Terkendala Belajar Online, Siswa SMA di Nganjuk Tidak Naik Kelas
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Terkendala Belajar Online, Siswa SMA di Nganjuk Tidak Naik Kelas

Kamis, 16 Juli 2020 | 23:44 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim mengatakan, pihaknya mendapat aduan dari orang tua yang anaknya tidak naik kelas akibat proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online. Siswa berinisial RVR tersebut tidak diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan.

Satriwan menyebutkan, siswa murid kelas X SMA Negeri 2 Nganjuk, Jawa Timur (Jatim) itu tidak bisa mengikuti ujian penilaian akhir tahun (PAT) karena laptopnya rusak. Ia kemudian tidak diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan oleh gurunya. Sang siswa pun memperoleh nilai nol untuk nilai PAT di lima mata pelajaran dan tidak bisa naik kelas. Sebab, nilai akhir siswa di dalam rapor tidak mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM), sebagai prasyarat naik kelas. Kelima mata pelajaran tersebut adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Jasmani, Seni Budaya, Sejarah Indonesia, dan Informatika.

“Menurut keterangan dari ibunda RVR, anaknya tidak dapat mengikuti ujian PAT kenaikan kelas sesuai dengan jadwal yang telah diatur pihak sekolah, karena persoalan laptop rusak. Sementara, sekolah menyelenggarakan ujian PAT secara daring, selaras dengan sistem pembelajaran selama Covid-19, yakni PJJ daring,” kata Satriwan kepada Suara Pembaruan, Kamis (16/7/2020).

Satriwan menambahkan, ketika meminta ujian susulan kepada guru, RVR tidak diberi kesempatan dengan alasan atas perintah kepala sekolah. Bahkan, ketika orang tua siswa mendatangi sekolah meminta PAT susulan bagi anaknya, pihak guru tidak memberikannya. Orang tua RVR juga berniat menghadap kepala sekolah, tetapi kepala sekolah tidak mau bertemu dengan orang tua siswa tersebut.

Menurut Satriwan, guru dan kepala sekolah melanggar PP 74/2008 dan PP 19/2017 tentang Guru, ditambah Permendikbud 23/2016 tentang Standar Penilaian.

"Bagi FSGI tindakan oknum guru dan kepala sekolah ini telah melanggar Pasal 5 huruf a, b, dan c Permendikbud 23/2016 tentang Standar Penilaian. Sangat jelas tertulis jika prinsip penilaian oleh pendidik wajib dilakukan secara sahih, objektif, dan adil. Dalam kejadian ini oknum guru dan kepala sekolah telah berlaku tidak adil, diskriminatif, dan tak objektif," kecam Satriwan.

Ia mengatakan, sekolah semestinya berlaku adil dan objektif, apalagi di tengah PJJ yang sudah berjalan lebih dari tiga bulan. Banyak siswa yang mengalami kendala terkait kerusakan perangkat, keterbatasan kuota, masalah sinyal, dan hambatan teknis lainnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kinerja Intelijen Kejaksaan Harus Dievaluasi

Menurut Ridlwan Habib, dari rentetan kasus Djoko Tjandra, sepanjang yang diketahuinya lebih kepada kelemahan mekanisme kejaksaan yang berjalan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dua Penyerang Novel Dinyatakan Tidak Terbukti Berniat Sebabkan Luka Berat

PN Jakpus menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Rahmat Kadir Mahulette dan 1,5 tahun penjara kepada Ronny Bugis.

NASIONAL | 16 Juli 2020

BPBD DIY Siapkan Skema Mitigasi Merapi

Tim Respons Cepat (TRC) BPBD DI Yogyakarta telah mempersiapkan rencana kontigensi terkait evakuasi warga, bersamaan dengan kesiap-siagaan pada pandemi Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Selama Pandemi, KKP Beri Bantuan 119,7 Juta Benih Ikan

KKP selama pandemi Covid-19 ini telah menyalurkan sebanyak 119,7 juta ekor benih ikan kepada 848 penerima di 23 provinsi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Naumi Ingin Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas

Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak terus melakukan kerja-kerja preventif dan edukatif agar masyarakat dapat peduli dengan perlindungan perempuan dan anak.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Kuasa Hukum: Terdakwa Jiwasraya Tak Terafiliasi dengan Manajer Investasi

Meski para saksi meyakini adanya afiliasi, namun kuasa hukum terdakwa tak bisa menerima keyakinan tersebut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Ini Protokol Covid-19 Saat Berbelanja di Pasar

Berikut cara berinteraksi yang aman dan sehat di pasar tradisional sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

2021, Kempupera Tetap Berikan Subsidi Rumah Bagi MBR

Kempupera memastikan bahwa anggaran subsidi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih terus dilaksanakan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT Muluskan Aksi Terdakwa

Waktu itu manajemen tidak menginginkan pencatatan kerugian akibat penurunan harga-harga.

NASIONAL | 16 Juli 2020

KPK Serahkan Tanah Sitaan ke Kementerian ATR/BPN

KPK menyerahkan dua bidang tanah dari sitaan perkara korupsi senilai Rp 36,9 miliar ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS