Kemdikbud Hadirkan Film Dokumenter Netflix dalam Program Belajar dari Rumah
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Kemdikbud Hadirkan Film Dokumenter Netflix dalam Program Belajar dari Rumah

Rabu, 17 Juni 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki kalender akademik libur sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengumumkan kemitraan dengan penyedia layanan hiburan streaming, Netflix. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Netflix akan menjadi bagian dari dari program Belajar dari Rumah. Untuk pertama kalinya di dunia, film-film dokumenter Netflix akan ditayangkan melalui saluran televisi.

Film dokumenter Netflix ini akan ditayangkan setiap Sabtu pukul 21.30 WIB dan tayang ulang setiap Minggu dan Rabu pada pukul 09.00 WIB, mulai 20 Juni 2020. Tayangan-tayangan ini akan disiarkan secara terestrial melalui TVRI.

“Kemdikbud mengapresiasi dukungan Netflix yang untuk pertama kalinya di dunia bekerja sama dengan pemerintah untuk menayangkan dokumenter terbaiknya melalui siaran televisi. Kami berharap upaya ini disambut baik dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk terus memperluas wawasan dengan cara yang lebih menyenangkan dan menghibur,” ujar Nadiem dalam siaran pers yang diterima Suara Pembaruan, Rabu (17/6/2020).

Nadiem menuturkan, program Belajar dari Rumah yang diluncurkan pada 12 April 2020 merupakan alternatif belajar di tengah pandemi Covid-19. Upaya tersebut dilakukan Kemdikbud untuk memastikan agar dalam masa yang sulit ini, masyarakat terus mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran dari rumah, salah satunya melalui media televisi dengan jangkauan terluas di Indonesia.

“Program Belajar dari Rumah di TVRI ditujukan untuk membantu peserta didik, orang tua, dan guru yang memiliki keterbatasan akses internet, baik karena kendala ekonomi maupun geografis,” ujar Nadiem.

Ia menambahkan, pada masa libur sekolah, Kemdikbud tetap berkomitmen untuk menyediakan tayangan berkualitas tinggi yang mendidik dan menghibur. Upaya tersebut mendapat sambutan baik oleh Netflix yang berkontribusi menyediakan konten kelas dunia untuk kerja sama ini tanpa biaya.

Nadiem mengatakan, selain dengan kerja sama dengan Netflix, Kemdikbud tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan mitra-mitra kelas dunia lainnya dalam menghadirkan materi pendidikan terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Wakil Presiden Konten Original Bahasa Lokal Netflix, Bela Bajaria mengatakan, Netflix menawarkan berbagai jenis pilihan tayangan, termasuk film-film pemenang penghargaan, serial televisi untuk anak-anak dan keluarga, serta tayangan dokumenter. Melalui kerja sama dengan Kemdikbud ini, akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat mengakses dan menikmati tayangan dokumenter Netflix Original.

Ada pun dokumenter pembelajaran Netflix Original yang dapat disaksikan pada program Belajar dari Rumah antara lain Our Planet, Street Food: Asia, Tidying Up with Marie Kondo, Spelling the Dream, Chasing Coral, dan Night on Earth. Dokumenter-dokumenter tersebut akan ditayangkan dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

“Kami berharap masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan usia dapat ikut belajar dan terinspirasi oleh alam yang sangat menakjubkan ketika menyaksikan dokumenter Our Planet dan Night on Earth, atau oleh cerita tentang kegigihan dan penjelajahan seperti dalam dokumenter Spelling the Dream dan Street Food: Asia,” ujarnya.

Program Belajar dari Rumah melalui televisi berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, penumbuhan karakter, dan perluasan wawasan kebudayaan. Kemdikbud terbuka terhadap konten positif, baik dari Indonesia maupun mancanegara sebagai bentuk gotong royong pembelajaran di masa darurat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Angka Kesembuhan Covid-19 di DIY Capai 78 Persen Lebih

Angka kesembuhan dari virus Covid-19 di DI Yogyakarta berdasar laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY telah mencapai 78 persen lebih.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Menko PMK Paparkan Lima Perbaikan Distribusi Bansos

Progres penyaluran bansos baik reguler atau nonreguler masih akan terus diperbaiki.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Kegiatan Belajar Mengajar di Tangerang Raya Baru Efektif Desember 2020

Kegiatan belajar mengajar di Tangerang Raya masih akan berlangsung melalui daring.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Tahun Ajaran Baru, DIY Masih Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Proses belajar mengajar di DIY pada tahun ajaran baru yang akan dimulai 13 Juli 2020, tetap dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

NASIONAL | 17 Juni 2020

Demo Anti Rasialisme Kasus Papua, Ini Jawaban Polri

Mabes Polri menyatakan bahwa tujuh orang tersangka yang tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Balikpapan merupakan pelaku kriminal murni.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Penyaluran Bansos Ditargetkan Rampung Akhir Juni

Juliari menegaskan, pemerintah terus berupaya menyelesaikan target penyaluran bansos.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Menko PMK: Bansos Covid-19 Berikan Perlindungan Sosial ke 61 Persen Keluarga

Menurut Menko PMKK, bansos tersebut bersumber dari Kementerian Sosial serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes-PDTT).

NASIONAL | 17 Juni 2020

Menko PMK: Sudah 90% Desa Salurkan BLT ke Masyarakat

Menko PMK menyatakan, masih diperlukan langkah agresif agar target pendistribusian BLT Desa bisa mencapai 100 persen.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Peran Jaksa Agung Bisa Maksimalkan Pengawalan Program PEN

Peran Kejaksaan Agung mampu memaksimalkan pengawalan pada pelaksanaan program PEN.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Data DTKS, Menko PMK: 20 Juta Nama Belum Sinkron dengan NIK

Perbaikan DTKS diperlukan karena masih ada 20 juta nama penduduk Indonesia yang belum sinkron dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

NASIONAL | 17 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS