Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Iptek Hingga 2025
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Iptek Hingga 2025

Rabu, 5 Agustus 2020 | 19:52 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia dan Inggris telah sepakat untuk memperpanjang kemitraan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi hingga 2025. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan, kemitraan ini bertujuan untuk mendukung kerja sama para peneliti guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Bambang menyebutkan, sains, teknologi, dan inovasi adalah aspek penting dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Contoh penelitian Indonesia-Inggris yang sudah berjalan adalah riset tentang peningkatan hasil panen dan ketahanan pertanian terhadap perubahan iklim, memperkuat pertahanan dan kemampuan deteksi cuaca ekstrem, dan pencegahan penyebaran penyakit menular.

“Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan inovasi dalam negeri dan meningkatkan riset dan pengembangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Kemitraan Newton Fund beberapa tahun terakhir telah berhasil meningkatkan kerja sama riset dan inovasi yang terbukti menguntungkan baik bagi Indonesia dan Inggris. Model kerja sama Newton Fund akan kami gunakan sebagai contoh dalam penerapan kemitraan ilmu pengetahuan internasional kami lainnya," ujar Bambang pada agenda penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Indonesia-Inggris melalui telekonferensi, Rabu (5/8/2020).

Selanjutnya, Bambang menyebutkan, perpanjangan kemitraan dalam ilmu pengetahuan dan inovasi dalam jangka panjang akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk mengembangkan ekonomi berbasis pengetahuan dan dapat bersaing di pasar global.
Sebab, sejak diluncurkan pada tahun 2014, Kemitraan Indonesia-Inggris dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah meluncurkan lebih dari 22 kompetisi pendanaan riset melalui 15 program riset dan inovasi. Kerja sama yang kuat antara peneliti Inggris dan Indonesia ini juga telah menghasilkan 2.205 publikasi gabungan selama 2015-2019.

Riset kolaborasi Indonesia-Inggris menduduki peringkat ke-3 di dalam daftar 10 kemitraan internasional terbaik Indonesia. Hubungan kemitraan yang kuat ini akan memastikan kedua negara dapat terus mendukung riset, ilmu pengetahuan, dan inovasi kelas dunia serta bersama menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Menteri Ilmu Pengetahuan, Riset, dan Inovasi Inggris, Amanda Solloway MP mengatakan, krisis global Covid-19 yang sedang dihadapi ini telah menyadarkan semua pihak akan pentingnya kolaborasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya merasa bangga dapat melanjutkan kemitraan Inggris dengan Indonesia untuk terus bekerja bersama mengatasi tantangan-tantangan global, dari mencegah penyebaran penyakit menular di masa depan hingga mengurangi jejak karbon global," ujar Solloway.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins menyampaikan, proyek-proyek yang masuk dalam kolaborasi kedua negara ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat dan telah menghasilkan solusi-solusi praktis terhadap permasalahan sehari-hari di Indonesia.

“Sebagai contohnya adalah pemenang Newton Fund yang meneliti dampak perubahan iklim terhadap komunitas pesisir. Riset yang sudah dijalankan telah menghasilkan solusi praktis terhadap permasalahan di Indonesia, salah satunya adalah pengembangan alat filtrasi air di Palu, Sulawesi Tengah. Banyak hal yang bisa dilakukan memajukan kerja sama yang didasari oleh MoU ini. Tahap berikutnya adalah mendorong komersialisasi dan membuat produk riset dapat memberi manfaat ke masyarakat,” terang Jenkin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

PPATK, Kemkop dan UKM Pertahankan Opini WTP dari BPK

Pemberian opini WTP dikarenakan hasil temuan BPK tidak berdampak material terhadap laporan keuangan tahun 2019.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kapolda NTT Terima Stafsus Kempar Bidang Keamanan KTT G20 dan ASEAN 2023

Tujuan pertemuan terkait simulasi gabungan protokol Safety Security dalam rangka kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN 2023.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri: Gunakan Protokol Kesehatan Ketat

Mendagri meminta penerapan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait dalam rencana pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Ombudsman Minta Perbaikan Data Penerima Bansos Diprioritaskan

Data penerima yang valid merupakan modal utama agar bansos yang disalurkan tepat sasaran.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kasal dan Kasau Terima Tanda Kehormatan Bintang Angkatan Kelas Utama

Penganugerahan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Laksamana TNI Yudo Margono dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo atas jasa-jasanya.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Jaksa Agung Rotasi Tiga Jabatan Jaksa Agung Muda

Mutasi atau rotasi dilakukan terhadap tiga jabatan Jaksa Agung Muda (JAM) dan satu jabatan Staf Ahli Jaksa.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

ICW Ingatkan Bahaya Mobilisasi ASN dalam Pilkada

Mobilisasi ASN oleh petahana untuk kepentingan pemenangan dalam pilkada dinilai paling berbahaya.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Organisasi Advokat Dinilai Lepas Tanggung Jawab soal Anita Kolokaping

Tidak ada satupun organisasi advokat yang mengakui keanggotan Anita yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Polda Metro Masih Dalami Pembunuhan WN Taiwan yang Mayatnya Ditemukan di Subang

Korban diduga dihabisi di rumahnya kawasan Cikarang Pusat, sebelum mayatnya dibuang ke Subang.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Prof Cornelis Lay, Menjadi Guru Besar Berkat Celengan Recehan

Recehan ibunya berisi uang antara Rp 50 dan Rp 100, terkumpul hingga Rp 268.000. Maka uang receh itulah yang menjadi bekal bagi Conny.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS