Pengelolaan Air Diambil DKI, DPRD Akan Berikan PMD Rp 1,2 Triliun
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Pengelolaan Air Diambil DKI, DPRD Akan Berikan PMD Rp 1,2 Triliun

Senin, 1 April 2019 | 17:35 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus segera mengambil alih pengelolaan air bersih dari operator swasta. Menurut Prasetio, jika pengambilalihan terlaksana, DPRD akan menyetujui dana penyertaan modal daerah (PMD) untuk PAM Jaya sebesar Rp 1,2 triliun.

“Kalau pengelolaan air bersih sudah diambil alih oleh Pemprov DKI dari swasta, maka DPRD DKI siap berikan PMD kepada PAM Jaya,” kata Prasetio di gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Permintaan PMD PAM Jaya untuk tahun anggaran 2019 tidak disetujui, karena DPRD DKI melihat masih banyak permasalahan dalam pengelolaan air bersih di Jakarta. Salah satunya, masih dikelolanya air bersih oleh pihak swasta.

“Ya makanya, sekarang sedang ada masalah antara swastanisasi dengan PAM Jaya. Kalau swastanisasi itu kerja betul, pasti sudah bagus layanan air bersih di Jakarta, tetapi kelihatannya enggak ada. Makanya Pemprov DKI harus mengambil langkah ambil balik, biar mereka (PAM Jaya) yang kerja,” ujar Prasetio.

Karena itu, politisi asal Fraksi PDI Perjuangan ini meminta Pemprov DKI segera menyelesaikan Head of Agreement (HoA) atau Induk Perjanjian antara PAM Jaya dengan kedua operator swasta. “Ini harus segera diselesaikan. Biar kita tahu untuk langkah selanjutnya apa. Saya ingin layanan air bersih di Jakarta diambil alih PAM Jaya sebagai BUMD DKI,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada pembahasan APBD DKI 2019, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta menolak usulan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp1,2 triliun yang diajukan Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya.

Banggar menolak karena khawatir ada tumpang tindih kewajiban membangun pipa antara PAM Jaya dan perusahaan air minum swasta mitra PAM Jaya, yakni PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

PMD itu rencananya akan digunakan untuk membangun pipa distribusi dan retikulasi wilayah barat dan utara sebesar Rp 150 miliar. Selain itu juga untuk menyediakan air bersih di rusunawa sebesar Rp 15 miliar dan relokasi jaringan pipa yang terdampak proyek sebesar Rp 116 miliar.

Kemudian juga untuk sistem pengolahan air minum (SPAM) Pesanggrahan dan Ciliwung sebesar Rp 650 miliar, serta untuk reinforcement dan ektensi jaringan transmisi dan distribusi sebesar Rp 275 miliar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tanggul Jebol Merendam Rumah Warga di Pasar Minggu

Akibat tanggul jebol air meluap ke permukiman dan merendam rumah warga. Ketinggian air mencapai satu meter.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Ponsel Meledak, Rumah Hangus Terbakar di Tanjung Barat

Diduga, sumber api berasal dari korsleting listrik ketika anak saksi mengisi daya ponsel yang diletakkan di atas kasur.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Pembelian Tiket MRT Mengalami Kendala di Hari Pertama Pengoperasian Berbayar

Hari pertama pengoperasian MRT berbayar mengalami kendala pada pembelian tiket

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Pemkot Bekasi Diminta Bersinergi Tangani Banjir Kali Cakung

"‎Dua jembatan yang melintas di Kali Cakung terlalu pendek sehingga arus air kali tidak berjalan lancar."

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Kota Bogor Pilot Project Rencana Aksi Udara Bersih

Isu lingkungan masuk dalam misi Kota Bogor dimana kualitas udara bersih salah satu indikator.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Warga Kolong Tol Pluit Menolak Pindah

Kalau dipindah ke rumah susun, warga harus mengeluarkan uang minimal Rp 800.000 sebulan.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Operasional Komersil MRT, Warga Terlihat Antusias

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, mulai beroperasi secara komersil atau berbayar, pada Senin (1/4/2019) hari ini.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Tarif MRT Didiskon Hingga 50%, Ini Kata Anies

Anies Baswedan berjanji ketika seluruh rangkaian beroperasi dengan penuh, maka tarif akan diberlakukan normal.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Warga dan Anies Baswedan Mulai Gunakan MRT untuk Beraktivitas

Anies Baswedan turut menggunakan MRT untuk ke Balai Kota

MEGAPOLITAN | 1 April 2019

Petugas Tutup Tanggul Jebol di Perumahan CKP Bekasi

Penanganan pagi ini sifatnya darurat.

MEGAPOLITAN | 1 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS