Presiden Ajak ASEAN Wujudkan Outlook Indo-Pasifik
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Presiden Ajak ASEAN Wujudkan Outlook Indo-Pasifik

Minggu, 3 November 2019 | 10:10 WIB
Oleh : JAS

Bangkok, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin negara-negara ASEAN menguatkan kerja sama dan bekerja keras melindungi stabilitas dan kesejahteraan di kawasan dengan mengkonkretkan implementasi outlook tentang Indo-Pasifik.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (3/11/2019), menyebutkan Presiden Jokowi menyatakan hal itu ketika berbicara pada sesi Pleno KTT ke-35 ASEAN yang digelar di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand pada Sabtu (2/11/2019).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam sesi pleno tersebut menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global, negara-negara ASEAN memiliki situasi yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan lain.

"Kalau dibandingkan dengan kawasan lain, Asia Tenggara situasinya masih jauh lebih baik. Baik dilihat dari sisi stabilitas politik maupun dari sisi pertumbuhan ekonomi yang masih di atas pertumbuhan ekonomi dunia," ujar Retno dalam keterangan resmi di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok.

Penguatan kerja sama yang disampaikan Presiden Joko Widodo tersebut salah satunya dicapai dengan menindaklanjuti Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang sebelumnya telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 ASEAN pada 22 Juni 2019.

"Tantangan kita adalah bagaimana Outlook ini dapat diimplementasikan segera. Outlook tersebut merupakan cara pandang ASEAN untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan stabil, damai dan sejahtera," tutur Retno.

"Di dalam Outlook tersebut, dimuat empat bidang kerja sama, yaitu maritim, konektivitas, SDGs dan kerja sama ekonomi lainnya. Sekarang saatnya bagi ASEAN memegang peran untuk menindaklanjuti empat kerja sama itu," sambungnya.

Terkait hal tersebut, Retno mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan gagasannya untuk menggelar Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum pada tahun 2020.

Indonesia berpandangan bahwa peningkatan konektivitas dan infrastruktur di negara-negara ASEAN akan meningkatkan kemakmuran kawasan.

"Ini adalah bentuk implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific," ujarnya.

Melalui inisiatif tersebut, Indonesia berharap agar pada akhirnya ASEAN dapat terus melaju dan menjadi lokomotif pengembangan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik. Dengan itu keberadaan ASEAN menjadi terus relevan bagi rakyatnya dan dunia.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Mayat di Truk Pendingin Inggris, Tiga Orang Lagi Ditangkap

Polisi di Vietnam dan Irlandia telah melakukan tiga penangkapan terbaru dalam penyelidikan besar-besaran atas kasus kematian 39 orang di truk pendingin

DUNIA | 2 November 2019

Sempat Teronggok di Dapur, Lukisan Cimabue Laku Rp 373 Miliar

Satu lukisan yang telah lama hilang dari seniman Italia terkenal Cimabue telah terjual seharga 24 juta euro (US$ 26,6 juta dan Rp 373,2 miliar) di balai lelang

DUNIA | 2 November 2019

Alami Keretakan, 50 Pesawat Boeing 737 Ditangguhkan

Perusahaan produsen pesawat dunia, Boeing, Kamis (31/10), mengumumkan telah menangguhkan (grounded) 50 pesawat populer mereka tipe 737 NG

DUNIA | 2 November 2019

Ketidakhadiran Trump di KTT ASEAN Picu Pertanyaan

KTT ASEAN ke-35 tidak akan dihadiri Presiden AS Donald Trump, memicu pertanyaan sejumlah pihak tentang posisi ASEAN di mata AS.

DUNIA | 2 November 2019

Soal Pakta Dagang, KTT ASEAN Kejar Dukungan Tiongkok

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN yang digelar 2-4 November 2019 di Bangkok, Thailand, akan dihadiri oleh para pemimpin ASEAN dan mitranya.

DUNIA | 2 November 2019

New Delhi Umumkan Darurat Kesehatan Akibat Polusi

Otoritas di New Delhi, India, mengumumkan darurat kesehatan masyarakat pada Jumat (1/11), serta menutup sekolah-sekolah dan seluruh aktivitas konstruksi

DUNIA | 2 November 2019

Presiden Jokowi Tiba di Bangkok

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Militer Don Mueang, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11/2019).

DUNIA | 2 November 2019

Indonesia dan Laos Sepakat Kerja Sama dalam Bidang Hukum

Laos dan Indonesia kerja sama dalam bidang hukum.

NASIONAL | 1 November 2019

WNI Meninggal Saat Antre Paspor di KBRI Malaysia

Saat antrean belum terlalu banyak, almarhum tiba-tiba tidak sadar diri dan kemudian meninggal dunia.

DUNIA | 1 November 2019

ISIS Tunjuk Pengganti Abu Bakar al-Baghdadi

Outlet ISIS mengumumkan pada layanan pesan Telegram bahwa Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi adalah pemimpin baru dan "khalifah" kelompok tersebut.

DUNIA | 1 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS