Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020

Rabu, 30 September 2020 | 19:54 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 2.000 bencana terjadi dari awal Januari hingga akhir September 2020. Bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, masih dominan terjadi di wilayah nusantara.

Sementara itu, ancaman dan bahaya bencana hidrometeorologi tetap menjadi ancaman hingga akhir tahun 2020.

Data BNPB menyebut, dari 1 Januari hingga 29 September 2020 sebanyak 99% bencana merupakan bencana hidrometeorologi. Jumlah kejadian tertinggi yakni banjir sebanyak 791 kali dan disusul kejadian bencana lainnya, antara lain puting beliung 573 kali, tanah longsor 387, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 314, gelombang pasang atau abrasi 26, kekeringan 22, gempa bumi 13 dan erupsi gunung api 5 sehingga totalnya mencapai 2.131 kejadian.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, sejumlah kejadian tersebut berdampak pada kerugian, baik korban jiwa dan harta benda.

BNPB mencatat 322 orang meninggal dan hilang, 454 mengalami luka-luka dan 4.481.641 mengungsi dan terdampak akibat bencana yang terjadi.

Sedangkan kerusakan infrastruktur, bencana berdampak pada kerusakan di sektor pemukiman 31.749 unit rumah, 627 fasilitas pendidikan, 653 fasilitas peribadatan dan 128 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan akibat bencana alam.

"Jumlah kejadian hingga bulan ke sembilan ini turun dibandingkan pada periode waktu yang sama pada 2019 lalu," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Berdasarkan data yang tercatat, jumlah bencana 2020 turun sekitar 25,1% dibandingkan pada tahun lalu. Persentase penurunan juga terjadi pada jumlah korban meninggal dan hilang, luka-luka, menderita dan mengungsi serta rumah rusak.

Sementara itu, pada September 2020, sebanyak 196 bencana terjadi dan mengakibatkan 26 jiwa meninggal dunia. Dari jumlah kejadian, bencana yang paling sering terjadi antara lain di wilayah Provinsi Jawa Timur 49 kali, Jawa Barat 43, Kalimantan Barat 14, Sumatera Utara 10 dan Sumatera Barat 10.

Sedangkan korban meninggal sepanjang September 2020 disebabkan banjir bandang dan angin puting beliung. Dari total 26 korban meninggal, 1 orang masih dinyatakan hilang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan fenomena cuaca yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi hingga akhir tahun.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Supari menyebut, prakiraan awal musim hujan di Oktober terjadi di beberapa wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan sebagian kecil Sulawesi, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Barat.

Diperkirakan hujan di atas normal dapat terjadi pada Oktober dasarian I dan II sehingga potensi bahaya perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh pemerintah daerah.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Sebagian Guru di 13 Provinsi Belum Terima Subsidi Kuota Internet

Salah satu provinsi yang termasuk adalah DKI Jakarta.

NASIONAL | 30 September 2020

Gembong Narkoba Kabur, Polisi Dalami Keterlibatan Petugas Lapas

Tim gabungan menyelidiki mengapa tersangka bisa kabur serta mendalami kemungkinan keterlibatan petugas lapas.

NASIONAL | 30 September 2020

Ganjar: Ponpes Butuh Protokol Khusus Cegah Penularan Covid-19

Menurut Ganjar dibutuhkan kerja sama antara ulama, pengelola Ponpes dengan pemerintah dalam menangani penularan Covid-19 di Pesantren.

NASIONAL | 30 September 2020

Polisi Dalami Laporan Sipir Tertidur Saat Napi Kabur

Kepolisian mendalami laporan mengenai sipir Lapas Klas I Tangerang yang tertidur saat napi Cai Changpan melarikan diri.

NASIONAL | 30 September 2020

Sinovac-Bio Farma Mulai Lakukan Transfer Teknologi Vaksin Covid-19

Sinovac bersama Bio Farma telah mulai menjalankan transfer teknologi pembuatan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 30 September 2020

2021, Tol Gilimanuk-Mengwi Mulai Konstruksi

Tol Gilimanuk-Mengwi diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2022.

NASIONAL | 30 September 2020

Dirjen Protokol dan Konsuler Kemlu Bersama Dirjen Imigrasi Jalin Kerja Sama Penanganan WNA

Dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan memudahkan Kemlu untuk memantau pergerakan warga negara asing di Indonesia.

NASIONAL | 30 September 2020

Jaksa Agung Terima Kunjungan Mensos

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara beserta rombongan dari Kementerian Sosial (Kemsos).

NASIONAL | 30 September 2020

Bobby Nasution Mulai Terusik

Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution yang selama ini berusaha tenang, mulai menyerang balik rivalnya Akhyar Nasution.

NASIONAL | 30 September 2020

Lawan Radikalisme, Pemuka Agama Diminta Bina Terpidana Terorisme

Romli mengatakan, pembinaan menjadi penting sebagai upaya melawan dan mencegah penyebaran paham radikalisme yang berujung pada aksi terorisme.

NASIONAL | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS