Trotoar Nyaman dan Jalur Sepeda Dorong Penggunaan Transportasi Ramah Lingkungan
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Trotoar Nyaman dan Jalur Sepeda Dorong Penggunaan Transportasi Ramah Lingkungan

Senin, 16 September 2019 | 15:07 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Salah satu permasalahan pelik di ibukota Jakarta saat ini adalah persoalan kemacetan lalu lintas dan polusi udara yang menjadi momok bagi warganya. Bahkan tak jarang Jakarta berada di peringkat pertama kota terpolusi dari situs Air Visual dan masih dalam kategori macet cukup tinggi dari situs TomTom ataupun Inrix.

Penataan yang kini tengah dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan membuat trotoar yang ramah disabilitas, nyaman, dan dilengkapi penghijauan serta jalur sepeda merupakan salah satu strategi untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi ramah lingkungan.

Pengamat perkotaan Yayat Supriatna menyebutkan saat ini pemerintah daerah Jakarta perlu mendorong kultur gaya hidup sehat dengan menyediakan fasilitas publik dan ruang terbuka hijau lebih banyak.

"Salah satunya adalah penyediaan trotoar yang nyaman dan jalur sepeda di daerah pusat perkantoran, perbelanjaan, dan daerah wisata agar masyarakat yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi bisa beralih menggunakan transportasi umum ramah lingkungan," ujar Yayat, Senin (16/9/2019) kepada Beritasatu.com.

Ia menyebutkan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di atas badan trotoar juga harus dibuat dengan perencanaan dan penataan matang seperti membuat zonasi merah, kuning, dan hijau menyesuaikan lebar trotoar dan kepadatan pengguna jalan di jalur trotoar tersebut.

"PKL yang sifatnya portabel harus representatif, tidak kumuh, dan jorok di trotoar yang lebarnya memadai. Zona merah yang padat akan kemacetan seperti Tanah Abang dan Tharmin juga harus ditata dengan baik agar masyarakat umum tidak dirugikan," tuturnya.

Yayat menyebutkan harus ada sinergisitas kebijakan antara Pemprov DKI Jakarta dengan stakeholder terkait untuk menyediakan fasilitas pendukung transportasi umum seperti trotoar, jalur sepeda, dan ruang terbuka hijau.

Sedangkan pengamat tata kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga, juga melihat kebijakan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta saat ini dengan sering mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) dengan pergub dan ingub membuat kerancuan di tengah masyarakat.

"Secara teknis pemerintah daerah seharusnya tinggal melaksanakan apa yang sudah tercantum dalam RTRW dan RDTR 2030 dalam membangun kota Jakarta sampai dengan tahun 2022 dan menegakkan aturan yang sudah ada, bukan mengubah-ubah (melanggar kemudian merevisi) RTRW-RDTR dan mengeluarkan pergub/ingub terlalu banyak dan tidak efektif," ujar Nirwono.

Perihal pengadaan jalur sepeda disebutkannya tetap harus mengedepankan budaya gerakan hidup sehat dengan lebih rutin melaksanakan hari bebas kendaraan bermotor setiap akhir pekan maupun memberikan contoh di mana ASN Pemprov DKI Jakarta harus menggunakan transportasi publik di hari tertentu.

"Untuk jalur sepeda ada tiga jenis misalkan jalur sepeda (bike path) yang bisa berdiri sendiri seperti di Kanal Banjir Timur atau bagian dari trotoar seperti di Sudirman atau Bintaro Jaya," tambah Nirwono.

Lebih lanjut Nirwono menjelaskan jalur sepeda (bike lane) yang banyak dibuat di samping kiri jalan pada umumnya seperti di Jalan Melawai Raya atau Alam Sutera. Dan ada pula rute sepeda (bike route) yang hanya berupa gambar marka/simbol sepeda di persimpangan dan sisi kiri jalan seperti yang terdapat di lingkungan permukiman Pondok Indah.

Pengamat Transportasi, Azaz Tigor Nainggolan ketika dikonfirmasi Senin (16/9/2019) pagi juga menyebutkan Pemprov DKI Jakarta harus menyediakan armada transportasi publik yang nyaman layaknya transportasi taksi online yang tengah diminati di Jakarta.

"Standar kendaraan atau transportasi umum yang melayani hingga permukiman (seperti KWK, APB, dan angkot lainnya) warga juga tentu harus layaknya taksi online atau minimal seperti Transjakarta agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadinya," kata Tigor.

Dikatakannya penerapan perluasan ganjil genap yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di 25 ruas jalan ibu kota Jakarta tetap tidak akan efektif apabila tidak didukung peremajaan atau revitalisasi terhadap armada kendaraan umum yang ada saat ini.

"Output-nya adalah agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadinya ke layanan armada transportasi umum dengan segera meningkatkan kualitas armada yang masih kurang layak saat ini dan membenahi dan fasilitas pendukung lainnya," tandasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Punya Satu Fraksi, PSI Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Tangsel

"Bagi mereka yang dinyatakan lolos dalam konvensi ini akan mendapatkan dukungan resmi PSI tanpa harus membayar satu rupiah pun," kata Andreas.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Sepekan Perluasan Gage, Mencatat 8.101 Pelanggar

Selama satu pekan penerapan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem ganjil genap mencatat 8.101 pelanggar.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

DKI Potong Tunggakan Pajak hingga 50%

Kebijakan ini dilaksanakan hingga 30 Desember 2019.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Korban Kecelakaan Tol Jagorawi Dibawa ke Kampung Halamannya

Korban sempat dibawa ke rumah duka Sinar Kasih, Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Sepekan, Polisi Tilang 8.621 Pelanggar Gage

Jumlah penindakan terbanyak terjadi pada hari ketiga atau 11 September, yang mencapai 2.026 pelanggar.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Perluasan Gage, Pengurangan Volume Kendaraan Belum Penuhi Target

Jumlah penumpang Transjakarta yang melayani koridor penerapan gage mengalami peningkatan 16,46%.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Komnas HAM Jadi Mediator Sengketa Lahan UIII

Mereka tetap menghendaki besaran santunan yang sesuai dengan apa yang mereka hasilkan di lahan ini.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Trotoar di Tengah Kalimalang, Dinas: Salah Perencanaan

Keberadaan trotoar di median Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Jakarta Timur, dipicu kesalahan perencanaan oleh pengembang Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Sanksi Derek Belum Ampuh Kurangi Parkir Liar

Pelanggaran parkir liar justru bertambah banyak pada tahun 2019.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Hari Ini Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah Berawan

BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan di wilayah DKI Jakarta pada Senin (16/9/2019) pagi hingga malam hari.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS