Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UNJ: Kami Pantau dan Evaluasi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UNJ: Kami Pantau dan Evaluasi

Jumat, 6 September 2019 | 13:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Kedisiplinan sangat penting dalam dunia akademik, baik itu terhadap mahasiswa maupun dosen. Namun sayangnya, kadang sanksi hanya berlaku kepada mahasiswa, tidak ke dosen. Inilah yang ditengarai kerap terjadi di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN). Beberapa dosen disebut-sebut kerap absen karena terlalu sibuk mengajar di kampus-kampus swasta dan mengabaikan tugas utamanya di PTN.

Plt rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Intan Ahmad mengatakan, sebenarnya seorang dosen yang ditugasi untuk mengajar di sebuah PTN sudah terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT). Dengan begitu, apabila dosen tersebut mengajar di kampus lain, ia hanya bisa menjadi dosen tamu karena pengabdian lakukan oleh dosen tersebut tidak dihitung untuk kenaikan pangkat dan jabatan di perguruan tinggi.

“Misalnya saya sekarang ini dosen ITB (Institut Teknologi Bandung, red). Mengajar di ITB adalah kewajiban sehingga selama satu semester saya mengajar serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Tetapi kemudian saya mengajar lagi di kampus yang lain. Mungkin saya lebih pada dosen tamu atau tambahan,” ujar Guru Besar ITB ini kepada SP, Jumat (6/9).

Intan juga menambahkan, seorang dosen bisa mengajar di kampus lain apabila diamanatkan atau ditugaskan seperti dirinya yang saat ini ditugaskan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir sebagai Plt rektor UNJ.
Sementara itu, mengajar di tempat lain sebagai dosen tamu hanya dapat dilakukan oleh dosen yang memiliki waktu luang. Pasalnya, dosen di PTN pada umumnya dalam satu semester diwajibkan mengajar 12 sistem kredit semester (SKS) dengan 16 kali pertemuan.

Intan menuturkan, selama satu semester itu, kehadiran atau absensi, pemberian tugas untuk mahasiswa, pelaksanaan ujian, hingga mengembalikan hasil ujian selalu dipantau dan dievaluasi oleh dekan dan rektor. Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk mengisi kuesioner di setiap akhir semester yang menjadi pertimbangan dekan dan rektor untuk penilaian kinerja dosen. Oleh karena itu, Intan berharap, para mahasiswa bersungguh-sungguh dalam mengisi kuesioner tersebut.

Intan menyebutkan, apabila ada dosen yang mendapat penilaian buruk atau rendah dari mahasiswa secara keseluruhan, maka ia akan dievaluasi oleh dekan dan rektor.

“Jadi mahasiswa harus benar-benar mengisi kuesioner ini. Dekan dan rektor akan melihat dan mempertimbangkan karena secara akademis, hasil pendapat dari satu orang mahasiswa tidak dapat langsung dijatuhkan sanksi, harus dipelajari dulu dan dibandingkan dengan hasil pendapat mahasiswa lain,” terangnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tolak Capim Bermasalah dan Revisi UU, Pegawai KPK Bentuk Rantai Manusia

Revisi UU KPK yang diusulkan DPR layaknya lonceng kematian bagi Lembaga Antikorupsi.

NASIONAL | 6 September 2019

Duniaku.com Resmi Diluncurkan

Pembaca akan dapat menikmati tampilan baru dari situs Duniaku.com yang lebih relevan untuk milenial dan Gen Z.

NASIONAL | 6 September 2019

Bus Terbakar di Area GSE Bandara Ngurah Rai

"Mengenai penyebab terjadinya kebakaran saat ini kami sedang menunggu investigasi lebih lanjut dari pihak terkait," kata Awaluddin.

NASIONAL | 6 September 2019

Siapa yang "Bermain" di Papua? Ini Analisis Hendropriyono

Kelompok ketiga adalah para pengkhianat bangsa.

NASIONAL | 6 September 2019

PDIP Seluma Pastikan Tak Usung Cabup Mantan Napi Korupsi

Balon bupati dan wakil Kabupaten Seluma, yang mendaftar di DPIP akan diundang ke DPP di Jakarta untuk mengikuti sekolah partai.

NASIONAL | 6 September 2019

Belanja Batik di Beringharjo, Iriana Jokowi Dapat Diskon 10 Persen

Ibu Negara membeli dua buah kaos bordir batik seharga Rp 80.000. Namun oleh Iriana, kaos bordir batik tersebut dibayar dengan uang Rp 100.000.

NASIONAL | 6 September 2019

Ibu Negara dan Mufidah Kalla Kunjungi Pasar Beringharjo

Para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) juga ikut mendampingi.

NASIONAL | 6 September 2019

Presiden: Kampung Nelayan Pontianak Paling Cepat Penataannya

Presiden Jokowi mengatakan, setelah ditata dalam tiga tahun ini, rumah-rumah nelayan yang dulu terlihat kumuh, saat ini jauh lebih baik.

NASIONAL | 6 September 2019

Masyarakat Papua Sepakat Jaga Perdamaian

Gubernur berjanji akan memberikan jaminan keamanan kepada setiap orang yang hidup di Tanah Papua ini.

NASIONAL | 6 September 2019

Perpustakaan Nasional Beri Apresiasi Pejuang Literasi

Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka diberikan kepada mereka yang telah mendedikasikan pikiran, waktu, tenaganya untuk memajukan Perpustakaan Nasional.

NASIONAL | 6 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS