Ditjen Dikti Alokasikan Rp 405 M untuk Bantu Penanganan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Ditjen Dikti Alokasikan Rp 405 M untuk Bantu Penanganan Covid-19

Jumat, 7 Agustus 2020 | 22:22 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemdikbud) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 405 miliar untuk membantu penanganan Covid-19.

Dirjen Dikti Kemdikbud, Paristiyanti Nurwardani mengatakan, anggaran ini dibagi dua, yakni Rp 199 miliar untuk pengadaan di pusat dan Rp 205 miliar untuk dana realokasi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Paris menuturkan, alokasi anggaran Covid-19 di pusat bertujuan mendanai pengadaan alat pelindung diri (APD), tes polymerase chain reaction (PCR), dan reagen untuk PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS) sebanyak 145 miliar. Kemudian sebanyak Rp 54 miliar merupakan alokasi insentif untuk relawan.

Sisanya, dana sebesar Rp 205 miliar direalokasikan antara lain ke 25 rumah sakit dan fakultas kedokteran PTN.

“Dana ini untuk menangani Covid-19 melalui beberapa program yaitu mahasiswa relawan untuk Covid-19, peningkatan kualitas dan kapasitas rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran, fasilitas APD, reagen dan alat deteksi Covid-19 dengan RT PCR, pengembangan dan modifikasi produk inovasi untuk pengendalian Covid-19,” kata Paris dalam Laporan Penanganan Covid-19 bidang Pendidikan Tinggi yang dilakukan secara daring, Jumat (7/8/2020).

Paris menuturkan, sejak 1 Agustus 2020, Ditjen Dikti telah menyebarluaskan relawan mahasiswa Covid-19 sebanyak 15.000 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran (FK) perguruan tinggi yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

Relawan mahasiswa ini utamanya berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

"Selain kebutuhan tenaga manusia, penanganan Covid-19 juga memerlukan alat termutakhir guna mempercepat proses identifikasi penyebaran virus. Sebelumnya, pemeriksaan swab hanya mampu mengidentifikasi 5.000 spesimen per-hari. Dalam bantuan ini, Ditjen Dikti berhasil menyediakan 22 alat PCR. Nantinya, hasil tes swab akan mampu mendeteksi 11.000 spesimen per hari," jelas Paris.

Paris menuturkan, melalui gerakan gotong royong ini, Ditjen Dikti menggandeng berbagai stakeholder di perguruan tinggi dan institusi kesehatan untuk melawan Covid-19. Hingga saat ini tercatat ada sebanyak 15 Rumah Sakit Pendidikan/Rumah Sakit Akademik PTN, 10 Rumah Sakit Gigi dan Mulut PTN, 25 Fakultas Kedokteran PTN, dan 8 Fakultas Kedokteran PTS yang ikut bergabung.

Selain itu, Ditjen Dikti turut berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia di 8 daerah dan 169 rumah sakit yang terdiri dari Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Umum Pusat, dan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Swasta.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak, Ibu, dan para relawan yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19. Semoga dengan bantuan ini mampu mengurangi angka penderita wabah Covid-19," ujar Paris.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Timboel Siregar: Subsidi Gaji Harus Tepat Sasaran

Subsidi gaji ini akan mampu mendongkrak daya beli pekerja sehingga mendukung konsumsi masyarakat yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Polisi Proses Laporan Hadi Pranoto Soal Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya telah memroses laporan Hadi Pranoto soal kasus dugaan pencemaran nama baik.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Cetak ASN Profesional melalui E-Learning , LAN Luncurkan Platform ASN Unggul

Indonesia saat ini tengah berbenah menyongsong era baru Indonesia Emas 2045 dan memasuki digitalisasi birokrasi.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Buntut Kasus Djoko Tjandra, Kejagung Siap Berbenah

Kejaksaan Agung siap melakukan pembenahan di internal kejaksaan menyusul munculnya kasus dugaan pertemuan oknum jaksa dengan terpidana Djoko Tjandra.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Tersangka Lenyapnya Red Notice Djoko Tjandra Akan Diungkap

Bareskrim akan mengungkapkan tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait hilangnya red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Ini Empat Fokus Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional

Menurut Budi, anggaran Rp 695,19 triliun tersebut, dibagi menjadi enam fokus program anggaran.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Covid-19 Makin Masif, Polri Keluarkan Aturan Baru

Mabes Polri kembali membuat aturan internal terbaru menyusul masih maraknya anggota Polri baik polisi maupun PNS yang positif Covid-19.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Klaster Perkantoran Masih Jadi Ancaman

Cegah penularan Covid-19 di kantor, rapat di kantor jangan lama-lama.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Wisatawan Terseret Gelombang Pantai Bantul, Lima Belum Ditemukan

Pencarian lima orang terseret ombak di Pantai Goa Cemara Bantul terus dilanjutkan hingga Jumat (7/8/2020).

NASIONAL | 7 Agustus 2020

13,8 Juta Tenaga Kerja Formal Diberikan Subsidi Rp 600.000 per Bulan

Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melaksanakan subsidi gaji tenaga kerja kepada 13,8 juta tenaga kerja.

NASIONAL | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS