Sepakbola Asa Terakhir Indonesia Jaga Muruah di SEA Games 2019
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Sepakbola Asa Terakhir Indonesia Jaga Muruah di SEA Games 2019

Selasa, 10 Desember 2019 | 06:30 WIB
Oleh : JAS

Manila, Beritasatu.com - Pelaksanaan kejuaraan dua tahunan, SEA Games 2019 Filipina memasuki hari terakhir dan kontingen Indonesia saat ini berada di posisi empat klasemen perolehan medali dengan raihan 70 emas, 78 perak dan 99 perunggu.

Raihan medali tim Merah Putih itu sudah memenuhi target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo yaitu 60 emas dan berada di posisi kedua. Namun, melihat peluang yang ada saat ini bakal sulit menyodok ke posisi kedua. Tinggal satu cabang yang mampu mengangkat yaitu sepakbola.

Timnas asuhan Indra Sjafri lolos ke partai final dan akan menghadapi Vietnam di Rizal Memorial Stadium, Manila, Selasa (10/12/2019) malam. Partai ini jelas sangat ditunggu-tunggu karena Indonesia cukup lama menanti peluang ini. Timnas Garuda terakhir kali merebut emas pada SEA Games 1991 yang juga di Filipina.

Ada anggapan yang biasa dibicarakan banyak orang, kita tidak masalah kalah tetapi jangan di sepakbola. Dengan emas di kejuaraan dua tahunan ini, maka bisa membuat dingin suasana di tengah kering medali pada akhir kejuaraan.

Melawan Vietnam jelas tidak mudah, apalagi timnas Garuda Nusantara pernah mengalami kekalahan 1-2 pada babak penyisihan. Namun, pelatih Indra Sjafri tidak ingin jatuh di lubang yang sama. Bertanding secara maksimal dan bawa emas adalah target utamanya saat ini.

"Yang penting adalah niat baik, usaha yang keras dan doa. Kami harus berjuang karena hanya ada dua pilihan yaitu kita yang menang atau mereka," kata Indra Sjafri sebelumnya.

Harapan pelatih asal Sumatera Barat ini didukung penuh oleh anak asuhnya. Dukungan ini bukan tanpa alasan karena dengan meraih emas bakal menaikkan eksistensi sepak bola Indonesia yang saat ini sedang terpuruk di kancah internasional.

Meski bukan agenda FIFA, emas dari SEA Games 2019 memang pantas untuk dibawa ke Indonesia. Saat ini tinggal bagaimana pemain di lapangan melaksanakan tugas negara itu. Meski lawan berat, bukan mustahil emas didapat.

"Semua pemain kami siap. Tidak ada yang tidak fit," kata Indra seusai berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin.

Pada laga final, Indonesia dipastikan menurunkan formasi terbaik seperti sang pencetak gol terbanyak sementara Osvaldo Haay, Evan Dimas Darmono, Egy Maulana Vikri, Bagas Adi hingga pemain pengganti terbaik, Sani Rizki Fauzi bisa saja menjadi pilihan utama pada laga final ini.

"Ini kesempatan buat meraih medali emas karena sudah 28 tahun timnas sepak bola tidak mendapat medali emas. Dan kali ini adalah momentum yang harus disiapkan maksimalkan di pertandingan besok melawan Vietnam," kata Sani Rizki.

Selain sepak bola, harapan kontingen Indonesia akan emas adalah bola voli putra. Peluang untuk menjadi yang terbaik pada kejuaraan dua tahunan ini juga cukup terbuka setelah di final tidak lagi menghadapi Thailand.

Indonesia bakal mendapatkan lawan baru yaitu tuan rumah Filipina yang lolos ke final setelah mengalahkan tim Negeri Gajah Putih itu. Jika bisa meraih hasil maksimal Rivan Nurmulki dan kawan-kawan juga membuat sejarah karena tim voli putra Indonesia terakhir meraih emas pada SEA Games 2009 Laos.

"Indonesia tidak pernah kehilangan satu set pun dan itu jadi modal baik untuk tampil di babak final. Lawan tuan rumah, kemungkinan akan main lebih dari tiga set itu bisa saja ada, tapi kita harus yakin dengan kemampuan yang ada," kata manajer tim bola voli Indonesia Santiaji Gunawan.

Tidak hanya sepak bola dan voli, asa Indonesia untuk merebut emas juga diharapkan dari balap sepeda disiplin BMX putra. I Gusti Bagus Saputra dan Rio Akbar bakal menjadi tumpuan. Emas dari BMX ini sangat diharapkan karena Indonesia datang sebagai juara bertahan dan untuk memenuhi target tiga emas yang hingga saat ini belum tercapai. Begitu juga dengan tinju, atletik, jujitsu, esports hingga billiar.

Sementara itu, Komandan kontingen (CdM) Indonesia Harry Warganegara berharap tim yang dipimpin tetap ikut berebut 90 keping emas tersisa di SEA Games 2019 demi mengatrol posisi pada klasemen medali kejuaraan dua tahunan itu.

"Kita masih peluang untuk rebut medali emas. Ada sekitar tujuh emas proyeksinya," kata Harry Warganegara saat dikonfirmasi di Metro Manila, Senin.

Menurut dia, ada beberapa cabang yang diharapkan tampil maksimal demi emas yang di antaranya sepak bola, bola voli putra hingga dari cabang bela diri. Namun, ia menyadari lawan juga terus mengejar emas yang sama.

Indonesia setelah beberapa hari bertengger di posisi dua langsung tergeser dua negara sekaligus. Jika di posisi pertama ada Filipina dengan raihan 135 emas, 103 perak dan 105 perunggu, kini peringkat dua ditempati Thailand dengan 84 emas, 91 perak dan 102 perunggu.

Setelah Thailand ada Vietnam dengan raihan 80 emas, 78 perak dan 95 perunggu. Sedangkan Indonesia kini berada di peringkat empat dengan raihan 70 emas, 78 perak dan 99 perunggu. Jika melihat peluang emas, posisi Indonesia bakal sulit kembali ke posisi dua.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Indra Sjafri Akan Bawa Isu Peningkatan Kualitas Pelatih Asia Tenggara ke AFC

Indra Sjafri inginpara juru taktik Asia Tenggara bisa berjaya di negaranya sendiri.

BOLA | 10 Desember 2019

Menang Atas West Ham, Arsenal Kini di Posisi Ke-9

Laga ini juga berkesan bagi pemain anyar Arsenal, Pepe. Inilah gol tandang pertamanya sejak bergabung dengan Arsenal musim panas lalu.

BOLA | 10 Desember 2019

Ronaldo Menyesal Tinggalkan Real Madrid

Cristiano Ronaldo dilaporkan menyesal telah meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan juara Seria A, Juventus pada 2018.

BOLA | 9 Desember 2019

Presiden Barca Isyaratkan Vidal Bertahan

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengisyaratkan tak menjual Arturo Vidal pada Januari nanti.

BOLA | 9 Desember 2019

Spurs dan Burnley Selidiki Dugaan Rasis oleh Penonton

Dugaan pelecehan rasial yang ditujukan pada gelandang Spurs, Heung-Min Son oleh seorang penonton berusia 14 tahun pada hari Sabtu (7/12/2019).

BOLA | 9 Desember 2019

Barcelona Khawatir Ditinggal Lionel Messi

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menegaskan khawatir jika bintang asal Argentina, Lionel Messi akhirnya memutuskan pensiun.

BOLA | 9 Desember 2019

Mourinho Ingin Boyong Fellaini ke Tottenham

Mantan gelandang Manchester United Marouane Fellaini diduga menjadi target transfer Tottenham Hotspur pada Januari mendatang.

BOLA | 9 Desember 2019

Lingard Sudah Kembali ke Bentuk Permainan Terbaiknya

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyebut Jesse Lingard telah kembali ke penampilan terbaiknya.

BOLA | 9 Desember 2019

27 Maret 2020, Inggris Hadapi Italia di Wembley

Laga ini digelar sebagai persiapan kedua tim menghadapi Piala Eropa 2020.

BOLA | 9 Desember 2019

Pemain Timnas U-22 Bertekad Cetak Sejarah

Skenario adu tendangan penalti juga sudah diantasipasi dengan menyiapkan para pemain yang bakal menjadi algojonya.

BOLA | 9 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS