AC Milan Tumbang di San Siro

AC Milan Tumbang di San Siro
Bek AC Milan Mateo Musacchio merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Sassuolo, Minggu, 2 Maret 2019. ( Foto: AFP )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 4 November 2019 | 05:06 WIB

Milan, Beritasatu.com - AC Milan tumbang di kandang sendiri, San Siro usai dikalahkan Lazio 1-2, dalam lanjutan Serie A Italia, pada Senin (4/11) dini hari WIB. Hasil ini membuat Milan terdampar di peringkat 12 klasemen sementara dengan 13 poin dari 11 pertandingan.

Lazio unggul terlebih dulu lewat aksi Ciro Immobile, sebelum disamakan oleh gol bunuh diri Bastos. Biancoceleste akhirnya memastikan kemenangan berkat gol Angel Correa di babak kedua.

Laga kedua tim berjalan sengit sepanjang 90 menit. Milan membuka laga babak pertama dengan agresif. Sebuah serangan mereka di menit keempat menghasilkan tendangan bebas. Calhanoglu, yang mengeksekusi tendangan bebas, mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti Lazio, tetapi operan sang gelandang dihalau oleh Milinkovic-Savic.

Lazio merespons lewat aksi Immobile. Setelah menerima bola di sisi kiri area penalti, sang striker melepaskan tembakan dari sudut sempit, tetapi upayanya berhasil dimentahkan kiper Gianliuigi Donnarumma.

Milan meraih peluang pertamanya di menit kedelapan. Kesalahan lini belakang Lazio membuat Castillejo leluasa menyuplai umpan ke arah Piatek. Sayangnya penyesaian akhir striker Polandia itu belum akurat setelah tembakannya hanya menyamping di sisi gawang.

Rossoneri kembali berpeluang membuka skor ketika laga memasuki menit ke-16. Kali ini melalui eksekusi tendangan bebas Calhanoglu, namun usaha gelandang Turki itu masih melebar di sisi kiri gawang Strakosha.

Tekanan berbahaya Milan berlanjut empat menit berselang. Setelah menerima sodoran dari Castillejo di sayap kanan, Paqueta mengirim tembakan ke arah gawang, tetapi upaya sang winger berhasil diselamatkan Strakosha.

Lewat sebuah serbuan kilat, Lazio sukses memecah kebuntuan di menit ke-25. Lazzari menyisir sayap kanan sebelum mengirim umpan silang ke kotak penalti, di mana Immobile langsung menyambar bola melalui tandukan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang.

Tak butuh waktu lama bagi Milan untuk merespons gol tersebut. Tiga menit berselang Rossoneri sukses membuka skor lewat gol bunuh diri Bastos. Bek Lazio itu membelokkan sontekan Piatek ke gawang Strakosha.

Milan nyaris membalikkan skor di menit ke-37. Rebic, yang masuk menggantikan Castillejo, meneruskan umpan silang Bennacer melalui tandukan kencang, tetapi upaya sang winger hanya menyamping di sisi kiri gawang.

Tiga menit kemudian Bennacer hampir mencetak gol spektakuler dari sepak pojok. Gelandang Aljazair itu mengirim bola langsung ke arah gawang, namun kesigapan Strakosha menggagalkan kans tersebut.

Skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga wasit menyudahi pertandingan babak pertama.

Memasuki interval kedua, Milan langsung tancap gas. Pada menit ke-48, Hernandez mengais peluang dari luar kotak penalti Lazio, tetapi upaya eks Real Madrid itu melambung di atas mistar gawang.

Leao, yang masuk menggantikan Paqueta, mencoba memberikan kontribusinya di menit ke-59. Setelah menerobos ke sisi kiri area penalti, sang winger mengirim umpan ke arah Piatek, namun bomber Polandia itu gagal melepaskan tembakan akurat dari sudut sempit.

Tiga menit kemudian Lazio mencoba menebar ancaman. Correa melakukan sprint untuk mengejar umpan terobosan dari rekan setimnya, namun kalah cepat dari Donnarumma, yang keluar dari kotak untuk menghalau bola.

Milan hampir membalikkan skor dari situasi set piece. Calhanoglu mengeksekusi tendangan bebas di menit ke-66, namun bola yang mengarah ke tengah gawang berhasil ditepis oleh Strakosha. Hingga memasuki menit ke-70 Lazio mendominasi penguasaan bola (60%).

Donnarumma nyaris melakukan blunder fatal ketika laga memasuki menit ke-78. Sang kiper gagal menangkap bola hasil sepak pojok, dan Acerbi, yang berada di tiang jauh. Sayangnya peluang itu gagal dimanfaatkan pemain Lazio. 

Pada menit ke-83 publik San Siro tiba-tiba terdiam setelah Correa berhasil membawa Lazio kembali memimpin. Striker Argentina itu menceploskan bola ke gawang Donnarumma setelah memanfaatkan umpan dari Luis Alberto. Upaya Milan untuk menyamakan skor disisa waktu yang ada sia-sia. Sampai peluit panjang berbunyi Milan harus mengakui kekalahan 1-2.



Sumber: Goal