Delapan Daerah Masih Bertahan di Zona Merah Selama Sebulan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Delapan Daerah Masih Bertahan di Zona Merah Selama Sebulan

Kamis, 6 Agustus 2020 | 21:54 WIB
Oleh : Dina Manafe / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Delapan kabupaten dan kota di Indonesia selama sebulan ini tidak mengalami perubahan dalam zonasi risiko penularan Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, delapan kabupaten/kota ini selalu berada di zona merah atau risiko tinggi dengan jumlah kasus tertinggi selama empat minggu ini.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, delapan kabupaten/kota tersebut Kota Jakarta Barat dan Jakarta Pusat (DKI Jakarta), Kota Semarang (Jawa Tengah), Banjar, Kota Banjarbaru, Tabalong (Kalimantan Selatan), Medan dan Deli Serdang (Sumatera Utara).

Pemerintah daerah (pemda) diminta untuk mengevaluasi dan meningkatkan lagi upaya penanganan Covid-19 di daerahnya. Apabila ada kendala dalam menghadapi transmisi Covid-19, pemda diminta untuk mengoordinasikannya dengan Satgas Daerah maupun Satgas Nasional.

Kepada masyarakat di delapan daerah ini untuk tidak lelah atau bosan menerapkan protokol kesehatan guna menekan jumlah penularan. Caranya, tidak malas cuci tangan dan pakaian sesampainya di rumah. Tidak mencopot atau melepas masker ketika berada di luar rumah, dan disiplin menjaga jarak serta jauhi kerumunan.

“Karena ini adalah satu satunya cara kita untuk kendalikan kasus saat ini. Semoga delapan kabupaten/kota yang dalam sebulan tidak ada perubahan zonasi risiko ini bisa menjadi lebih baik pada minggu berikutnya,” kata Wiku pada keterangan pers, Kamis (6/8).

Wiku mengatakan, berdasarkan analisis 2 Agustus 2020, dalam sepekan (27 Juli hingga 1 Agustus 2020) terjadi perubahan zonasi risiko dalam beberapa daerah. Ini tidak termasuk Jawa Timur karena data lengkapnya belum diterima dari Kementerian Kesehatan, sehingga yang diumumkan adalah zonasi risiko di 33 provinsi.

Dari peta zonasi risiko di 33 provinsi, ada 33 kabupaten/kota dengan risiko tinggi, 194 dengan risiko sedang, 163 risiko redah, 51 tidak ada kasus baru, dan 35 tidak terdampak sampai sekarang.

Sementara ada 13 kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona risiko sedang atau warna orange beralih menjadi zona merah atau risiko tinggi. Kemudian delapan kabupaten/kota dari risiko rendah berubah menjadi risiko sedang.

Parahnya ada tiga kabupaten/kota yang tadinya tidak terdampak atau tidak memiliki kasus sama sekali sejak awal beralih menjadi risiko sedang. Kemudian satu kabupaten/kota tidak ada lagi kasus berubah menjadi risiko sedang. Ini menunjukkan bahwa daerah yang tidak ada kasus bukan berarti sudah aman.

Selain itu, jumlah daerah dengan risiko sedang naik dari 160 menjadi 194 kabupaten/kota. Kemudian zona risiko rendah turun dari 178 sebelumnya menjadi 163 kabupaen kota. Kemudian, jumlah daerah dengan risiko tinggi turun, dari 44 menjadi 33 kabupaten/kota.

Satgas Nasional juga memberikan perhatian khusus kepada Aceh yang jumlah kasusnya meningkat drastis. Dari 21 kasus pada 26 Juli menjadi 251 kasus di 2 Agustus 2020. Satu kabupaten/kota di Aceh yang tadinya tidak terdampak menjadi risiko rendah, dan satu kabupaten/kota lainnya tidak lagi melaporkan kasus menjadi risiko rendah atau kembali ada kasus.

“Mohon agar pemda bersama Satgas Daerah dan Pusat berkoordinasi agar kondisnya ini bisa membaik. Hal-hal yang perlu diperhatkan dan dibantu mohon bisa berkoordinasi, sehingga kondisinya menjadi lebih baik lagi menjdi banyak yang berwara hijau di Provinsi Aceh,” kata Wiku.

Wiku mengatakan, WHO dalam pertemuan Emergency Committe Covid-19 tanggal 31 Juli lalu mengatakan, dunia telah memasuki bulan keenam sejak pertama kali WHO mendeklarasikan status kegawatdaruratan kesehatan masyarakat global. Dirjen WHO mengatakan bahwa pandemi merupakan krisis kesehatan yang terjadi sekali dalam 100 tahun.

Banyak negara berpikir mereka telah melewati kondisi terburuk dan telah mencapai kondisi cukup aman. Namun faktanya saat ini banyak negara kembali mengalami gelombang wabah baru dengan meningkatnya jumlah kasus dan angka kematian.

Efek dari pandemi ini masih akan dirasakan hingga beberapa dekade mendatang. Saat ini WHO bersama banyak negara di dunia sangat aktif dan mengakselarasi penelitian, pengobatan, dan vaksin Covid-19. WHO mengakui bahwa vaksin merupakan solusi jangka panjang. Sampai saat ini vaksin belum dtemukan, apalagi proses produksi yang massif.

Mari jangan menunggu obat dan vaksin, karena kita juga berpacu dengan waktu. Pencegahan adalah kunci paling utama dalam menekan jumlah kasus maupun kematian. Hanya inilah pilihan yang kita punya saat ini,” ucap Wiku.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemristek: Penemuan Obat Covid-19 Butuh Proses Panjang

Pemerintah terbuka dan mengapresiasi kepada siapa saja yang ingin ikut berpartisipasi dalam penemuan obat Covid-19 di Indonesia.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

13 Kabupaten/Kota dari Zona Oranye Jadi Zona Merah

Wiku Adisasmito mengatakan terjadi perubahan pada 13 kabupaten/kota yang tadinya berada di zona oranye menjadi zona merah.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Badan POM Kawal Siklus Perjalanan Vaksin Covid-19

BPOM menyebut uji klinik merupakan tahapan penting dalam pengembangan vaksin Covid-19 untuk mendapatkan data khasiat dan keamananan yang valid.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Satgas: 7 Kandidat Vaksin Covid-19 Sudah Masuk Uji Klinis Tahap 3

Saat ini, sudah ada tujuh kandidat vaksin virus corona (Covid-19) di seluruh dunia yang sudah masuk dalam tahap uji klinis tahap 3.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Aido Health Luncurkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Pengguna Aido Health bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Kasus Covid-19 di Dunia Tembus 19 Juta

Data kasus Covid-19 di dunia sudah mencapai 19.005.306 setelah adanya penambahan kasus baru pada hari ini sebanyak 39.908

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Tambah 1.882, DKI Jakarta Terbanyak

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan tambahan 1.882 kasus baru Covid-19 di Indonesia. Penambahan terbanyak terdapat di DKI Jakarta dengan 556.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Ini Manfaat Bermain Bagi Tumbuh Kembang Anak

Kalangan orang tua diharapkan meluangkan waktu untuk bermain bersama anak di masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.882, Kasus Positif di Indonesia Jadi 118.753

Terdapat tambahan 1.882 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam sampai Kamis (6/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia kini sebanyak 118.753.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Hari Ini, Bio Farma Mulai Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Covid-19

Bio Farma mengumumkan dimulainya tahapan uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 dari Sinovac China pada hari ini, Kamis (6/8/2020).

KESEHATAN | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS