Dishub Depok Terapkan Sistem Lawan Arah di Jalan ARH
INDEX

BISNIS-27 426.538 (7.46)   |   COMPOSITE 4842.76 (69.8)   |   DBX 923.5 (3.46)   |   I-GRADE 127.867 (2.29)   |   IDX30 404.318 (7.37)   |   IDX80 105.647 (1.88)   |   IDXBUMN20 263.312 (7.44)   |   IDXG30 113.239 (1.72)   |   IDXHIDIV20 361.834 (6.55)   |   IDXQ30 118.461 (2.16)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.4)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (3.66)   |   IDXV30 99.778 (2.04)   |   INFOBANK15 760.318 (19)   |   Investor33 353.585 (6.67)   |   ISSI 142.238 (1.59)   |   JII 514.346 (5.58)   |   JII70 174.038 (2.42)   |   KOMPAS100 945.162 (17.43)   |   LQ45 740.002 (13.25)   |   MBX 1338.07 (21.42)   |   MNC36 264.409 (4.88)   |   PEFINDO25 251.635 (5.6)   |   SMInfra18 228.656 (3.16)   |   SRI-KEHATI 297.818 (5.94)   |  

Dishub Depok Terapkan Sistem Lawan Arah di Jalan ARH

Kamis, 22 Agustus 2019 | 09:36 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / JAS

Depok, Beritasatu.com -Jeda waktu kereta api melintas yang semakin singkat di Jalan Dewi Sartika, Kota Depok, Jawa Barat berimbas pada makin padatnya kendaraan dan panjang antrean atau macet.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan pihak terkait melakukan upaya pengurangan antrean kendaraan dengan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengoptimalkan Sistem Satu Arah (SSA) melalui pemberlakuan sistem lawan arah ataucontra flow di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

"Headway (jeda waktu) kereta 3-5 menit menyebabkan panjangnya antrean di Jalan Dewi Sartika terutama pada jam sibuk, sehingga perlu evaluasi manajemen rekayasa lalin yang disesuaikan perkembangan terkini, salah satunya contra flow," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana, Kamis (22/8/2019) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Depok, Jawa Barat.

Contra flow, kata Dadang, hanya berlaku di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) dan akan diterapkan sepanjang hari. Rekayasa lalu lintas ini akan diujicobakan mulai Sabtu, 31 Agustus 2019.

"Jadi, di Jalan ARH jalur yang mengarah ke Jalan Margonda (timur) akan dikurangi satu lajur untuk dipergunakan sebagai contra flow. Lajur ini akan berubah arah menjadi ke barat (Jalan Nusantara), Contra flow dimulai dari putaran Bank BNI," papar Dadang.

Dia melanjutkan, pihaknya akan melihat efektivitasnya dengan melihat data survei, terutama bagaimana pengaruh di Jalan Dewi Sartika.

"Apakah bisa mereduksi antrean kendaraan. Perlu diketahui pada pelaksanaan SSA berdasarkan data teknis sudah dapat meningkatkan kinerja jaringan jalan, akan tetapi karena saat ini terjadi perubahan headway kereta api maka berpengaruh pada penurunan kinerja ruas jalan, terutama Jalan Dewi Sartika," ujar Dadang.

Menurut Dadang, sebelum uji coba dijalankan, rekayasa ini sudah dikaji dan dibahas dengan instansi terkait, termasuk Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Polresta Depok.

"Supaya program ini bisa diketahui masyarakat luas, kami menggandeng berbagai pihak terutama Diskominfo untuk melakukan sosialisasi melalui beragam media, media cetak, online, media sosial running text, hingga videotron," tutur Dadang.

Selama pelaksanaan uji coba, lanjut dia, petugas tetap mengawasi. Ini untuk mengetahui sejauhmana efektivitas yang ditimbulkan dari rekayasa tersebut.

"Setiap kebijakan pemerintah bertujuan kebaikan, tentunya sudah memperhitungkan aspek teknis dan sosial. Mohon dimaknai secara positif. Bagi yang belum sepaham, kami membuka ruang untuk berkomunikasi," pungkas Dadang.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemkot Bekasi Masih Silang Pendapat dengan Pengelola Peltas

Hingga saat ini, Pemkot Bekasi dan PT NWA belum menemukan titik temu hingga dilayangkan surat peringatan kepada pengelola Peltas Sumurbatu.

MEGAPOLITAN | 22 Agustus 2019

Perempuan Jenggala Rayakan HUT RI Bersama Ratusan Anak Kebutuhan Khusus

Perempuan Jenggala sebagai jaringan vertikal dari Jenggala Center yang dimiliki oleh Jusuf Kalla merasa perlu turut andil dalam memperingati HUT RI

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Bantuan Dihentikan, UNHCR Didesak Segera Cari Solusi Pencari Suaka

Bantuan logistik, layanan kesehatan dan air bersih dihentikan mulai hari ini, Rabu (21/8/2019) dan tempat penampungan dikosongkan bulan depan.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Tak Ada Izin, DKI Akan Tindak Tegas Demo Pengungsi Pencari Suaka

Kondisi ini, selain mengganggu estetika Kota Jakarta, juga mengganggu kenyamanan warga.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditargetkan Beroperasi Natal 2019

Tol layang Jakarta-Cikampek ditargetkan rampung dan dapat dioperasikan pada Natal dan Tahun Baru 2019.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Mahasiswa Papua Bogor Gelar Aksi Solidaritas Kekerasan dan Rasisme

Aksi solidaritas ini digelar di Tugu Kujang, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Rabu (21/8/2019).

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Ketua DPRD DKI : Penyertaan Modal untuk Formula E Pasti Disetujui

Usulan PMD PT Jakpro senilai Rp 305 miliar pasti disetujui DPRD DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

31 Agustus, Pencari Suaka Harus Tinggalkan Penampungan

Para pengungsi pencari suaka harus meninggalkan lokasi penampungan di Kalideres, Jakarta Barat pada 31 Agustus 2019 mendatang.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Taman Kolaborasi, Paru-Paru Jakarta di Tengah Polusi Udara

Warga Rusun Jati Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat bersama-sama membangun taman seluas 75 meter persegi dan menamainya Taman Kolaborasi Rusun Jati Rawasari

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019

Ini Kronologi Pelemparan Molotov di DPP Golkar

Botol kedua yang dilempar sempat akan dinyalakan oleh pelaku, tetapi api tidak menyala.

MEGAPOLITAN | 21 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS