Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan

Jumat, 29 Mei 2020 | 19:48 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto mengatakan, pihaknya mendorong pendidikan vokasi membuka program studi (prodi) magister terapan (S-2). Ini berguna untuk menjawab tantangan zaman dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

Wikan menyebutkan, prodi magister terapan ini memiliki berbagai keunggulan. Selain aspek teknis yang semakin dimatangkan, para mahasiswa juga dibekali aspek soft skills seperti kepemimpinan.

"Keberadaan S-2 terapan ini tujuannya untuk memberikan alternatif pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan SDM profesional secara kompeten," ujar Wikan dalam telekonferensi pembukaan prodi S-2 terapan di Politeknik Negeri Padang (PNP) secara daring, Jumat (29/5/2020).

Selanjutnya Wikan menyebutkan, kemampuan memecahkan masalah hendaknya dibentuk dengan skema project-based learning dan perkuliahan berbasis praktik yang tinggi untuk menguatkan kemampuan analisis pada problem-problem riil di industri dan dunia kerja.

Wikan pun mendorong pendidikan vokasi yakni politeknik, akademik, dan universitas untuk membuka prodi magister terapan dengan menggunakan model rekayasa teknologi berbasis penyelesaian permasalahan. Ia mengaku memberi dukungan penuh terhadap pembukaan prodi S-2 Terapan Sistem Informasi Akuntansi di PNP.

“Prodi ini capaian belajarnya unik, sangat 4.0. Artinya, accounting ini akan 'menikah' dengan industri. Industri apa pun itu butuh akuntan. Mau pemerintah, swasta, perpajakan, auditor, semua butuh accounting. Uniknya ini punya aspek IT tinggi. Jadi lulusannya akan dibekali ilmu akunting lebih dalam dan memiliki tools yang sangat unik mampu mendesain sistem akunting berdasarkan kemampuan data base IT,” kata Wikan.

Kendati demikian, Wikan berharap prodi S-2 terapan PNP dapat menjadi patner strategis industri dan dunia kerja serta bisa menjalin kerja sama di perguruan tinggi luar negeri join degree dengan pendidikan vokasi terbaik luar negeri.

Selain PNP, terdapat tiga pendidikan tinggi vokasi lainnya yang akan membuka prodi magister terapan pada 2020 ini. Ketiganya adalah Politeknik Negeri Lampung dengan prodi Ketahanan Pangan, Politeknik Negeri Medan dengan prodi Sistem Informasi Akuntansi, dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dengan prodi Teknik Keselamatan dan Risiko.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Super Indo Serahkan Ambulans Khusus Pasien Covid-19 dan APD

Bantuan berupa ambulans khusus pasien Covid-19 dan APD diberikan kepada BNPB dan Pemprov DKI Jakarta.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kepuasan Masyarakat Atas Pelayanan Publik Jadi Komitmen Pemerintah

Keberhasilan reformasi birokrasi tercermin dari kepuasan masyarakat atas pelayanan publik yang semakin baik.

NASIONAL | 29 Mei 2020

FSGI: Semua Siswa Harus Naik Kelas Selama Pandemi

Sebab, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa dilaksanakan dengan adil dan merata bagi semua anak di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL | 29 Mei 2020

FSGI Usulkan Belajar Online Diperpanjang hingga Desember

Sekolah tetap dimulai pertengahan Juli, tetapi pembelajaran dilaksanakan masih dengan metode pembelajaran jarak jauh.

NASIONAL | 29 Mei 2020

ICW Sudah Prediksi Vonis Ringan Kader PDIP Penyuap Eks Komisioner KPU

ICW) mengaku tak heran dengan vonis ringan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap kader PDIP,Saful Bahri

NASIONAL | 29 Mei 2020

Dugaan Suap Gubernur Papua Barat ke Wahyu Setiawan, KPK Diminta Responsif

Pakar hukum pidana, Indriyanto Seno Adji meyakini, KPK akan menyelidiki setiap kasus dugaan korupsi yang muncul dalam fakta persidangan

NASIONAL | 29 Mei 2020

2 Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Majelis Hakim menyatakan Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi terbukti menyuap Bupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah

NASIONAL | 29 Mei 2020

Cegah Korupsi, KPK Luncurkan Fitur JAGA Bansos

KPK meluncurkan fitur JAGA Bansos dalam platform pencegahan korupsi JAGA.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Ruslan Buton, Tersangka Ujaran Kebencian Dibawa ke Jakarta

Ruslan dijemput tim gabungan akibat video rekaman yang meminta Presiden Jokowi mundur, jika tidak akan gelombang revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Panglima: LVRI Bantu Percepat Penanganan Covid-19

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dinilai telah ikut serta membantu mempercepat penanganan Covid-19

NASIONAL | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS