Daripada Provinsi Baru, Depok Lebih Pilih Gabung Jakarta
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Daripada Provinsi Baru, Depok Lebih Pilih Gabung Jakarta

Jumat, 13 September 2019 | 09:59 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / JAS

Depok, Beritasatu.com - Wacana pembentukan provinsi baru selain Jawa Barat yang belakangan marak mencuat dengan nama Provinsi Bogor Raya membuat Wali Kota Depok Mohammad Idris angkat bicara. Idris mengaku lebih memilih bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta daripada dengan provinsi lain.

"Kalau boleh memilih, saya lebih memilih Jakarta, karena saya tidak bisa bahasa Sunda," kata Idris di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (13/9/ 2019).

Idris menuturkan, Depok masuk rumpun Melayu Depok dalam SK Gubernur Jawa Barat dan tidak disebut rumpun Betawi karena Betawi merupakan trademark dari Jakarta.

Lebih lanjut dikatakan wali kota, sebagai kota penyangga, Depok juga sering bekerja sama dengan Provinsi DKI Jakarta. Salah satunya pembentukan Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) se-Jabodetabek untuk mengatasi kepentingan wilayah otonomi.

"Bentukan pemerintah namanya BKSP yang saat ini diketuai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ini untuk menyiasati kebutuhan wilayah tetangga yang memang sangat dibutuhkan, yang paling terkait ada empat yakni sanitasi, air bersih, udara, dan sampah. Ini yang kami seriuskan untuk diselesaikan," tutur Idris.

Dari segi mobilitas, sebagian besar penduduk Kota Depok sendiri kebanyakan bekerja di Jakarta. Separuh lebih jumlah warga Depok beraktivitas hilir mudik ke Jakarta.

"Sebanyak 65 persen warga Depok komuter, 90 persen itu ke Jakarta, selebihnya ke Bogor, Bekasi," kata Idris.

Diungkapkan Idris, wacana pembentukan provinsi baru ini perlu intervensi pemerintah pusat. Sebab, persoalan pindah provinsi bukan hal yang mudah.

"Sama halnya dengan wacana pemindahan ibu kota negara lah, kan nggak semudah itu, demikian contoh Bogor Barat, sampai sekarang nggak selesai. Padahal itu kebutuhan. Padahal ini hanya memisahkan dan masih dalam provinsi yang sama. Itu saja nggak selesai-selesai, apalagi yang provinsinya berbeda, nggak mudah," pungkas Idris.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kecelakaan Bus dan Truk di Bogor, Tujuh Luka

Tujuh korban luka-luka pada peristiwa tersebut mayoritas penumpang bus.

MEGAPOLITAN | 13 September 2019

1 Tewas Terpanggang di Bekasi, Ini Penyebabnya

Korban Yuliati yang memasak di dapur tak sempat menyelamatkan diri hingga terjebak di dalam ruangan.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

152 AQI, Kualitas Udara Jakarta Berstatus Tidak Sehat

Kualitas udara Jakarta mencapai angka 152 berdasarkan Indeks Kualitas Udara (AQI) dengan status udara tidak sehat.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

FKM UI Data PMKS di Depok dengan Basis Online

Data PMKS tersebut dapat dimanfaatkan pada proses rehabilitasi sosial.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Tunggakan BPJS Kesehatan di Jakut Rp 18,6 Miliar

Total tunggakan BPJS Kesehatan dari 29.088 jiwa di Jakarta Utara sebesar Rp 18.639.339.842

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Polres Jakut Musnahkan 10 Kg Sabu

Narkotika tersebut disembunyikan dalam kotak kosmetik.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Sudah Tiga Hari UNHCR Tidak Beri Makan Pencari Suaka

UNHCR terkesan menghindar bahkan cenderung melakukan pembiaran terhadap para pencari suaka.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Warga Antre Ziarah Makam Habibie

Masyarakat mengantre untuk berziarah ke makam BJ Habibie usai upacara pemakaman selesai, Kamis (12/9/2019).

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Arus Lalin Kalibata Dialihkan, Jalan Lingkungan Macet Parah

Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Kalibata yang dialihkan terkait acara pemakaman almarhum Presiden RI ke-3, BJ Habibie, membuat jalan lingkungan macet.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019

Anies Mengaku Sempat Diingatkan Habibie Soal Reklamasi

BJ Habibie meminta Anies hati-hati dalam menangani reklamasi di pesisir pantai utara Jakarta.

MEGAPOLITAN | 12 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS