Serahkan Naskah UU Cipta Kerja, Pratikno Temui Pimpinan NU dan MUI
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Serahkan Naskah UU Cipta Kerja, Pratikno Temui Pimpinan NU dan MUI

Minggu, 18 Oktober 2020 | 21:31 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikono bertemu dengan pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) hari ini, Minggu (18/10/2020). Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyerahkan naskah final Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah diserahkan DPRD pada 14 Oktober 2020 lalu.

Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Sekretaris Negara, Bey Machmudin membenarkan hal tersebut. Bey mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Pratikno untuk mengantarkan langsung naskah UU Cipta Kerja kepada pimpinan NU dan MUI.

“Bapak Pratikno hari ini bertemu pimpinan NU dan juga MUI. Pak Mensesneg diperintahkan langsung oleh Presiden Jokowi untuk mengantar naskah UU Cipta Kerja ke NU dan MUI,” kata Bey Machmudin saat dihubungi wartawan, Minggu (18/10/2020).

Dijelaskan Bey, selain untuk melakukan sosialisasi UU Cipta Kerja, pertemuan tersebut juga sekaligus menjaring masukan dari pemangku kepentingan. NU dan MUI merupakan bagian pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap UU tersebut.

“Sebenarnya tujuannya untuk sosialisasi UU Cipta Kerja, sekaligus menjaring masukan dari pemangku kepentingan. NU dan MUI kan juga bagian dari pemangku kepentingan yang pastinya punya perhatian terhadap UU Cipta Kerja ini,” jelas Bey.

Menurutnya, Presiden Jokowi ingin menjaring masukan dari pemangku kepentingan, karena pemerintah segera akan menyusun sejumlah Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai peraturan pelaksana UU Cipta Kerja. “Jadi masukan untuk penyusunan PP dan Perpres tersebut,” ungkap Bey Machmudin.

Mensesneg, lanjut Bey, mendatangi langsung ke rumah Ketua Umum NU KH Said Agil Siradj. Lalu, ia menuju kediaman Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi.

“Pak Mensesneg mendatangi langsung Ketum NU, KH Said Agil Siradj di rumah beliau. Kemudian setelahnya, menuju kediaman Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi juga di kediamannya,” ujar Bey Machmudin.

Awal rencananya, diungkapkan Bey, naskah UU Cipta Kerja ini juga akan diberikan kepada Muhammadiyah. Namun, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir sedang di luar kota.

Dalam pertemuan tersebut, tambah Bey, Mensesneg menyampaikan bahwa pemerintah benar-benar terbuka terhadap masukan dari semua pihak dalam membuat peraturan-peraturan turunan. Dalam hal ini, masukan NU, MUI, dan Muhammadiyah juga sangat dibutuhkan.

Setelah ketiga ormas ini, Bey menerangkan Presiden Jokowi telah memerintahkan jajaran menterinya untuk menyerap aspirasi dari akademisi, ormas, serikat pekerja, dan masyarakat langsung.

“Sesuai penjelasan Pak Mensesneg tadi, bahwa para menteri sudah mendapat perintah Presiden Jokowi untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi dari akademisi, ormas, serikat pekerja, atau masyarakat langsung. Caranya bagaimana, bisa melalui seminar, workshop, FGD, talk show, atau media lain yang dimiliki pemerintah termasuk media sosial,” papar Bey.

Bey menegaskan naskah UU Cipta Kerja yang diberikan kepada NU dan MUI adalah naskah yang diterima Presiden Jokowi melalui Kementerian Sekretariat Negara, yang menerima naskah tersebut dari DPR pada 14 Oktober 2020 lalu.

“Iya, ini naskah UU Cipta Kerja yang sebelumnya diterima Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara, dari DPR pada 14 Oktober lalu,” tutur Bey Machmudin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2021, Syarat Utama Jadi Guru Besar Lebih Fleksibel

Dengan perubahan syarat khusus tersebut, ia berharap target Direktorat Dikti agar ada peningkatan jumlah guru besar sebanyak 10% bisa tercapai pada 2024 nanti.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Bobby-Aulia Janji Bangun Sarana Olahraga Setiap Kelurahan

Aulia mengatakan, setiap kelurahan dan kecamatan juga akan dilengkapi dengan jaringan wifi.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

BNPB Beri Peringatan Dini Kekeringan dan Karhutla

Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku masih dilanda musim kemarau dengan hujan di bawah normal.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Kebijakan Jokowi Dinilai Membawa Harapan dan Kemajuan Papua

Pemerintah pusat dinilai telah banyak memberikan perhatian positif bagi masyarakat Papua.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Jaksa Agung: Lebih dari 100 Kasus Diselesaikan secara Restoratif

Ada beberapa syarat dihentikannya penuntutan perkara tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Melestarikan Tradisi Adat Kerajaan, Raja-Raja Timor Bentuk Dewan Adat Tim

Pertemuan digelar sebagai ajang pemersatu raja-raja Timor agar terus melestarikan nilai budaya agar tidak tergerus modernisasi.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

HCML Berdayakan Ekonomi Warga Mandangin

HCML memberdayakan ekonomi warga di Desa Mandangin, Sampang, Madura, melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Rektor Unhan Ungkap Pentingnya Big Data dan Artifiicial Intelligence untuk Keamanan Maritim

Pemanfaatan big data dan artificial intelligence menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di masa mendatang.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Polisi DIY Baru Ungkap 4 Tersangka Aksi Anarkistis

Polisi meminta agar pelaku pembakaran kafe legian yang menelan kerugian Rp 699 juta tersebut untuk menyerahkan diri, dan menjalani proses hukum.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Peternak Kambing Etawa Bangkit dari Terjangan Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 tidak seharusnya membuat masyarakat putus asa.

NASIONAL | 18 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS