Waspada Wasir Selama WFH
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Waspada Wasir Selama WFH

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:23 WIB
Oleh : Indah Handayani / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Selama work from home (WFH), kebanyakan aktivitasnya hanya dilakukan di rumah saja. Bahkan, sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk, baik saat bekerja, belajar, hingga bersantai. Hal ini berpotensi akan menimbulkan wasir, mengapa demikian?

Dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif Siloam Hospitals Surabaya dr F Siusanto Hadi SpB-KBD mengatakan dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2008 kepada 6.300 orang di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa pada masa normal setidaknya orang AS menghabiskan waktu 7,7 jam perhari hanya untuk duduk. Namun, angka tersebut naik dalam temuan terbaru.

Temuan terbaru tersebut menyebut pada masa pandemi atau sejak Maret menunjukkan di AS meningkat durasi duduk sebanyak 3 jam perhari atau menjadi selama 11,7 jam hanya untuk duduk. Sedangkan di Inggris, Prancis, Spanyol, dan Kanada meningkat 2 jam sehari. Serta di Belanda, Denmark, Belgia, dan Austria meningkat 1 jam sehari.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa selama pandemi dan melakukan WFH masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya hanya dengan duduk saja. Padahal, banyak risiko penyakit yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama. Salah satunya adalah Hemoroid atau yang dikenal orang awam dengan wasir,” ungkap dokter yang akrab disapa dr Sius di sela Bincang Sehat Siloam Hospitals Surabaya, Rabu (28/10/2020).

Menurut dr Sius, wasir terjadi ketika ada pembesaran pembuluh darah di sekitar anus yang disebabkan oleh proses pembengkakan dari pembuluh darah tersebut. Pembengkakkan tersebut karena adanya penekanan yang terjadi secara terus menerus pada tulang ekor karena posisi duduk yang salah.

Padahal di depan tulang ekor terdapat usus besar yang menjadi saluran terakhir dalam pencernaan dan menjadi pembuangan akhir feses. “Di antara tulang ekor dan usus besar ini terdapat banyak pembuluh darah, apabila terjadi penekanan di area ini tentu saja akan membuat pembuluh darah menjadi tidak lancar dan bengkak, sehingga pada akhirnya malah akan menimbulkan wasir,” jelas dia.

Dr Sius menyebutkan setidaknya ada tiga tipe hemoroid. Pertama, tipe hemoroid internal, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang terjadi dalam anus dan tidak terlihat. Kedua adalah hemoroid eksternal adalah kondisi jika pembengkakan terjadi di luar anus, yaitu dekat lubang anus, dan terasa lebih nyeri.

Ketiga ada pula hemoroid campuran yang terjadi pembengkakan di area dalam dan luar. Dalam penanganannya, saat ini wasir bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi laser disebut dengan laser hemorrhoidoplasty.

Sedangkan pencegahannya, lanjut dr Sius, ada empat cara yang bisa dilakukan. Pertama, yaitu diet sebaiknya mengkonsumsi sayur dan buah berwarna-warni. Kedua, melakukan olahraga yang teratur. Ketiga, memperhatikan posisi duduk yang benar.

Caranya adalah dengan duduk tegak seperti posisi berdiri dan duduk tepat diatas tulang duduk, sehingga menghindari adanya penekanan pada tulang ekor. Selain itu, sempatkan untuk berdiri selama 30-60 detik setiap satu jam ketika sedang duduk lama. Kalaupun tidak bisa berdiri sebaiknya melakukan beberapa gerakan peregangan.

Keempat, dr Sius menyebutkan tidak mengejan saat buang air besar (BAB). Hal ini juga dipengaruhi oleh posisi duduk saat BAB. Sebab, hal ini akan membuat posisi anus membentuk siku ketika dalam posisi duduk saat BAB. Untuk itu, sebaiknya saat BAB tidak dalam posisi duduk atau jongkok saja.

“Namun, bagi mereka yang terbiasa menggunakan kloset duduk, sebaiknya disiasati dengan menyediakan pijakan yang bisa membentuk posisi jongkok saat BAB,” tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2.139 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Sebanyak 2.139 pasien positif Covid-19 tanpa gejala tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4-7 Wisma Atlet Kemayoran.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

Tingkat Hunian Wisma Atlet Turun Menjadi 44,8%

Tingkat hunian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta telah turun menjadi 44,8%.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

23 Presenter TV Nyanyikan "Mars Iman, Aman, Imun”

Apa yang dilakukan presenter televisi merupakan bagian bela negara, membantu mengatasi Covid-19.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

Jusuf Kalla: 3M Jadi Kunci Memutus Rantai Penularan Covid-19

Menurut Jusuf Kalla, dengan disiplin menerapkan 3M maka kita bisa saling menjaga satu sama lain.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

Apakah Tren Kasus Covid-19 di Indonesia Menurun?

Masih ada peluang sebesar 12% bahwa tren sebenarnya adalah tren mendatar dan kecenderungan yang tampak saat ini hanyalah efek acak dari tren mendatar itu.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.029, Kasus Positif di Indonesia Tembus 400.000

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.029 dalam 24 jam terakhir sampai Rabu (28/10/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia pun tembus 400.000.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

RSUDZA Banda Aceh Simulasi CT Scan Bagi Pasien Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh melakukan simulasi proses CT scan bagi pasien Covid-19.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

Soal Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

Pada kasus AstraZeneca, ketika ada satu saja relawan sakit, uji klinis tersebut langsung dihentikan.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

RI Dikabarkan Batal Beli Vaksin AstraZeneca, Airlangga: Kita Belum Putuskan

Airlangga menegaskan kemandirian vaksin dalam negeri terus didorong.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

Suryopratomo Bela Negara dengan Melawan Pandemi Covid-19

Jurnalis senior Suryopratomo menilai kontribusinya sebagai pertempuran dalam membela negara dari musuh bersama, yakni Covid-19.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS