Jika Tak Ingin Tekanan, Sarri: Saya Kerja di Kantor Pos

Jika Tak Ingin Tekanan, Sarri: Saya Kerja di Kantor Pos
Maurizio Sarri ( Foto: AFP PHOTO )
Zumrotul Muslimin / ZTM Rabu, 12 Februari 2020 | 21:52 WIB

Turin, Beritasatu.com - Maurizio Sarri mengaku sudah siap dengan tekanan yang akan didapatnya sejak menerima pekerjaan sebagai pelatih klub raksasa Italia, Juventus.

Maurizio dalam tekanan hebat setelah Bianconeri menelan dua kekalahan tandang beruntun. Rumor berembus kencang kalau Sarri tidak akan lama lagi duduk di kursi pelatih Juve.

Si Nyonya Tua akan membawa kembali mantan pelatih Massimiliano Allegri yang saat ini sedang menganggur. Bahkan Juventus siap memboyong Manajer Manchester City Pep Guardiola.

Namun Sarri santai menanggapi rumor itu. Menurutnya tekanan saat melatih klub besar adalah hal wajar. Jika tak ingin merasakan tekanan, Sarri akan memilih bekerja di di kantor pos.

"Jika saya tidak ingin menghadapi tekanan, saya akan mengambil pekerjaan di kantor pos," ungkap Sarri dalam konferensi pers jelang laga semifinal Coppa Italia melawan AC Milan.

"Kami ingin mencapai tujuan yang telah ditetapkan pada awal musim. Tentu saja dalam pertandingan ada kesalahan yang dibuat, jadi harus ada refleksi yang dibuat," katanya.

Menurut sejumlah laporan, Sarri bertemu dengan Presiden klub Andrea Agnelli setelah kekalahan 2-1 dari Verona. Namun Sarri menyebut tak ada pembicaraan yang spesifik.

"Kami seharusnya makan malam setelah pertandingan Fiorentina. Namun saya berada di Coverciano sehingga jadwal harus diatur ulang. Kami hanya makan malam biasa," tandas Sarri.



Sumber: Football Italia