Ada yang Belum Terima Kuota Tahap Satu, Kemdikbud: Data Kurang Akurat
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Ada yang Belum Terima Kuota Tahap Satu, Kemdikbud: Data Kurang Akurat

Senin, 26 Oktober 2020 | 23:53 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali menyalurkan subsidi kuota internet tahap dua atau kuota Oktober sejak 22-24 Oktober 2020 dan 28-30 Oktober 2020. Padahal, distribusi kuota di 19 provinsi belum sepenuhnya tertuntaskan. Masih ada sebagian siswa dan guru yang belum menerima kuota tahap satu September lalu.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Evy Mulyani menuturkan, masalah kuota September yang belum diterima kemungkinan disebabkan karena surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) belum sempurna atau data ponsel tidak akurat. Dengan begitu, jatah subsidi kuota pun dikembalikan ke satuan pendidikan.

“Akurasi data merupakan tanggung jawab kepala satuan pendidikan dan SPTJM merupakan salah satu mekanisme untuk memastikan akurasi dan tanggung jawab tersebut,” kata Evy kepada Suara Pembaruan, Senin (26/10/2020).

Evy menuturkan, koordinasi dengan seluruh pihak terkait senantiasa dilaksanakan untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan baik. Evy mengklaim, penyaluran bantuan kuota internet berjalan sesuai rencana.

Pada Oktober periode pertama, penerima bantuan mencapai 35,7 juta peserta didik dan pendidik. Jumlah ini merupakan akumulasi data penerima bantuan kuota tahap pertama sebanyak 28,5 juta dan tahap kedua sebanyak 7,2 juta.

“Program bantuan kuota internet yang diluncurkan September lalu merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan aspirasi masyarakat terkait tantangan pembelajaran jarak jauh untuk memfasilitasi pembelajaran daring seluruh guru, siswa, dosen, dan mahasiswa, khususnya di masa pandemi,” ucapnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekolah di 19 Provinsi Belum Dapat Subsidi Kuota Bulan Lalu

Padahal, guru dan orang tua siswa sangat mengharapkan bantuan ini untuk mengurangi beban belajar selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Pengamat: Pembangunan “Jurassic Park” di TN Komodo Harus Dihentikan

Kerusakan yang terjadi dan mengganggu habitat komodo bisa menjadi isu internasional yang berpotensi mencoreng nama Indonesia.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

KLHK: Pembangunan Taman Nasional Komodo Tak Mengganggu Habitat Komodo

Selain itu pembangunan dilakukan di lokasi lama yang pernah terbangun dan bukan di lokasi baru.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Generasi Muda Harus Ikut Cegah Paham Radikal

Fungsi literasi digital menjadi penting, karena generasi milenial hampir semuanya menggunakan media sosial.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kempupera Gandeng PWI Gelar Konsolidasi Regional

Komunikasi menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

KPK Tunjuk Yuyuk Andriati sebagai Plh Kabiro Humas

Yuyuk untuk sementara menjabat Kabiro Humas hingga terpilih pejabat definitif.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kuasa Hukum Heru Hidayat Nilai Putusan Hakim Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan

Penasihat hukum menyatakan bahwa Majelis Hakim tidak sepenuhnya memahami mengenai mekanisme pasar modal.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Periksa Ahli, Polisi Lengkapi Berkas Gus Nur

Gus Nur disangka telah melanggar Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kasus Jiwasraya, Heru Hidayat Dihukum Seumur Hidup dan Bayar Rp 10,7 Triliun

Majelis Hakim menyatakan Heru Hidayat terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah bersama-sama sejumlah pihak lain melakukan tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup dan Bayar Rp 6 Triliun

Benny Tjokro terbukti secara sah dan meyakinkan bersama sejumlah pihak lain bersalah telah melakukan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi.

NASIONAL | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS