KLHK Alokasikan Rp 230 M untuk Tangani Corona
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

KLHK Alokasikan Rp 230 M untuk Tangani Corona

Rabu, 8 April 2020 | 17:38 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 230 miliar untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Realokasi anggaran tersebut bersumber dari belanja paket meeting dalam kota, paket meeting luar kota, perjalanan dinas dalam kota, dan sebagian belanja bahan.

Hal itu disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi IV DPR, Rabu (8/4/2020). Rapat yang berlangsung kurang lebih selama dua jam tersebut membahas tindak lanjut Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Virus Corona dan Penyakit Covid-19, khususnya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

"Anggaran tersebut, dipergunakan untuk kegiatan yang memberikan manfaat internal misalnya untuk penyediaan hand sanitizer, masker dan sarana alat kesehatan lainnya, serta manfaat eksternal di antaranya berupa bantuan alat ekonomi produktif bagi masyarakat," kata Menteri Siti.

Selain itu, Menteri Siti menyampaikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mengalami perubahan. Anggaran KLHK mengalami penghematan anggaran sebesar Rp 1,58 triliun.

Pada raker tersebut, Menteri Siti menyampaikan lima tema pembahasan yaitu kebijakan dasar, kebijakan operasional dan rencana refocusing anggaran KLHK, upaya pencegahan dan atasi penyebaran Covid-19, atasi dan antisipasi dampak sosial ekonomi masyarakat dari Covid-19, menjaga produktivitas aparat dalam tupoksi masa Covid-19, serta manajemen dan administrasi dalam dukungan atasi Covid-19.

Selain dari sisi anggaran, KLHK melakukan langkah-langkah pencegahan dan atasi penyebaran Covid-19 melalui kebijakan work from home dan sistem piket kerja, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk melakukan pertemuan dan pelatihan jarak jauh, termasuk rapat pimpinan dan rapat koordinasi.

Selanjutnya, KLHK juga membentuk tim information center Covid-19 KLHK yang melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan memantau kondisi pegawai yang sakit.

KLHK juga memberikan dukungan penyediaan sarana dan prasarana serta regulasi untuk percepatan penanganan dampak wabah Covid-19. Upaya dan kebijakan lainnya juga diterapkan oleh masing-masing eselon I sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Beberapa langkah yang telah berjalan di antaranya regulasi terkait pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan sampah rumah tangga dari penanganan Covid-19, serta penutupan kawasan konservasi untuk wisata. Langkah lainnya, KLHK melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 melalui berbagai kanal.

Dampak wabah ini terhadap sosial ekonomi masyarakat juga memerlukan perhatian serius. Untuk itu, KLHK melakukan berbagai kegiatan untuk menjaga keberlangsungan dunia usaha sektor kehutanan dengan stimulus ekonomi. Kemudian, mempertahankan kinerja Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan percepatan offtaker produk untuk penerimaan gross margin dan pendapatan bagi KUPS sehingga kegiatan masyarakat tani hutan tidak stagnan.

Upaya mempercepat dukungan sarana ekonomi produktif bagi kelompok tani hutan atau KUPS serta tetap menjaga dan mempertahankan kegiatan Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara atau Bangpesona.

Ketua Komisi IV DPR, Sudin, menyampaikan agar KLHK memperhatikan dampak Covid-19 terhadap masyarakat dan pelaku usaha baik di dalam maupun di sekitar kawasan hutan.

"Saya minta agar bantuan dapat difokuskan untuk petugas lapangan di bidang LHK, termasuk masyarakat peduli api (MPA), manggala agni petugas sampah dan lain-lain," ujar Sudin.

Lebih lanjut, Sudin juga meminta agar para pelaku usaha kehutanan dapat berkontribusi melalui bantuan berupa alat pelindung diri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jawa Barat Ajukan Status PSBB untuk Bogor, Depok dan Bekasi

Pemprov Jawa Barat mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lima wilayah secara bersamaan kepada Kementerian Kesehatan, Rabu (8/4/2020).

NASIONAL | 8 April 2020

Delapan Calon Perwira Polri Hampir Pulih dari Covid-19

Diharapkan dalam beberapa hari ke depan siswa Sekolah Inspektur Polisi tersebut sudah bisa pulang seperti satu rekan mereka.

NASIONAL | 8 April 2020

Dukung Tenaga Medis, Kemparekraf Juga Bantu Pelaku Parekraf

Menurut Menparekraf Wishnutama Kusubandio, ada tiga tahapan untuk merespons dampak covid-19 yaitu masa tanggap darurat, pemulihan (recovery), dan normalisasi.

NASIONAL | 8 April 2020

Pemda DIY Geser Anggaran Rp 200 Miliar Lebih untuk Tangani Covid-19

Pemda DIY menggeser sejumlah anggaran dalam APBD 2020 untuk dialokasikan pada upaya penanggulangan virus "corona" atau Covid-19 di DIY.

NASIONAL | 8 April 2020

Wakil Ketua dan Anggota Ombudsman Disebut Sudah Sembuh dari Corona

Wakil Ketua Ombudsman RI (ORI) Lely Pelitasari Soebekty dan anggota Ombudsman Ninik Rahayu disebut telah sembuh dari virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 8 April 2020

KPK Minta Kepala Daerah Tak Khawatir Gunakan Anggaran Penanggulangan Corona

KPK meminta kepada seluruh kepala daerah tidak takut menggunakan anggaran daerah mereka terkait penanganan corona sepanjang tidak melakukan penyimpangan.

NASIONAL | 8 April 2020

Kadafi: Guru Kreatif Jadi Solusi Pendidikan di Masa Covid-19

Mendukung proses belajar-mengajar daring di masa Covid-19, para guru di daerah perlu diberi modul-modul pembelajaran, dan pelatihan-pelatihan virtual.

NASIONAL | 8 April 2020

IDI Semarang Bantu Multivitamin, Masker, dan Hand Sanitizer untuk Wartawan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Semarang dan Kimia Farma memberikan bantuan masker, hand sanitizer, dan multivitamin untuk wartawan.

NASIONAL | 8 April 2020

Antisipasi Corona, 30 Persen Dana Desa Dialokasikan Jadi Bansos

Pemerintah bakal memfungsikan sebagian dana desa sebagai bansos mengantisipasi dampak virus "corona" atau Covid-19.

NASIONAL | 8 April 2020

24.000 Buruh di PHK, Ganjar: Silakan Daftar Kartu Prakerja

Hingga 6 April 2020 tercatat sebanyak 191 perusahaan dengan 148.791 karyawan terdampak virus ini.

NASIONAL | 8 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS