.222, Kasus Positif di Indonesia Jadi 392.934

Untuk kasus sembuh Covid-19 bertambah 3.908 sehingga total menjadi 317.672 dan kasus meninggal bertambah 112, total menjadi 13.299.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Meminta Proses Vaksinasi Harus Dijelaskan Transparan

Proses vaksinasi harus dijelaskan secara transparan dan jelas kepada masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap

Menurut Presiden masyarakat wajib mengetahui dan mendapat penjelasan secara gamblang mengenai kelompok mana saja yang mendapatkan prioritas vaksinasi lebih awal

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Jokowi: Pelaksanaan Vaksinasi Harus Dipastikan Keamanannya

Presiden Joko Widodo meminta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi betul-betul dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Minta Vaksinasi Covid-19 Wajib Ikuti Koridor Ilmiah

Presiden juga mengingatkan agar vaksinasi dilakukan secara hati-hati, agar tidak menimbulkan kesan bahwa pemerintah tergesa-gesa.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

80% Kematian Covid-19 Menimpa Lansia dan Komorbiditas

Lansia dan orang dengan penyakit penyerta harus lebih waspada di tengah pandemi agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Ketua Dewan Perawat Nasional: Nakes Hidup dalam Tekanan dan Ketakutan Luar Biasa

Selain itu, mereka juga harus terpisah dari keluarga dan menghadapi stigmatisasi sosial.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Dalam 7 Bulan, Covid-19 Renggut Nyawa 253 Nakes di Indonesia

253 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19 itu terdiri dari 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Ratusan Santri dan Guru Ngaji di Ponpes Yasina Bogor Dapat Swab Test Gratis

Sebelumnya, NU Care dan Tokopedia Salam juga sudah menggelar rapid test, swab dan PCR untuk ribuan santri dan guru ngaji.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS