Gerakan Berbagi Ponsel untuk Pelajar Tidak Mampu
INDEX

BISNIS-27 503.122 (0)   |   COMPOSITE 5724.74 (0)   |   DBX 1066.46 (0)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 491.004 (0)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 976.214 (0)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 167.54 (0)   |   JII 607.336 (0)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1162.4 (0)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1587.29 (0)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0)   |   SMInfra18 287.626 (0)   |   SRI-KEHATI 361.444 (0)   |  

Gerakan Berbagi Ponsel untuk Pelajar Tidak Mampu

Selasa, 28 Juli 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 menunjukkan wajah dunia pendidikan Indonesia yang sesungguhnya. Banyak guru dan juga pelajar banyak dari kalangan kurang mampu kesulitan melaksanakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena keterbatasan akses dan ketidakmampuan membeli gawai lengkap dengan paket internetnya.

Melihat fenomena pembelajaran daring yang tidak berjalan dengan mulus di Tanah Air, sejumlah wartawan yang tergabung dalam kelompok Wartawan Lintas Media menginisiasi gerakan donasi bernama Ponsel Pintar untuk Pelajar.

Salah satu inisiatornya, Margareth Aritonang dari Harian Jakarta Post mengatakan bahwa inisiasi ini berawal dari kumpulan keresahan masyarakat di kawasan kumuh.

Beberapa bulan sebelumnya, Margareth dan sembilan rekannya dari Wartawan Lintas Media mendapati sebuah keluarga yang hanya punya satu ponsel yang dipakai beramai-ramai untuk segala kebutuhan.

“Pada awal pandemi, kami memberikan bantuan sembako. Keluarga yang kami bantu ini sangat miskin. Mereka ingin mempertahankan agar anak bisa sekolah tetapi sulit,” terangnya saat dihubungi Suara Pembaruan, Selasa (28/7/2020).

Awalnya, program donasi ponsel ini memiliki target untuk dapat membantu 50 anak tak mampu di kawasan Jabodetabek. Namun di luar dugaan, partisipasi masyarakat dalam gerakan ini amatlah besar. Hingga Sabtu (25/7/2020), sudah terkumpul 88 gawai termasuk ponsel dan tab yang disumbangkan.

“Syarat donasi ponsel sederhana. Ponsel yang diberikan harus dalam keadaan menyala atau tidak rusak dan mampu menjalankan aplikasi Zoom ataupun media pembelajaran daring lainnya yang dibutuhkan oleh pelajar,” jelasnya.

Selain berdonasi ponsel, masyarakat juga bisa menyumbangkan dana di laman Kitabisa.com. Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk membeli aksesori ponsel seperti charger dan juga paket internet.

“Kami ingin gerakan ini berjalan sustainable. Kami memberikan donasi ponsel ini kepada orang yang sangat tidak mampu. Jangan sampai ketika mereka telah memiliki ponsel tetapi tetap tidak bisa sekolah karena tidak mampu membeli paket internet. Apabila mencukupi, kami akan gunakan untuk membeli ponsel bagi para siswa di daerah lain yang membutuhkan,” tuturnya.

Margareth bercerita, banyak sekali anak dari luar Jabodetabek yang mendaftarkan diri secara mandiri untuk mendapatkan donasi ini. Mulai dari Aceh, Surabaya, Tegal, Lampung, hingga Bajo di Sulawesi Selatan. Sedangkan para guru-guru di Nabire, Papua juga turut mendaftarkan murid-muridnya untuk mendapatkan bantuan ponsel ini.

“Kami juga berupaya untuk menyeleksi pelajar yang benar-benar membutuhkan. Untuk itu, kami lakukan verifikasi ke pihak sekolah dan juga orang tua serta meminta foto rapor terakhir. Kemudian, kami melakukan video call juga dengan calon penerima donasi. Kami bertanya mengenai diri mereka, dan apa keinginan besar mereka setelah bisa kembali bersekolah nanti,” jelasnya.

Tidak lepas dari donasi, Wartawan Lintas Media juga mengajak partisipasi masyarakat untuk menjadi relawan bagi penerima donasi. Relawan ini nantinya bertugas untuk memastikan penerima donasi menggunakan ponsel sesuai tujuan awal, yaitu belajar.

“Lebih dari itu, relawan juga bisa menjadi teman curhat atau konseling sederhana, serta menjadi mentor pelajaran jarak jauh apabila memungkinkan. Pasalnya, tidak sedikit relawan yang mendaftar adalah para pekerja,” ungkapnya.

Harapannya, gerakan ini akan terus berlanjut dan membantu para pelajar yang dalam lima bulan terakhir ini kesulitan menerima pelajaran dari gurunya di sekolah. Untuk itu, donasi ponsel bekas akan terus dibuka hingga semakin banyak masyarakat yang menerima manfaatnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

NSLIC Dukung Penguatan Kebijakan Ketahanan Pangan

NSLIC memfasilitasi konsultasi publik terkait kebijakan konversi lahan dan stok daging nasional.

NASIONAL | 28 Juli 2020

BPK Serahkan LHP kepada Kemkeu dan Bappenas

BPK meminta Kementerian Keuangan maupun Bappenas untuk segera menindaklanjuti temuan agar opini WTP yang diperoleh dapat dipertahankan.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Banjir Rendam Ribuah Rumah di 38 Desa di Aceh Barat

Tingginya curah hujan di Kabupaten Aceh Barat sejak Senin (27/7/2020) membuat ribuan rumah yang tersebar di tujuh kecamatan terendam banjir.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Sudah Jadi Tersangka, Jenderal Prasetijo Belum Bisa Dipecat

Brigjen Prasetijo Utomo yang sudah menjadi tersangka karena melindungi buronan Djoko Tjandra belum bisa dipecat karena belum ada proses sidang.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Warga Jember Tak Puas terhadap Kinerja Pemda Tangani Covid-19

Hasil survei menemukan setidaknya ada lima persepsi negatif atau rapor merah atas kinerja Pemkab Jember.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Periksa 2 Pegawai Rohde and Schwarz untuk Tersangka PT Merial Esa

Pemeriksaan terhadap kedua pegawai PT Rohde Indonesia itu diduga terkait dengan Managing Director PT Rohde and Schwarz Indonesia, Erwin Sya'af Arief.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Motif Prasetijo Turuti Kemauan Djoko Tjandra Belum Diungkap

Mabes Polri masih belum mengungkapkan motif Prasetijo Utomo tunduk terhadap perintah buronan kakap Djoko Soegianto Tjandra.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Jelang Pilkada Serentak, BPKP Inisiasi Sinergi Pengawalan Akuntabilitas

BPKP menginisiasi pentingnya kolaborasi dalam mengawal akuntabilitas Dana Hibah dan Bansos jelang Pilkada Serentak.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Presiden Keluarkan Perpres Perlindungan Anak Korban dan Anak Saksi

Presiden menetapkan Perpres Nomor 75 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Hak Anak Korban dan Anak Saksi pada 6 Juli 2020.

NASIONAL | 28 Juli 2020

KPK Fokus pada Tindakan Pencegahan, Ini Respons Ketua MPR

Kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 79 triliun selama semester I-2020.

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS