Angkasa Pura I Kembangkan Sinergi BUMN
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Angkasa Pura I Kembangkan Sinergi BUMN

Selasa, 22 November 2016 | 21:53 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / JAS

Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) I melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan empat badan usaha milik negara (BUMN) lainnya, yaitu PT Sucofindo, PT Surveyor Indonesia, PT Virama Karya, dan PT Danareksa Sekuritas pada Selasa (22/11) di Hotel Borobudur.

Kerja sama ini merupakan upaya AP I untuk mewujudkan keunggulan operasional dan layanan perusahaan (operational excellence dan service excellence) dengan memanfaatkan sinergi BUMN.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama AP I Danang Baskoro dengan masing-masing direktur utama empat BUMN tersebut yaitu Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin, Direktur Utama Surveyor Indonesia M Arif, Direktur Utama Virama Karya Jusarwanto, dan Direktur Utama Danareksa Sekuritas Jenpino Ngabdi.

“Penandatanganan MoU ini merupakan komitmen Angkasa Pura I untuk meningkatkan peran antar BUMN guna mendukung peningkatan keunggulan operasional dan layanan perusahaan sekaligus juga memberikan manfaat untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Danang dalam siaran pers, Selasa (22/11).

Danang menambahkan, melalui kerjasama ini PT Sucofindo, PT Surveyor Indonesia, PT Virama Karya, dan PT Danareksa Sekuritas akan berkontribusi sesuai dengan kompetensi bisnis yang dimiliki untuk mendukung operasional perusahaan. Selain itu, sinergi antar BUMN ini akan dapat mengoptimalkan kinerja kelima BUMN dan diharapkan dapat menjadi model pengembangan sinergi BUMN lainnya.

Nota kesepahaman antara Angkasa Pura I dengan Danareksa Sekuritas meliputi kegiatan konsultansi dan financial arranger termasuk di dalamnya terkait kegiatan-kegiatan penjamin emisi efek atau perantara pedagang efek.

Sementara itu, nota kesepahaman Angkasa Pura I dengan Virama Karya meliputi kerja sama dalam bidang konsultansi teknik dan manajemen seperti studi kelayakan (feasibility study) pembangunan bandara, penyusunan masterplan pembangunan bandara, studi dan survei teknis terkait perencanaan bandara, pengawasan teknis, manajemen konstruksi, dan manajemen proyek pembangunan bandara.

Selain itu, kerja sama dengan Virama Karya ini juga mencakup kegiatan konsultansi pengendalian mutu (quality assurance) terkait pekerjaan konstruksi, konsultansi Quantity Surveyor (QS), konsultansi tahap operasional dan pemeliharaan, dan technical advisory.

Sedangkan nota kesepahaman antara Angkasa Pura I dengan Sucofindo meliputi bidang kegiatan inspeksi dan audit konsultansi, pengujian dan analisis, pelatihan dan sertifikasi yang beberapa kegiatan di dalamnya mencakup perencanaan dan desain awal (perencanaan lahan, feasibility study, due dilligence, investment management, dan detail engineering design pembangunan bandara), pelaksanaan konstruksi (project monitoring, verifikasi harga material, konsultansi lingkungan, verifikasi tingkat komponen dalam negeri, dan lainnya).

Selain itu, kerja sama dengan Sucofindo juga mencakup kegiatan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan (inventarisasi aset di lingkungan bandara, corporate finance, asset information system, asset security management, dan lain-lain) dan kegiatan infrastructure and regional planning (regional development, transportation infrastructure, telco & utility network, dan energy infrastructure).

Kemudian, Nota Kesepahaman Angkasa Pura I dengan Surveyor Indonesia meliputi kerjasama pada tiga tahapan kegiatan seperti perencanaan dan desain awal (perencanaan lahan, cathment areas, soil investigation, feasibility study, Amdal, dan lainnya), pelaksanaan konstruksi (monitoring dan verifikasi tingkat komponen dalam negeri, supervisi konstruksi pembangunan, inspeksi/sertifikasi fasilitas dan peralatan di lingkungan bandara), dan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan (asset integrity management, operation and maintenance, survei kepuasan pelanggan, pelatihan sistem manajemen lingkungan, dan lainnya).





Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pertumbuhan Premi Asuransi Umum Diprediksi 9%

Pertumbuhan pendapatan premi pada kuartal IV-2016 masih dikontribusi oleh lini bisnis properti dan kendaraan bermotor.

EKONOMI | 23 November 2016

Presiden Yakin Hubungan Ekonomi Indonesia-AS Baik

Presiden Joko Widodo menyatakan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Amerika Serikat tetap baik di tengah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump.

DUNIA | 22 November 2016

OJK Finalisasi Aturan Perubahan Investasi SBN di INKB

Total investasi perusahaan asuransi dan dana pensiun (dapen) di SBN mencapai Rp 240 triliun.

EKONOMI | 23 November 2016

Menaker Minta Buruh Tak Ikut Unjuk Rasa 2 Desember

Menaker minta pekerja dan buruh untuk tidak ikut unjuk rasa atau melakukan mogok kerja.

EKONOMI | 22 November 2016

Selenggarakan RUPSLB, Sentul City Memperkuat Manajemen

PT Sentul City Tbk mengumumkan beberapa agenda penting hasil RUPSLB.

EKONOMI | 22 November 2016

Metland Menteng Luncurkan Custom Corner Homes

PT Metropolitan Land Tbk luncurkan Custom Corner Homes di perumahan Metland Menteng.

EKONOMI | 22 November 2016

Kemnaker Sidak Pelanggaran Penggunaan TKA Ilegal di Sejumlah Daerah

Pengawss Kemnaker sidak sejumlah perusahaan di Indonesia untuk mengetahui penggunaan TKA.

EKONOMI | 22 November 2016

Besaran Countercyclical Buffer Bank Tetap 0%

Keputusan BI tersebut didasari oleh belum adanya indikasi pertumbuhan kredit yang berlebihan yang dapat menyebabkan terjadinya risiko sistemik.

EKONOMI | 22 November 2016

Impor Ban Ilegal Kian Tinggi, Produsen Ban Lokal Minta Perlindungan

"Ban dalam negeri sudah diproduksi dengan mengikuti standar pemerintah tetapi produk impor ban ilegal bebas masuk tanpa SNI," ujar Ketua APBI Aziz Pane.

EKONOMI | 22 November 2016

Turun 37 Poin, Rupiah Ditutup di Level Rp 13.443

Rupiah pada perdagangan sore ini ditutup melemah sebesar 37 poin atau anjlok 0,28 persen ke kisaran Rp 13.443 per dolar AS.

EKONOMI | 22 November 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS