PLN Bantah Ikut Cemari Udara Jakarta
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

PLN Bantah Ikut Cemari Udara Jakarta

Sabtu, 3 Agustus 2019 | 18:23 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Wanhar membantah kalau disebut pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN ikut menyumbang pencemaran udara di Jakarta.

"Bahan bakar sebagian besar PLTU di Jakarta dan sekitarnya menggunakan gas alam sehingga kandungan pencemarannya rendah," kata Wanhar di Jakarta, Sabtu.

Sedangkan yang menggunakan bahan bakar batu bara sudah dilengkapi dengan continuous emission monitoring system (CEMS) sehingga emisi yang dikeluarkan dapat secara terus-menerus dipantau.

Pendapat ini juga sesuai dengan hasil simulasi Pusat Penelitian Pengembangan PLN (PLN Research Institute) yang dituangkan dalam bentuk laporan mengenai pencemaran udara di Jakarta.

Simulasi ini dihitung berdasarkan pembangkit listrik di PLTGU Muara Karang Blok, PLTGU Tanjung Priok, PLTGU Muara Tawar, PLTU Lontar, dan PLTU Suralaya Unit 8 PLN.

Wanhar juga mengungkapkan mengacu kepada RUPTL PT PLN (Persero) Tahun 2019-2028, kebijakan pengembangan ketenagalistrikan di Indonesia sangat memperhatikan kebijakan penurunan emisi dan gas rumah kaca (GRK) nasional.

Kebijakan PLN untuk mendukung target penurunan emisi itu meliputi pengembangan energi baru dan terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga air, minihidro, biomassa, gas buang industri, surya, dan lainnya.

Berikutnya PLN menggunakan teknologi rendah karbon seperti penggunaan campuran bahan bakar biofuel untuk pembangkit listrik tenaga diesel

Kemudian juga pemanfaatan penyimpan energi seperti baterai, pompa storage, dan powerbank.

Serta sosialisasi untuk mengubah kebiasaan penggunaan energi dari pembakaran individual ke jaringan listrik. Misalnya penggunaan mobil listrik, kompor listrik, kereta listrik, MRT, dan LRT.

Dan mempromosikan penggunaan peralatan listrik yang efisien ditambah penghijauan dengan target 1.000 pohon untuk setiap unit induk PLN.

Khusus untuk PLTU batu bara, jelas Warhan, PLN juga menerapkan teknologi rendah karbon dengan tingkat efisiensi tinggi .

Dengan diterapkannya teknologi semacam itu, maka konsumsi bahan bakar fosil akan berkurang, serta memberi dampak berkurangnya efek gas rumah kaca, emisi gas buang, dan pencemaran lingkungan hidup, ujarnya.

Tak hanya diterapkan bagi PLN, kegiatan pembangkit listrik milik swasta juga dikenai tuntutan untuk menurunkan emisi non GRK. Kepada mereka, pemerintah menerapkan ketentuan untuk pemasangan teknologi pengendalian pencemaran udara (PPU).

Beberapa unit pembangkit swasta telah memasang Flue Gas Desulphurization (FGD) untuk menurunkan kandungan sulfur pada gas buang dan hampir semua PLTU telah dilengkapi Low Nox Burner.

Pada tahun 2019 ini, diproyeksikan faktor emisi pembangkit di Indonesia bisa turun pada level 0,807 ton CO2/MWh. Angka itu diusahakan akan terus menurun hingga pada tahun 2028 nanti bisa menjadi 0,702 ton CO2/MWH.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Gantung Diri

Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk diautopsi.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Dua Bandit Spesialis Jambret Malam Hari di Bekasi Dibekuk

Sasaran pelaku adalah tas atau telepon genggam milik pengendara sepeda motor atau pejalan kaki yang sedang berjalan.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Warga Depok Diminta Ganti Plastik Daging Kurban dengan Dedaunan

Wali kota menyarankan membungkus daging hewan kurban dengan menggunakan besek yang terbuat dari daun-daunan.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Dishub Akan Terapkan Zero Tolerance terhadap Angkot Tua

Masa transisi selama lima tahun, dinilainya sudah cukup memberikan waktu kepada operator bus untuk meremajakan armada mereka.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Polisi Tembak Pencuri Sepeda Motor Bersenpi

Pelaku melawan dan berusaha melarikan diri pada saat pengembangan kasus, di Lampung.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Sabtu Siang, Udara Jakarta Masih Terburuk se-Dunia

Kualitas udara di wilayah Ibu Kota DKI Jakarta pada Sabtu (3/8/2019) siang masih tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk se-dunia.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Dishub Targetkan Peremajaan 10.000 Angkutan Umum Dimulai November

Diharapkan, peremajaan angkutan umum secara bertahap sudah dapat dimulai pada November tahun ini dan selesai pada akhir tahun 2020.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Pengamat: Menjamin Udara Sehat Merupakan Keharusan

Menata ulang kawasan yang dilalui transportasi massal menjadi kawasan terpadu berbasis transit.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Ancam Korban, Pinjaman Online Dilaporkan ke Polda Metro

Fintech itu melakukan pengancaman dan pencemaran nama baik kepada korban.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019

Kebakaran Terjadi di Sebuah Pabrik di Matraman

Telah terjadi kebakaran di sebuah pabrik di Jalan Kayu Manis, Gang Talib, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman Jakarta Timur, Sabtu (3/8/2019) pagi.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS