Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Diperpanjang Hingga Desember
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Diperpanjang Hingga Desember

Senin, 29 Juni 2020 | 15:24 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan insentif perpajakan untuk dunia usaha hingga Desember 2020. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2020 yang merupakan revisi dari Perpress 54/2020.

“Dalam Perpres 72/2020, ada perubahan postur dalam pendapatan negara. Kami menampung hal-hal baru, yaitu perluasan dan perpanjangan kebijakan insentif perpajakan untuk dunia usaha. Dalam Perpres 54/2020 sebetulnya hanya diberikan sampai September 2020, kami akan perpanjang sampai dengan Desember 2020. Ini untuk PPh 21 ditanggung Pemerintah, pembebasan PPh 22 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Impor (Alkes), dan percepatan restitusi PPN,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR-RI, Senin (29/6/2020).

Untuk belanja negara, Perpres 72/2020 juga menampung tambahan belanja sekitar Rp 125 triliun dari yang telah dialokasikan dalam Perpres 54/2020, antara lain subsidi UMKM dan Imbal jasa Penjaminan (IJP) UMKM, perpanjangan bansos tunai dan diskon listrik, tambahan Dana Insentif Daerah (DID) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan belanja penanganan Covid-19 lainnya.

“Untuk pembiayaan anggaran, Perpres ini menampung kebijakan pembiayaan investasi, PMN, dan penempatan dana dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” jelas Menkeu.

Untuk pendapatan negara direvisi dari 1.760,9 triliun menjadi Rp 1.699,9 triliun, terdiri dari perpajakan Rp 1.404,5 triiun dan PNBP Rp 294,1 triliun. Belanja negara juga direvisi dari Rp 2.613,8 triliun menjadi Rp 2.739,2 triliun, terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 1.975,2 triliun dan TKDD Rp 763,9 triliun.

“Untuk defisitnya meningkat dari 5,07 persen menjadi 6,34 persen atau Rp 1.039,2 triliun, dengan pembiayaan yang sama dengan defisit tersebut,” tambah Sri Mulyani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pembenahan BUMN Dinilai Sesuai Kebutuhan Bisnis

Pembenahan BUMN adalah hal mendesak guna memperbaiki kinerja.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sawit Sumbermas Tambah Kapasitas Penggilingan 150 MT

Hal ini akan memberikan dukungan usaha untuk menyokong pertumbuhan kinerja.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Siang Ini Rupiah Masih Berkutat di Area Negatif

Dolar Singapura siang ini ditransaksikan melemah 0,000 (0,0 persen) mencapai 1,39 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Strait Times Singapura melemah 25,8 (0,97 persen) mencapai 2.579.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Turun 40 Poin ke Level 4.863

Sebanyak 100 saham naik, 290 saham melemah dan 127 saham stagnan.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Harga Emas Antam Turun ke 911.000 Per Gram

Harga per 50 gram: Rp 42,695 juta.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Rupiah Terkoreksi di Tengah Penguatan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.225 - Rp 14.225 per dolar AS.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Dibuka, IHSG Dilanda Aksi Jual

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 10,3 poin (0,22 persen) menjadi 4.894.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Harga Minyak Melemah di Perdagangan Asia

Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 1,8 persen menjadi US$ 40,28 per barel.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Bursa Asia Turun karena Kasus Covid-19 Melonjak

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang melemah 0,32 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS