FSGI: Perlu Ada Gerakan Orangtua Dampingi Anak di Hari Pertama Belajar Daring
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

FSGI: Perlu Ada Gerakan Orangtua Dampingi Anak di Hari Pertama Belajar Daring

Minggu, 12 Juli 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim, mengusulkan perlu adanya gerakan orang tua mendampingi anak di hari pertama belajar virtual atau daring. Sebab, rata-rata sekolah menggelar pembelajaran dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring.

Menurut Satriwan, gerakan ini penting karena pada hari pertama sekolah, khususnya untuk siswa kelas tujuh dan sepuluh, mereka tentu baru mengenal lingkungan sekolah. Mereka perlu didampingi orang tua untuk mengetahui kesepakatan apa saja harus dijalankan siswa dan sekolah. Selain itu, kehadiran orang tua memberi semangat motivasi belajar anak.

Sedangkan bagi siswa dan sekolah yang tidak memiliki akses jaringan dan harus menjalankan pembelajaran luring, Satriwan berharap pemerintah segera mencari solusi. Sebab, sejauh ini belum ada solusi yang konkret dari pemerintah pusat yakni Kemdikbud, Kementerian Agama (Kemag), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) termasuk pemda.

“Bagaimana anak-anak kita yang selama tiga bulan terakhir melakukan PJJ tanpa akses internet di 46.000 satuan pendidikan. Data ini merujuk pada data Kemko PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan). Artinya, 46.000 sekolah ini terdampak dan anak-anak di daerah tersebut tidak bisa mengakses internet. Mereka belum dapat layanan dan belum ada perbaikan signifikan,” ujar Satriwan kepada Suara Pembaruan, Minggu (12/7/2020).

Oleh karena itu, Satriwan meminta Kemdikbud segera berkoordinasi dengan Kemkominfo untuk pengadaan akses internet. Selain itu, Kemdikbud dan pemda harus mendata anak-anak yang tidak memiliki gawai. Diharapkan, pemerintah bisa menyediakan gawai untuk para siswa sehingga mereka tidak ketinggalan pembelajaran. Sebab, konsep PJJ luring dengan cara guru datang ke rumah dinilai tidak efektif selama ini.

“Guru tidak bisa mendatangi seluruh siswa setiap hari karena keterbatasan jumlah guru, transportasi, akses, serta biaya,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mendikbud: Proses Pembukaan Sekolah di Zona Hijau Harus Bertahap

Nadiem menyebutkan, kebijakan membuka sekolah kembali menjadi kewenangan kepala daerah, kepala sekolah, dan orang tua.

NASIONAL | 12 Juli 2020

ISKA: Mulailah Berbisnis melalui Dunia Digital

Mulailah dari yang tersedia untuk melanjutkan kehidupan di tengah pandemi Covid-19

NASIONAL | 12 Juli 2020

Kemdikbud: Tahun Ajaran Baru Wajib Utamakan Kesehatan Siswa

Sekolah yang sudah diizinkan untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka hanya sekolah yang berada di zona hijau dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Hubungan Indonesia – Serbia Terjalin Amat Baik

Delegasi Indonesia yang dipimpin Menkumham Yasonna H Laoly menuntaskan proses ekstradisi Maria Pauline Lumowa, buronan pembobol kas BNI senilai Rp 1,7 triliun

NASIONAL | 12 Juli 2020

Skema Pembelajaran di Madrasah Sesuai Kebijakan Pemda

Satuan pendidikan yang berada di daerah zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Buleleng Dapat Hibah Lahan dan Bangunan dari Pemprov Bali

Tercatat, ada 19 bidang tanah dan tujuh bangunan yang dihibahkan Pemprov Bali ke Pemkab Buleleng.

NASIONAL | 12 Juli 2020

KPAI: Ada Sekolah Dibuka Tak Sesuai SKB 4 Menteri

KPAI menerima laporan ada daerah yang nekad membuka sekolah meskipun di wilayahnya kasus Covid-19 masih tinggi.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Tuntutan Pidana Maria Pauline Lumowa Terancam Kedaluwarsa

Kemkumham telah berhasil memulangkan Maria Pauline Lumowa (MPL), pelaku pembobolan Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun dari Serbia.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Survei: Mayoritas Publik Puas dengan Program Bansos

Mayoritas publik puas dengan program bantuan sosial (bansos) pemerintah.

NASIONAL | 12 Juli 2020

Baru 5 Daerah Zona Hijau di Sumut Diizinkan Belajar Tatap Muka

Yakni, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Pakpak Bharat.

NASIONAL | 12 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS