Soal Kelanjutan Serie A, Cellino Kritik Pedas Presiden Lazio

Soal Kelanjutan Serie A, Cellino Kritik Pedas Presiden Lazio
Pelatih Lazio, Simone Inzaghi (kedua kiri) menyambut para pemainnya setelah menang 2-1 atas tamunya, Inter dalam lanjutan Serie A, di Stadion Olimpico, Minggu, 16 Februari. ( Foto: AFP )
Alexander Madji / AMA Senin, 23 Maret 2020 | 14:15 WIB

Roma, Beritasatu.com - Presiden Brescia, Massimo Cellino mendesak agar Liga Serie A musim 2019-2020 tidak dilanjutkan karena pandemi virus corona. Pada saat bersamaan, ia mengkritik Presiden Lazio yang ngotot supaya liga dilanjutkan.

Sejak perintah Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, untuk menghentikan seluruh aktivitas olahraga, Liga Serie A Italia juga dihentikan sementara hingga 3 April.

Namun Lazio, sebenarnya tidak terlalu senang dengan keputusan menghentikan sementara liga. Apalagi mereka hanya terpaut satu poin dari Juventus yang masih memimpin klasemen sementara.

Namun, Cellino justru menyerukan agar komunitas sepakbola tidak terlalu egois. Sebaliknya, sama-sama memerangi pandemi corono yang semakin parah melanda Italia.

"Bila Lazio ingin menjadi scudetto (peraih gelar juara Liga Serie A Italia), silahkan ambil. Kita sekarang dalam kondisi yang sangat genting. Jangan konyol. Bagaimana kita bisa menyelesaikan musim ini? Saya hanya memikirkan musim berikutnya. Itu saja. Coppa Italia dan scudetto, bila Presiden Lazio Claudio Lotito mau, silahkan ambil," kata Cellino sebagaimana dikutip dari ESPNFC.

Dilanjutkannya, "Ia sangat yakin timnya tidak bisa dikalahkan. Biarkan dia berpegang teguh pada keyakinannya itu. Bagaimana kita bisa berbicara tentang Liga Serie A ketika kita hanya boleh berada di rumah masing-masing? Saat ini, untuk sementara, saya tidak peduli dengan sepakbola."

Di Italia, sejumlah pemain sudan dinyatakan positif kena virus corona. Tiga pemain Juventus yaitu Danielle Rugani, Blaise Matuidi, dan Paulo Dybala dinyatakan positif. Di AC Milan, Paolo Maldini dan putranya Daniel Maldini juga dinyakan positif.

Bahkan Gonzalo Higuain, Sami Khedira, dan Miralem Pjanic harus meninggalkan Italia karena takut tertular virus impor dari Tiongkok tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com