Ingin IMB, Pengembang Wajib Sertakan Desain Fasilitas Disabilitas
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.64)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.23)   |   DBX 973.986 (3.83)   |   I-GRADE 139.714 (1.24)   |   IDX30 428.304 (2.19)   |   IDX80 113.764 (0.59)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.03)   |   IDXG30 119.182 (0.03)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.98)   |   IDXQ30 124.656 (0.93)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.37)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.24)   |   IDXV30 107.478 (0.57)   |   INFOBANK15 831.648 (8.09)   |   Investor33 374.125 (1.62)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-0.66)   |   JII70 188.056 (-0.02)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.64)   |   LQ45 789.815 (3.76)   |   MBX 1412.7 (7.26)   |   MNC36 280.331 (1.12)   |   PEFINDO25 282.464 (3.11)   |   SMInfra18 241.575 (0.4)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.84)   |  

Ingin IMB, Pengembang Wajib Sertakan Desain Fasilitas Disabilitas

Sabtu, 9 Februari 2019 | 13:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Berisatu.com – Pengembang wajib menyertakan desain fasilitas khusus penyandang disabilitas bila ingin mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) di DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menjadikan Kota Jakarta ramah terhadap kaum disabilitas.

Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI, Denny Wahyu Haryanto mengatakan pengembang yang membangun gedung di Ibu Kota wajib menyediakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Karena itu, setiap pengembang yang mengajukan perizinan bangunan gedung kepentingan umum untuk menyertakan desain fasilitas khusus penyandang disabilitas ke dalam Gambar Perencanaan Arsitektur (GPA).

Hal ini dilakukan demi memenuhi impelementasi hak-hak penyandang disabilitas yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas.

“Kami mewajibkan kepada setiap pengembang bangunan gedung kepentingan umum baik itu hotel, perkantoran, mal, dan apartemen untuk menyediakan fasilitas dan aksesibilitas baik fisik maupun nonfisik bagi penyandang disabilitas,” kata Denny, Sabtu (9/2).

Adapun fasilitas penyandang disabilitas yang wajib dipenuhi oleh pengembang atau pemilik bangunan gedung, di antaranya, sarana parkir khusus disabilitas berukuran 3,7 meter x 4,5 meter dengan jarak maksimal ke bangunan gedung sejauh 60 meter.

Kemudian memiliki kemiringan ramp atau fitur pengganti tangga dengan ukuran 1:8 untuk dalam bangunan dan 1:10 untuk luar bangunan serta lebar ramp minimal 0,95 meter tanpa tepi pengaman dan 1,2 meter dengan tepi pengaman.

Selanjutnya pemilik gedung diwajibkan menyediakan lift dengan ruang bersih minimal: 1,4 meter x 1,4 meter hand rail ; dan menyediakan toilet khusus Disabilitas.

“Apabila gambar perencanaan arsitektur atau GPA tidak terdapat fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, maka perizinan bangunan gedung tidak dapat diproses sebelum pemohon merevisi GPA sesuai ketentuan,” ujar Denny.

Denny menambahkan dalam Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, bagi bangunan gedung yang tidak dilengkapi dengan fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas ataupun dalam kondisi yang tidak layak maka dapat dikenai sanksi.

Sanksi tersebut mulai dari peringatan tertulis, pembekuan izin mendirikan bangunan gedung, pencabutan izin mendirikan bangunan gedung, pembekuan sertifikat laik fungsi bangunan gedung, sampai dengan pencabutan sertifikat laik fungsi bangunan gedung.

“Pemenuhan fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas pada bangunan gedung di Jakarta sudah sangat jelas dan sanksi nya pun sangat tegas. Jadi tidak ada alasan bagi pengembang untuk tidak mematuhinya,” tegas Denny.

Keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap jaminan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, lanjutnya, bukan hanya ditunjukkan pada ketentuan yang tegas terhadap permohonan perizinan bangunan gedung di Ibu Kota. Melainkan juga dibuktikan dengan keberadaan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta yang juga sudah tersedia fasilitas dan aksesibilitas baik fisik maupun nonfisik bagi pemohon penyandang disabilitas dalam mengurus perizinan/nonperizinan.

Antara lain, tersedia kursi roda dan satu petugas pendamping, tersedia lahan parkir dan ramp yang ramah disabilitas, dan terdapat loket prioritas khusus penyandang disabilitas. Dengan demikian para pemohon disabilitas akan merasa lebih nyaman dan aman saat beraktivitas di lingkungan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.

“Kami mendorong seluruh pengembang dan pengelola gedung untuk mewujudkan Jakarta, kota yang ramah disabilitas mengingat Jakarta sebagai Ibu Kota Negara menjadi cerminan secara nasional,” ungkap Denny.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Reklame Konvensional Dialihkan ke LED di Kawasan Kendali Ketat

“Jadi tidak hanya untuk penertiban saja, tetapi untuk estetika kota. Jadi Pergub Nomor 148/2017, mengatur untuk estetika kota, reklame menggunakan LED."

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2019

PKS Akan Segera Umumkan Dua Nama Cawagub DKI

Setelah ditetapkan pada Minggu, kedua nama tersebut akan diserahkan ke Anies pada Senin (11/2).

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2019

Polisi Tangkap Pasutri Cabuli Anaknya

Polres Metro Jakarta Selatan, membekuk pasangan suami-istri (pasutri) yang tega mencabuli anak perempuannya berinisial KN (15), di Rawajati, Jaksel

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2019

Ade Yasin Ingin Kabupaten Bogor Berkeadaban

Ade Yasin mengatakan program Jumat Mengaji sebagai wujud ikhtiarnya untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang berkeadaban.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Kerusakan Jalan Kalimalang Makin Parah

Kendati sering diperbaiki, Jalan Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, kembali mengalami kerusakan.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Tewaskan Warga Bogor, Empat Pelaku Curanmor Ditangkap

Para pelaku bersenjata api beraksi di siang bolong.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Pemuda Rusak Motor Saat Ditilang Ditangkap

Adi Saputra ditangkap polisi terkait dugaan tindak pidana penadahan hingga menghancurkan barang bukti di depan petugas yang berwenang.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Koper Misterius di Jalan Otista Ternyata Kosong

Polisi memastikan koper berwarna hijau yang diletakkan orang tak dikenal, di Jalan Otista III tidak berisi benda apapun.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

PKS Terancam "Gigit Jari" di DKI

Tiga kader PKS terancam tidak lolos seleksi Cawagub DKI.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019

Rehab Total Selesai, Gedung Disdik DKI Diresmikan 6 Maret

Mulai minggu depan pihaknya sudah bisa melakukan penempatan peralatan kerja di gedung baru tersebut.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS