Sah, Batas Usia Kawin 19 Tahun untuk Pria dan Wanita
INDEX

BISNIS-27 491.129 (6.19)   |   COMPOSITE 5612.42 (49.05)   |   DBX 1062.36 (-0.64)   |   I-GRADE 161.886 (2.05)   |   IDX30 478.794 (5.98)   |   IDX80 126.714 (1.36)   |   IDXBUMN20 355.426 (3.6)   |   IDXG30 131.028 (0.91)   |   IDXHIDIV20 432.126 (4.06)   |   IDXQ30 139.823 (1.88)   |   IDXSMC-COM 243.691 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (2.73)   |   IDXV30 122.487 (1.93)   |   INFOBANK15 946.8 (16.1)   |   Investor33 412.464 (5.31)   |   ISSI 165.112 (0.72)   |   JII 597.802 (2.79)   |   JII70 206.187 (1.22)   |   KOMPAS100 1134.88 (12.89)   |   LQ45 883.061 (10.42)   |   MBX 1552.46 (15.74)   |   MNC36 308.511 (3.58)   |   PEFINDO25 308.232 (5.44)   |   SMInfra18 281.756 (1.89)   |   SRI-KEHATI 352.482 (4.61)   |  

Sah, Batas Usia Kawin 19 Tahun untuk Pria dan Wanita

Selasa, 17 September 2019 | 10:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kabar gembira untuk anak-anak Indonesia, khususnya anak perempuan. Dalam Rapat Paripurna DPR kemarin, Senin (16/9), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan RUU Perubahan atas UU 1/1974 tentang Perkawinan di mana batas minimal usia perkawinan adalah 19 tahun bagi pria dan wanita. Dengan ini, perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun.

Pengesahan DPR ini sesuai harapan banyak orang agar revisi UU Perkawinan khususnya Pasal 7 Ayat 1 yang mengatur soal batas minimal usia perkawinan bagi perempuan 16 tahun segera disahkan sebelum pergantian anggota DPR yang baru. Ini seperti kado bagi anak-anak Indonesia khususnya perempuan setelah selama 45 tahun menggunakan UU Perkawinan Anak untuk mengawinkan anak perempuan yang baru berusia 16 tahun bahkan lebih muda.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, sangat gembira dengan pengesahan ini. Menurut dia, dengan disahkan batas minimal ini, pemerintah dan DPR telah membuat sejarah dan terobosan yang progresif bagi 80 juta anak Indonesia. Pengesahan perubahan UU Perkawinan ini sangat dinantikan semua pihak untuk mencegah praktik perkawinan anak yang masih marak.

“Bahagia karena akhirnya tercapai, disahkannya revisi UU Pekawinan. Ini luar biasa, kami senang sekali. Ini kado bagi anak-anak Indonesia yang pernah saya janjikan di Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 kemarin, bahwa kami akan berusaha menaikkan angka batas usia perkawinan di atas usia anak,” kata Yohana usai pengesahan UU Perkawinan tersebut.

Menurut Yohana, pengesahan ini sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat dalam upaya menyelamatkan anak Indonesia atas praktik perkawinan anak yang bukan saja merugikan anak, melainkan juga keluarga dan negara. Ini juga sebagai bukti bahwa Indonesia mampu menjawab salah satu persoalan perlindungan anak.

Kenaikan batas usia minimal ini diharapkan bisa mengurangi jumlah perkawinan anak di Indonesia. Data BPS 2017 menunjukkan angka perkawinan anak di Indonesia sebanyak 25,2%. Artinya, 1 dari 4 anak perempuan menikah pada usia anak, yaitu sebelum mencapai usia 18 tahun.

Di tahun 2018, jumlah ini menurun menjadi 11,2%, yang artinya 1 dari 9 perempuan usia 20-24 tahun menikah sebelum usia 18 tahun. Terdapat sebanyak 20 provinsi yang masih memiliki prevalensi perkawinan anak di atas angka nasional. Meskipun angkanya menurun di 2018, tetapi trennya menempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-7 di dunia dan ke-2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi.

Yohana mengatakan, ada banyak sekali masalah yang ditimbulkan akibat praktik perkawinan anak. Mulai dari kematian bayi dan ibu saat melahirkan, putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kasus perceraian. Kematian ibu dan bayi tinggi disumbang dari perkawinan anak karena secara kesehatan, reproduksi perempuan yang baru berusia 16 tahun atau kurang belum siap. Demikian pula kesiapan mental dan ekonomi menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga hingga perceraian.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Alasan Percepatan Pengesahan UU KPK

Hal ini sengaja dilakukan karena berpacu dengan waktu masa tugas DPR periode 2014-2019 yang akan habis pada akhir September ini.

NASIONAL | 17 September 2019

Wakil Ketua DPR Persilakan Masyarakat Gugat UU KPK yang Baru

Semua pendapat harus didengar, tetapi tetap harus sesuai aturan yang berlaku.

NASIONAL | 17 September 2019

Ini 7 Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

Terdapat tujuh poin revisi UU KPK yang telah disepakati DPR dan pemerintah.

NASIONAL | 17 September 2019

DPR Sahkan Revisi UU KPK

Seluruh anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna setuju revisi UU 30/2002 disahkan menjadi undang-undang.

NASIONAL | 17 September 2019

Fahri Hamzah Tak Kaget Jokowi Setujui Revisi UU KPK

Fahri Hamzah menilai, Presiden Jokowi sudah gerah dengan sikap KPK yang sudah berlebihan. Itu sebabnya, ia memahami kalau Jokowi sepakat revisi UU KPK.

NASIONAL | 17 September 2019

Jokowi: Segala Usaha Sudah Dilakukan untuk Mengatasi Karhutla

Pemerintah mengerahkan segala upaya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

NASIONAL | 17 September 2019

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.100 Meter

BPPTKG menyebutkan Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1.100 meter ke arah hulu Kali Gendol.

NASIONAL | 17 September 2019

Kasus Izin Impor Bawang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diperiksa

Tim penyidik KPK akan memeriksa Dijen Perdagangan Luar Negeri Kemdag, sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan impor bawang putih tahun 2019.

NASIONAL | 17 September 2019

Atasi Karhutla, Presiden: Pemerintah Sudah Lakukan Segala Upaya

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah sudah melakukan segala upaya untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan

NASIONAL | 17 September 2019

Bunga Langka Rafflesia Kembali Merekah di Kebun Raya Bogor

Bunga langka tersebut mekar untuk ke-14 kali sejak pertama mekar tahun 2010.

NASIONAL | 17 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS