Enam Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional
INDEX

BISNIS-27 506.098 (0.58)   |   COMPOSITE 5701.03 (5.5)   |   DBX 1035.29 (4.87)   |   I-GRADE 166.318 (0.92)   |   IDX30 494.279 (1.87)   |   IDX80 129.716 (0.25)   |   IDXBUMN20 362.653 (4.24)   |   IDXG30 134.441 (-0.27)   |   IDXHIDIV20 440.988 (2.79)   |   IDXQ30 143.821 (1.04)   |   IDXSMC-COM 242.747 (0.29)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-1.43)   |   IDXV30 122.829 (1.29)   |   INFOBANK15 978.195 (7.59)   |   Investor33 426.909 (-0.08)   |   ISSI 166.986 (-0.47)   |   JII 611.564 (-3.61)   |   JII70 209.726 (-0.93)   |   KOMPAS100 1161.89 (-0.16)   |   LQ45 907.882 (2.59)   |   MBX 1586.58 (0.68)   |   MNC36 318.65 (0.02)   |   PEFINDO25 310.515 (1.23)   |   SMInfra18 285.156 (2.9)   |   SRI-KEHATI 364.469 (0.68)   |  

Enam Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Jumat, 8 November 2019 | 16:43 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional pada November 2019 kepada enam tokoh nasional. Para pahlawan ini dinilai telah memberikan sumbangsihnya bagi kemajuan bangsa Indonesia, baik di masa sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan.

Keenam tokoh tersebut adalah Ruhana Kuddus, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi, Prof Dr M Sardjito, Prof KH. Abdul Kahar Mudzakkir, DR (HC) MR A.A Maramis, dan KH. Masjkur. Pengukuhan nama sejumlah tokoh ini didasarkan atas persetujuan Presiden Joko Widodo atas usulan Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, keenam tokoh tersebut dinilai telah memenuhi syarat umum dan syarat khusus untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara, membenarkan bahwa seusai kewenangan, Kementerian Sosial sudah menyampaikan 20 nama yang diusulkan kepada presiden melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

"Selebihnya, hal ini merupakan kewenangan Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, dan atas persetujuan Presiden Joko Widodo, dalam menetapkan nama-nama pahlawan nasional," kata Mensos, di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, ia menambahkan, merujuk kepada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, proses pengusulan nama calon pahlawan dapat disampaikan masyarakat kepada bupati/walikota yang kemudian diajukan kepada gubernur melalui instansi sosial provinsi setempat.

Nantinya, usulan calon pahlawan akan diperiksa oleh Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) melalui penelitian dan pengkajian.

Setelah lolos pertimbangan TP2GD, gubernur dapat merekomendasikan calon pahlawan tersebut kepada Mensos melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial yang berada dibawah Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial guna verifikasi kelengkapan administrasinya.

Calon pahlawan akan kembali diperiksa oleh Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Apabila memenuhi kriteria, maka Mensos akan mengajukan calon pahlawan tersebut kepada presiden melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan guna mendapatkan persetujuan penganugerahan gelar pahlawan nasional sekaligus tanda kehormatan lainnya.

Sementara itu dalam peringatan hari pahlawan tahun 2019, Mensos mengajak anak-anak bangsa untuk berinovasi menjadi pahlawan masa kini. Ia menyatakan, bentuk kepahlawanan yang bisa dilakukan di masa sekarang bisa dibuktikan melalui torehan prestasi di berbagai bidang kehidupan.

"Siapapun warga negara Indonesia dapat menjadi pahlawan masa kini dengan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional," ungkapnya.

Selain itu, mereka juga bisa berkontribusi untuk tidak melakukan hal-hal negatif seperti melakukan provokasi, menyebarkan berita hoaks, perbuatan anarkis atau merugikan orang lain.

"Hal ini tentunya berbeda dengan perjuangan para pendahulu kita yang mengorbankan tenaga, harta bahkan nyawa," imbuh Mensos.

Jika melihat kondisi saat ini, sikap tersebut harus ditumbuhkembangkan dan dipertahankan oleh anak-anak bangsa agar keutuhan NKRI yang telah dibangun oleh para pendahulu negeri tidak sia-sia.

"Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa sehingga membuat negeri kita terkoyak, tercerai berai, dan terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain," tegasnya.

Oleh karena itu kata dia, generasi muda Indonesia diharapkan menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan dengan melakukan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

"Nilai kepahlawanan sekiranya berada di dalam hati sanubari setiap warga negara Indonesia sebagai bukti cinta kepada tanah air," imbuhnya.

Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema "Aku Pahlawan Masa Kini".



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sultan Setuju Ada Tempat Istirahat di Tol Solo-Yogya-YIA

Sultan menyatakan kesiapannya jika Pemda DIY harus melakukan pengadaan lahan untuk rest area tersebut.

NASIONAL | 8 November 2019

Wapres Minta Terus Sisir Desa Siluman

Ma'ruf menegaskan bisa saja masih ada desa siluman tersebut. Karena itu, terus diperiksa agar memastikan tidak ada lagi desa fiktif yang menerima dana desa.

NASIONAL | 8 November 2019

Periksa Fahira Idris soal Meme Anies, Penyidik Ajukan 13 Pertanyaan

"Hari ini tiga yang diperiksa, saya sebagai pelapor, saksi saya Pak Musa. dan Pak Bintang sebagai saksi. Nanti selanjutnya baru Ade Armando," kata Fahira Idris.

NASIONAL | 8 November 2019

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Tekankan Skema KPBU

Untuk mengembangkan infrastruktur, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur menekankan berjalannya skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)

NASIONAL | 8 November 2019

PDIP: Jabatan Wakil Panglima Dampak Perubahan Signifikan Organisasi TNI

Charles menilai pembentukan kembali jabatan wakil panglima adalah dampak dari perubahan signifikan di organisasi TNI.

NASIONAL | 8 November 2019

Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja, Global Sevilla Gelar Career Day

Career day Global Sevilla diadakan untuk membuka wawasan siswa tentang berbagai profesi dan dunia kerja, yang dapat menjadi pilihan di masa mendatang.

NASIONAL | 8 November 2019

Rumah Sakit Siloam Gelar Bakti Sosial di Perbatasan RI dan Timor Leste

Bakti sosial ini, lanjut Hans, merupakan bagian dari upaya RS Siloam Kupang memberikan pelayananan kesehatan dan sosial bagi masyarakat.

NASIONAL | 8 November 2019

Berpotensi Terjadi Benturan, PN Madina Diminta Tunda Eksekusi Lahan Perkebunan Sawit

Henry mengatakan, sengketa lahan perkebunan ini sedang ditangani oleh aparat kepolisian.

NASIONAL | 8 November 2019

Pembangunan Berkelanjutan Butuh Sinergi Stakeholder

CECT Sustainability Awards 2019 merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan dan kewirausahaan sosial yang mempunyai kinerja sustainability dan CSR holistik.

NASIONAL | 8 November 2019

Kasus Suap Gula di PTPN III, KPK Periksa Wakil Direktur RS Rosela Karawang

Fuisal Muliono Tjandra diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKL (I Kadek Kertha Laksana)

NASIONAL | 8 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS