Bupati Ingin Ratusan Bus Transjakarta Terlantar Jadi Bus Sekolah
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Bupati Ingin Ratusan Bus Transjakarta Terlantar Jadi Bus Sekolah

Senin, 5 Agustus 2019 | 22:28 WIB
Oleh : JAS

Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin mengusulkan agar ratusan bus Transjakarta yang terlantar di lahan kosong Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dimanfaatkan sebagai sarana bus Sekolah.

"Izin juga tidak ada, daripada nganggur begini, bagusnya dihibahkan aja untuk bus sekolah, tetapi selesaikan dulu kasusnya," ujarnya kepada awak media saat meninjau ratusan bus berwarna oranye itu, Senin (5/8/2019).

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, dari sekitar 300 bus yang terlantar, sebagian masih tampak layak fungsi. Maka, ia meminta agar bus-bus yang cenderung masih berfungsi baik, bisa dimanfaatkan.

Pasalnya, jika ratusan bus itu dibiarkan terus terlantar di lokasi tersebut akan menyebabkan banyak dampak sosial. Dampak sosial itu mulai dari berpotensi digunakannya sebagai tempat mesum, hingga rentan menjadi sarang nyamuk.

"Ini lokasinya di pinggir jalan, saya pikir jangan lama-lama kalau mau simpan di sini. Kalau sementara di sini tidak masalah, tetapi kalau harus di sini bertahun-tahun itu saya keberatan. Karena rawan masalah sosial," kata Ade Yasin.

Ia mengaku akan melayangkan surat keberatan kepada pemilik bus. Karena, menurutnya meski ratusan bus Transjakarta itu disimpan di lahan pribadi, tetapi perlu ada koordinasi antara pemilik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengingat jumlahnya yang terbilang cukup banyak.

"Secara kewilayahan ini enggak berkenan jadi tempat penampungan. Kabupaten sedang membangun, jadi kurang bagus kalau banyak bangkai bangkai bus begini," tuturnya.

Sementara itu, PT TransJakarta memastikan sekitar 300 unit bus bertuliskan TransJakarta yang mangkrak di kawasan Ciputat dan Bogor bukanlah miliknya.

"Yang pasti kita bisa sampaikan itu bukan milik bus TransJakarta," ujar Kepala Hubungan Masyarakat PT TransJakarta, Wibowo di Jakarta, Rabu lalu.

Wibowo membenarkan informasi yang disampaikan Direktur Pelayanan dan Pengembangan TransJakarta Achmad Izzul Waro, yang menyatakan bus mangkrak itu dari pengadaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2013.

Namun Wibowo menjelaskan, pengadaan bus tersebut sudah dibatalkan, sehingga urusan bus mangkrak tersebut tidak ada hubungannya dengan PT TransJakarta saat ini.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Tangkap 4 Pelaku Penipuan Penjualan Rumah

Kelompok ini telah beraksi melakukan penipuan sejak bulan Maret, dan diduga sudah mengantongi uang hasil penipuan sebanyak Rp 214 miliar.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

KCI: Sampai 20.00 WIB, KRL Berjalan Normal

PT KCI juga memberikan layanan pengembalian tiket perjalanan atau refund tiket bagi pengguna yang perjalanannya terdampak pemadaman listrik kemarin.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Anies: Jangan Berspekulasi Terkait Polusi Jakarta

AirVisual mencatat kualitas udara rata-rata Jakarta termasuk kategori sedang menurut US Air Quality Index (AQI).

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Humas Pemkot Bekasi Tak Layani Wartawan Tanpa Sertifikat Kompetensi

Dengan adanya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, humas di pemerintahan daerah harus membentuk pejabat pengelola informasi daerah.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Dugaan Minta Jatah Hewan Kurban, Camat Matraman Dicopot

Dari hasil pemeriksaan BKD DKI, telah ditemukan adanya indikasi gratifikasi.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

BKD DKI Periksa Camat Matraman Terkait Kasus Minta Jatah Hewan Kurban

Dari pemeriksaan tersebut telah dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh BKD DKI.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Pembatasan Usia Kendaraan, DKI Harus Siapkan Moda Transportasi Publik

Moda transportasi publik harus disiapkan secara aman, mudah dan terjangkau.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

PLN Bekasi Lakukan Pemadaman ‎Bergilir

Pemadaman bergilir berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Listrik Mati, 21 Titik Traffic Light Tidak Berfungsi di Jakarta

Polisi menurunkan, minimal tiga personel di setiap titik untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019

Pemilihan Wagub DKI Tergantung Political Will Pimpinan Dewan

Political will dibutuhkan untuk segera menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab).

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS