Wamenag: Madrasah dan Pesantren Harus Beradaptasi dengan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Wamenag: Madrasah dan Pesantren Harus Beradaptasi dengan Covid-19

Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:32 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, semua lembaga pendidikan, termasuk pesantren dan madrasah, harus beradaptasi dan berdamai dengan pandemi Covid-19. Langkah ini menjadi keputusan terbaik karena tak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir.

“Di tengah adaptasi kebiasaan baru ini, pendidikan madrasah dan pesantren pun dituntut untuk mampu berkreasi dan produktif agar tidak tertinggal oleh dinamika keadaan yang berjalan serba cepat,” kata Zainut ketika berkunjung ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Semarang, di Jalan Fatmawati Ketileng Semarang, Rabu (12/8/2020)

Dalam kunjungannya, Zainut juga memberikan motivasi agar madrasah dan pesantren memiliki optimisme tinggi dan produktif dalam menjalani proses pengajaran pada masa Covid-19.

“Kita harus mampu mengambil manfaat dari musibah Covid-19 dengan menciptakan inovasi dan kreativitas baru. Salah satu bentuk manfaat yang dapat kita petik dari Covid-19 adalah percepatan migrasi pembelajaran dari sistem konvensional ke digital sebagai jawaban yang tepat,” ujarnya.

Menurut Zainut, pembelajaran secara virtual dan alternatif tatap muka saat ini dinilai sebagai proses inovasi agar pembelajaran tidak berhenti. Untuk itu, Zainut mengapresiasi Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama, Umar, yang dinilai berhasil melakukan inovasi-inovasi dalam proses keberlangsungan pendidikan di madrasah di era pandemi ini.

Selain mengunjungi MTs Negeri Semarang dan MAN 1 Kendal, Zainut juga mengunjungi beberapa pondok pesantren antara lain Ponpes As-Salaf Bulakamba Brebes, Ponpes Al Anwar Pagiyanten Tegal, serta Al Hikmah I dan II Benda Sirampog, Bumiayu, Brebes.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri kembali membuka sekolah, madrasah dan pesantren di zona hijau dan kuning. Oleh karena itu, pesantren pun kini mulai membuka kembali proses pembelajarannya, sehingga para santri kembali ke pondok pesantren dengan protokol kesehatan yang diperketat.

“Secara umum santri kembali menyantri dinilai lebih aman dari serangan Covid-19 daripada mereka di luar pesantren. Banyak orang tua yang gembira ketika pesantren kembali dibuka untuk belajar para santri,” ujar Zainut.

Zainut menuturkan, pemerintah memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap pondok pesantren dengan memberikan anggaran Rp 2,599 triliun untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi Covid-19 melalui program bantuan operasional pesantren (BOP).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

FSGI: Pemerintah Harus Bersatu untuk Beri Fasilitas Pendidikan di Masa Pandemi

Harus ada gotong royong lintas kementerian untuk menjawab persoalan seperti tiada jaringan internet, ketiadaan gawai, dan guru kesulitan akses ke rumah siswa.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Restrukturisasi Kredit UMKM di Sumut Disetujui Rp 21,52 Triliun

Hingga akhir Juni 2020 nominal restrukturisasi kredit yang telah disetujui di Sumut tercatat sebesar Rp 21,52 triliun.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Klaster Sekolah Bermunculan, FSGI Minta Pemerintah Fokus pada Pembelajaran Jarak Jauh

Di antaranya adalah klaster sekolah di Tulungagung, Lumajang, Kalimantan Barat, Tegal, Cilegon, Sumedang, dan Pati.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Setara Institute: Radikalisme Berbasis Agama Meningkat

radikalisme berbasis agama saat ini masih menjadi ancaman dalam alam kemerdekaan

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Dirjen Vokasi Inginkan Semua SMK di Indonesia Seperti SMK Mitra Industri MM 2100

Sebab, sejak tahap awal industri terlibat memikirkan kurikulum, menjadi dosen tamu, dan menyiapkan tempat magang.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Dirjen Vokasi: Setiap Kawasan Industri Harus Miliki SMK

Saat ini, Indonesia memiliki 98 kawasan industri, tetapi baru dua yang membangun SMK di kawasannya.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Mendagri Minta Para Gubernur Dukung Pengembangan Tambak Udang

Mendagri meminta para gubernur di seluruh tanah air agar mendukung program pengembangan tambak udang dan peningkatan kenyamanan berusaha budi daya udang.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Panglima TNI Beri Penghargaan kepada Pasukan Pamtas RI-PNG

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyematkan tanda penghargaan Satya Lencana Wira Dharma kepada prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 300/Brawijaya

NASIONAL | 12 Agustus 2020

80 Persen Pelaku Usaha di Jawa Barat Terdampak Covid-19

Sekitar 2.400 pelaku usaha di Jawa Barat terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Pakar UGM: Vaksin Jadi Kebutuhan Mutlak untuk Atasi Pandemi

Uji klinis mesti dilakukan dan karena dunia medis sudah menerapkan standar yang amat ketat kepada relawan, maka isu menjadi kelinci percobaan tidak benar.

NASIONAL | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS