Kemitraan Antarguru, Upaya Kemdikbud Tingkatkan Mutu Pendidikan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kemitraan Antarguru, Upaya Kemdikbud Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jumat, 9 Agustus 2019 | 12:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (GTK Kemdikbud), Supriano mengatakan, salah satu upaya peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan adalah melaksanakan program kemitraan GTK. Artinya, guru dan kepala sekolah mitra dari daerah tertinggal, terluar, terdepan (3T) diundang ke sekolah inti untuk berkolaborasi dengan guru inti.

Supriano menyebutkan, para guru dan kepala sekolah dari sekolah mitra ini akan belajar selama sepekan dengan menyaksikan dan terlibat di setiap sekolah inti agar praktik baik itu dapat mereka sebarluaskan kepada guru-guru lain di wilayahnya. Secara teknis, program kemitraan adalah mewujudkan program penguatan pendidikan karakter (PPK), pembelajaran abad 21, dan gerakan literasi sekolah secara terpadu melalui peran guru di kelas dan peran kepala sekolah pada tingkat satuan pendidikan melalui penguatan komunitas belajar profesional GTK di wilayahnya masing-masing.

“Jadi ini seperti program sister school. Sekolah mitra ini belajar langsung praktik baik dari sekolah inti lalu mereka kembali ke sekolahnya dan menerapkan apa yang mereka pelajari. Misalnya, kepala sekolah dari sekolah mitra ini dapat belajar bagaimana manajemen sekolah yang baik di sekolah inti,” kata Supriano di Gedung Kemdikbud Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Dijelaskan Supriano, program kemitraan tahun ini memiliki keunikan, yakni mengintegrasikan guru dan kepala sekolah dalam program yang sama sehingga ada kesinambungan substansi yang digarap oleh keduanya. Keterpaduan program ini meliputi desain dan langkah program, lokasi dan sasaran program, serta substansi program.

Melalui program kemitraan, guru inti dapat saling berbagi pengalaman, menginspirasi, dan mengembangkan kerja sama dalam upaya peningkatan dan pemerataan kemampuan guru mitra yang berasal dari daerah 3T. Dengan ini, mereka dapat menghidupkan komunitas belajar profesional dengan fokus penguatan kualitas layanan pembelajaran.

Program ini sejalan dengan program Kemdikbud tentang zonasi pendidikan, yakni mendukung program peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan yang berbasis zonasi dengan pemberdayaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) melalui komunitas belajar.

Supriano juga menyebutkan, sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah inti adalah sekolah yang telah menjalankan delapan standar pendidikan meliputi standar isi, standar kompetensi kelulusan, standar proses pendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, standar penilaian pendidikan, dan standar pendidikan dan tenaga kependidikan.

Selain itu, pertimbangan lain adalah guru inti berasal sekolah yang secara nasional memiliki rerata capaian ujian nasional (UN) 2017/2018 tinggi. Sedangkan guru mitra berasal dari daerah yang secara nasional memiliki capaian UN rendah.

“Pertemuan guru inti dan guru mitra ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta tentang kemitraan guru dan tenaga kependidikan, menggiring peserta untuk berkolaborasi, dan saling berbagi pengalaman terbaik dalam peningkatan mutu pembelajaran di kelas,” jelas Supriano.

Dengan begitu, kedua sekolah dapat berkolaborasi. Setelah guru dari sekolah mitra pulang ke daerah masing-masing, sekolah inti bertugas untuk mengunjungi sekolah mitra tersebut. Dengan begitu, sekolah inti akan melihat langsung apakah sekolah mitra sudah menjalankan delapan standar pendidikan atau belum.

Supriano mengatakan, program kemitraan ini dilakukan berbasis zona. Harapannya, sekolah yang menjadi mitra ini akan menjadi sekolah inti di zona tersebut dan menyebarkan praktik baik ke sekolah- sekolah dalam zona tersebut.
Untuk 2019 ini, terdapat 5.284 guru dan kepala sekolah yang terlibat dalam program kemitraan, baik dari sekolah inti maupun mitra.

Ketimpangan
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, kompetensi guru merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pasalnya, hasil uji kompetensi guru tahun 2015 menunjukkan bahwa kompetensi guru secara nasional berada pada kategori rendah dan menunjukkan kesenjangan yang tinggi antardaerah.

Muhadjir menyebutkan, kondisi ketimpangan ini mendesak untuk ditingkatkan karena terjadi ketimpangan mutu pendidikan antardaerah. Ketimpangan mutu ini dapat dilihat dari berbagai dimensi, yaitu dimensi masukan (input), proses, dan hasil.

Kondisi masukan yang menunjukkan adanya masalah mutu di antaranya adalah masih rendahnya kompetensi guru pada aspek pedagogik dan profesional. “Untuk itu diperlukan upaya-upaya sistematis dan masif secara bersama untuk memenuhi kompetensi yang diharapkan,” ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ajukan Setifikasi Lahan, Warga Lampung Timur Bersurat ke KLHK

Mengajukan perlindungan atas tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Diintimidasi dalam Sengketa Agraria, Warga Mengadu ke DPRD Sulteng

Aktivis Agraria Eva Bande mengecam tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang diduga bagian dari kepentingan perusahaan PT.PN XIV/PT.SPN.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Cegah Stunting, KKP Gencar Tingkatkan Konsumsi Ikan

Saat ini baru tiga provinsi di Indonesia yang lepas dari masalah stunting.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Aristan dan Alhabib Ali Aljufri Sepakat Bangun Kota Religius dan Toleran

“Ide tentang toleransi itu sesuai dengan ajaran Islam yang dipraktikkan sejak lama oleh Alkhairaat,” tegas Alhabib Ali.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Bima Arya Larang Pemakaian Kantong Plastik untuk Daging Kurban

Pemerintah Kota Bogor mengimbau seluruh masyarakat tidak menggunakan kantong plastik saat mendistribusikan hewan kurban, pada Hari Raya Idul Adha.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Sandiaga Dukung Inovasi Green Jobs LAZ Al Azhar

Inovasi pertanian berbasis zakat LAZ Al Azhar menghadirkan green jobs di era 4.0.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

KPK Periksa Vice President PT Angkasa Pura II terkait Dugaan Suap APP

Belum diketahui secara pasti kaitan Pandu dalam kasus suap yang dibongkar KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Ketua KPK Akui Sudah Teken Sprindik Tersangka Baru Korupsi E-KTP

Terkait korupsi e-KTP, KPK telah menjerat delapan orang.

NASIONAL | 9 Agustus 2019

Gorontalo Jadi Modern Broadband Province Pertama di Kawasan Timur Indonesia

Proses pendirian modern broadband province memakan waktu sekitar empat tahun.

NASIONAL | 8 Agustus 2019

Wakil Ketua BPK Jadi Narasumber Utama di IAIN Palangka Raya

BPK merupakan bagian dari empat pilar lembaga negara.

NASIONAL | 8 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS