Tolak Sampah Impor, Kualifikasi dan Definisinya Harus Jelas
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Tolak Sampah Impor, Kualifikasi dan Definisinya Harus Jelas

Rabu, 26 Juni 2019 | 11:14 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) mendesak pemerintah untuk tegas menolak sampah impor dari negara lain yang menyusup lewat kontainer dengan modus bahan daur ulang. AZWI memandang, pengelolaan sampah di dalam negara saja masih buruk. Datangnya sampah dari negara lain hanya akan memperburuk persoalan sampah di Indonesia.

Kepala Divisi Pengendalian Pencemaran ICEL, Margaretha Quina menegaskan, pada prinsipnya impor sampah maupun impor limbah dilarang undang-undang. Namun terdapat kompleksitas definisi dalam menilai apakah suatu komoditas kualifikasinya sampah atau limbah.

"Kalaupun limbah itu dikecualikan dari larangan impor atau tidak. Ini yang memberi ruang bagi modus-modus seperti di Gresik," ucapnya di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Kompleksitas definisi ini harus dibenahi. Untuk temuan di Gresik lanjutnya, dapat dikualifikasikan ketidaktaatan administrasi hingga kejahatan. Dari fakta itu dapat dikenakan kewajiban reimportasi jika terkontaminasi limbah B3 serta dapat dicabut persetujuan impornya karena menyampaikan data yang tidak benar.

"Importir juga bisa dipidana atas delik memasukkan sampah ke Indonesia dalam UU Sampah hal itu diatur. Melawan hukum bisa terpenuhi karena faktanya barang yang diimpor berupa sampah dan bertentangan izinnya," paparnya.

Penegakan hukum juga bisa diterapkan dari seluruh rantai perdaganganya. Mulai dari pengimpor hingga surveyor sesuai dengan pelanggarannya masing-masing. Peraturan Menteri Perdagangan No 31 Tahun 2016 tentang Impor Limbah Nonbahan Berbahaya dan Beracun (B3) pun harus direvisi.

Direktur Eksekutif Ecoton Original, Prigi Arisandi menuturkan, terdapat dua jenis sampah dan skrap plastik yang diproduksi oleh pabrik kertas yang ditemukan di Gresik. Pertama, plastik yang dicampur dengan kertas yang tidak dapat didaur ulang digunakan untuk bahan bakar produksi tahun dan bahan bakar lainnya.

Kedua, sampah plastik dengan berbagai bentuk seperti botol, sachet, kemasan makanan, produk perawatan tubuh dan produk rumah tangga.

"Perusahaan-perusahaan yang kami pantau hampir semuanya menyalahgunakan izin impor dan mencemari lingkungan dengan memindahkan masalah ke orang biasa," kata Prigi.

Prigi menambahkan, beberapa negara ASEAN telah merespons perubahan perdagangan limbah plastik global dengan pembatasan impor. Pada Juli 2018, pemerintah Malaysia mencabut izin impor 114 perusahan dan telah menargetkan pelarangan impor pada 2021. Negara lain seperti Thailand juga menargetkan pelarangan impor sampah plastik. Selain itu, Vietnam sudah tidak lagi mengeluarkan izin baru untuk impor sisa, reja, skrap plastik, kertas serta logam.

Indonesia mengimpor sekitar 124.000 ton limbah plastik tahun 2013. Sementara itu di tahun 2018 meningkat menjadi 283.000 ton. Volume transaksi ini merupakan titik tertinggi impor Indonesia selama 10 tahun terakhir berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan UN Comtrade.

Data BPS menunjukkan peningkatan impor sebesar 141% namun angka ekspor menurun 48% atau sekitar 98.500 ton. Angka ini menandakan sekitar 184.700 ton sampah plastik yang masih ada di Indonesia, tidak diketahui nasibnya.

AZWI mempertanyakan apakah didaur ulang semua menjadi pelet atau jadi produk baru di luar beban timbulan sampah plastik domestik sekitar 9 juta ton.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

AZWI: Tinjau Ulang Regulasi Impor Sampah

Pengimpor sampah juga harus bertanggung jawab terhadap aktivitasnya karena masuk kategori pencemaran terhadap lingkungan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Kemenpora Ajak Mahasiswa Optimalkan Potensi Wirausaha

Kemenpora mengajak generasi muda khususnya para mahasiswa-mahasiswi untuk mengoptimalkan aktual potensi wirausaha.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Kemah Pemuda

Polda Metro Jaya menetapkan Ahmad Fanani sebagai tersangka kasus kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia 2017.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Siloam Hospital Purwakarta Berbagi Ilmu dengan 120 Bidan

Seminar menghadirkan pembicara dr Tia Indriana SpOG, dr Anggia F. Riziamuti SpA, M Kes, dr Gracia Merryane RGR SpOG, serta Ketua IBI Purwakarta, Yeyen.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Penyelidikan Rusuh 21 Mei, Polri Tunggu Komnas HAM-Kompolnas

Untuk kaliber 9 mm itu tingkat kerusakan proyektil cukup parah, dan pecah, sehingga alur senjata dalam proyektil itu sulit ditemukan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

IGI Dukung Skema SNMPTN Dihapus

Sekolah berakreditasi bagus semakin bagus, sedangkan yang jelek semakin jelek. Oleh karena itu, IGI mendukung keinginan Kemdikbud agar kuota SNMPTN.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Anggota Pansel Akui Ada "Keinginan Pimpinan" Terkait Seleksi Jabatan di Kemag

Hasan mengaku sudah melakukan kewajibannya sebagai pansel jabatan di Kemag.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Polda Jatim Bongkar Praktik Aborsi Ilegal Bertarif Tarif Rp 1 Juta

Tersangka membuka praktik aborsi, baik di rumah maupun kamar hotel di Surabaya dengan menggunakan obat-obatan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Penyebab Harga Ayam Merosot, Jateng Tertibkan Peternak Ilegal

Terjadinya oversupply tersebut, tidak terlepas dari munculnya sejumlah peternak ilegal dan tidak terdeteksi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

2019, Polri Catat Kasus Hoax Meningkat Tajam

Kalau tahun lalu itu satu tahun ada 52 kasus. Tahun ini dari Januari sampai Juni sudah ada 51 kasus hoax.

NASIONAL | 26 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS