PPDB 2020, Pemda Harus Pastikan dan Umumkan Daya Tampung Sekolah
INDEX

BISNIS-27 503.107 (3.64)   |   COMPOSITE 5679.25 (39.48)   |   DBX 1039.52 (6.03)   |   I-GRADE 166.189 (1.51)   |   IDX30 492.322 (4.24)   |   IDX80 129.082 (1.23)   |   IDXBUMN20 363.759 (3.05)   |   IDXG30 133.243 (1.23)   |   IDXHIDIV20 440.08 (4.72)   |   IDXQ30 143.762 (1.37)   |   IDXSMC-COM 242.127 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (2.95)   |   IDXV30 123.61 (1.71)   |   INFOBANK15 979.67 (1.27)   |   Investor33 423.592 (3.04)   |   ISSI 165.745 (1.68)   |   JII 604.859 (8.29)   |   JII70 207.745 (2.62)   |   KOMPAS100 1155.02 (10)   |   LQ45 903.46 (7.58)   |   MBX 1578.72 (11.24)   |   MNC36 316.411 (2.6)   |   PEFINDO25 310.113 (2.97)   |   SMInfra18 286.549 (2.16)   |   SRI-KEHATI 362.507 (2.38)   |  

PPDB 2020, Pemda Harus Pastikan dan Umumkan Daya Tampung Sekolah

Senin, 1 Juni 2020 | 22:52 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bidang Regulasi, Chatarina Muliana Girsang mengatakan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada prinsip pengelolaannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (pemda). Pada saat pembukaan PPDB, pemda dan dinas pendidikan harus memastikan daya tampung setiap sekolah dalam satu zonasi. Daya tampung ini kemudian disampaikan kepada masyarakat.

"Dengan demikian, masyarakat atau orang tua calon siswa baru akan mengetahui sejak awal secara transparan," tuturnya ketika dihubungi SP, Senin (1/6/2020) .

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbud 2020, diperkirakan terdapat sebanyak 10.944.797 juta calon peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan mengikuti PPDB 2020. Sedangkan daya tampung yang dipersiapkan sebanyak 12.94.140 kursi.

Menurut Chatarina, dalam menerapkan PPDB daring, akan lebih mudah jika Pemda memastikan daya tampung terlebih dulu karena sejak awal telah ada perhitungan berapa jumlah siswa di setiap satuan pendidikan dalam zonasi. Bagi calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah tujuan, telah disiapkan sekolah dalam zonasi sejak awal.

Untuk itu, ia mengatakan, pemda dan dinas pendidikan yang menjalankan PPDB daring harus menyiapkan aplikasi PPDB daring untuk melakukan verifikasi data. Ada pun persyaratan yang harus dipenuhi peserta didik baru untuk verifikasi data berbeda di masing-masing daerah tergantung juknisnya. Misalnya, ada daerah yang menggunakan kartu keluarga (KK), sementara ada yang menggunakan surat domisili untuk zonasi.

Dengan berbasis daring ini, Chatarina menyebutkan, orang tua tidak perlu mengirim dokumen asli siswa ke sekolah tujuan. Mereka dapat melakukan pendaftaran di sekolah asal dengan mengunakan data salinan berupa hasil scan yang akan diverifikasi oleh pihak sekolah berdasarkan jalur PPDB telah ditetapkan.

“Untuk dokumen asli itu nanti saja. Untuk pendaftaran awal, dokumen yang diberikan dalam bentuk scan untuk kartu keluarga, prestasi siswa, dan persyaratan lainnya sehingga tidak ada kejadian sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kalau data yang typo atau salah ketik saat pendaftaran enggak menjadi masalah,” ujarnya.

Menurut dia, saat pembukaan PPDB, proses verifikasi data calon peserta biasanya memakan wakt selama 14 hari. Dengan demikian, apabila ada kesalahan atau typo dalam pendaftaran awal, orang tua siswa dapat menghubungi sekolah asal anaknya untuk perubahan data.

“Anak ini hanya berada dalam satu zonasi yang juga satu kecamatan. Misalnya suatu kecamatan ada pilihan tiga SMP. Jadi siswa dan orang tua tidak perlu harus ke masing-masing sekolah, cukup input data di sekolah asal anaknya,” ujarnya.

Bagi daerah yang mengalami kesulitan mengakses jaringan, Chatarina menuturkan, Pusdatin Kemdikbud menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan PPDB daring.

Chatarina menuturkan, Kemdikbud mengatur regulasi pelaksanaan PPDB dalam bentuk Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB. Terdapat empat jalur untuk PPDB yakni jalur zonasi minimal 50%, afirmasi minimal 15%, perpindahan tugas orang tua maksimal 5%, dan jalur prestasi sebanyak sisa kuota dari tiga jalur yang harus diterjemahkan pemda dalam bentuk petunjuk teknis mulai (juknis).

“Pemda dan Dinas Pendidikan menerjemahkan Permendikbud yang telah kita sosialisasikan dalam bentuk juknis. Mulai dari tahap pembukaan PPBD hingga memastikan semua siswa dalam zonasi tertampung di zonasi,” kata Chatarina.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kemdikbud Masih Tunggu Gugus Tugas Covid-19 untuk Buka Sekolah

Kemdikbud sesungguhnya telah menyiapkan skenario yang akan disampaikan setelah keputusan final pembukaan sekolah diputuskan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Aceh Masih Darurat Covid-19, Warga Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan status Aceh yang masih dalam keadaan darurat Covid-19, maka pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Kemdikbud Gelar Lomba Memperingati Hari Lahir Pancasila

Karya peserta diharapkan mengandung nilai gotong royong sebagai bentuk perwujudan Pancasila.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Satu Lagi Pasien Covid-19 di Bali Meninggal

Sampai saat ini jumlah kumulatif korban meninggal dunia akibat virus corona (Covid-19) di Bali menjadi lima orang.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Jawa Timur Surplus Beras 1,9 Juta Ton

Untuk itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta enam daerah yang menjadi lumbung pangan nasional diminta tetap menjaga ketahanan pangan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Banda Aceh Perpanjang Masa Belajar dari Rumah hingga 20 Juni 2020

Masa belajar dari rumah yang sebelumnya berakhir hingga Mei diperpanjang Pemkot Banda Aceh hinga 20 Juni 2020.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pancasila Ideologi Terbaik untuk Pulih dari Pandemi Covid-19

Tidak banyak negara yang memiliki falsafah hidup seperti Indonesia yakni Pancasila.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Gelombang Tinggi, BPBD Kota Bengkulu Imbau Nelayan Tak Melaut

Nelayan di Bengkulu diminta tak melaut karena gelombang tinggi.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Mendagri: Pancasila Jadi Kekuatan Bangsa Hadapi Covid-19

Mendagri Tito mendorong agar pandemik Covid-19 bisa dijadikan momentum untuk membuktikan kesaktian Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pasien Sembuh Covid-19 di Bengkulu Bertambah 3 Orang

Pada hari yang sama juga terjadi penambahan 3 orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS