Bentuk Perusahaan Gabungan Integrasi Transportasi Publik, PT MRT Miliki Saham 51%
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Bentuk Perusahaan Gabungan Integrasi Transportasi Publik, PT MRT Miliki Saham 51%

Senin, 9 Desember 2019 | 10:55 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sepakat membentuk perusahaan gabungan atau joint venture untuk mengurusi integrasi transportasi publik di kawasan Jabodetabek.

Meski nama perusahaan baru tersebut belum dapat ditetapkan, namun PT MRT Jakarta akan menjadi leading sector. Karena nantinya, PT MRT Jakarta akan memiliki saham sebesar 51 persen, sedangkan saham PT KAI sebeser 49 persen.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan hal tersebut. Dengan ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara PT KAI dan PT MRT Jakarta di Balai Kota hari ini, maka rencana integrasi transportasi publik di Kota Jakarta memasuki babak baru.

“Hari ini ditandatanganinya HoA. PT MRT Jakarta dan PT KAI akan membentuk perusahaan joint venture. Yang ownership (kepemilikannya) 51 persen di MRT dan 49 persen di KAI. Yang nantinya akan mengatur stasiun-stasiun di kawasan Jakarta,” kata Anies Baswedan seusai acara penandatanganan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Selain itu, dengan adanya penandatanganan HoA tersebut, angkutan kereta api dengan angkutan darat di Jakarta akan terintegrasi dengan baik. Dengan begitu, jutaan penduduk Jakarta dapat berpindah dari satu moda ke moda lain secara lebih leluasa dan mudah.

“Integrasi ini akan dilakukan dalam aspek manajemen, aspek rute dan tiket. Juga akan ada integrasi pengelolaan kereta commuter line dan pengaturan KA Bandara. Dengan integrasi ini, maka yang sekarang menggunakan kereta api sekitar 1,2 juta orang dan angkutan darat 980.000 orang per hari, nantinya akan bisa menikmati integrasi transportasi publik dalam satu kesatuan,” jelas Anies Baswedan.

Rencana pembentukan perusahaan gabungan integrasi publik ini diharapkannya dapat terealisasi dengan cepat. Secepat pembentukan HoA yang dilakukan dalam waktu kurang dua bulan.

“Dalam waktu kurang dari dua bulan, kita sudah tuntas sampai HoA. Terima kasih untuk PT KAI yang sangat membantu dalam proses ini. Begitu juga dengan pihak-pihak lainnya, termasuk PT MRT Jakarta,” ujar Anies Baswedan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Joint Venture MRT Jakarta dan KAI Kelola Stasiun dan TOD

Diharapkan dua tahun ke depan semakin banyak warga Jakarta yang tertarik tinggal di kawasan TOD.

MEGAPOLITAN | 9 Desember 2019

Dirut PT MRT Jakarta Optimistis Perusahaan Gabungan Beroperasi Awal 2020

Tiga bulan setelah perusahaan terbentuk dan beroperasi, sudah harus ada rencana integrasi transportasi publik di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 9 Desember 2019

Pemkot Bekasi Hentikan Program Kartu Sehat

Penghentian Kartu Sehat berbasis NIK bersifat sementara, karena pemda sedang merumuskan kebijakan pelayanan kesehatan yang tidak tumpang tindih dengan JKN.

MEGAPOLITAN | 9 Desember 2019

KAI dan MRT Jakarta Joint Venture Integrasikan Transportasi Jabodetabek

Penandatanganan merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar pengelolaan moda transportasi di Jabodetabek di bawah Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 9 Desember 2019

Pemprov DKI Diminta Jelaskan Secara Detail Urgensi Kebutuhan Komputer

Aplikasi yang menggunakan data besar, seperti untuk pemesanan tiket, boleh jadi membutuhkan komputer dengan kemampuan I/O.

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019

Anggaran Pengadaan Komputer DKI Jangan Sekadar untuk Habiskan Bujet

Mengelola data center sendiri memerlukan biaya yang besar, antara lain untuk perawatan data center, bandwidth, dan backup.

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019

DPRD DKI Temukan Anggota TGUPP Jadi Dewas di 7 RSUD

Temuan itu diperoleh dalam penyisiran anggaran untuk Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019

Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Tilang Elektronik

Batas kecepatan yang berlaku di jalan Tol Jakarta-Cikampek ini adalah 60 kilometer. Jika melebihi batas, pengendara akan dikenakan sanksi.

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019

Pemkab Bogor Gelar Kegiatan Green and Clean 2019

Kegiatan Bogor Kabupatenku Green and Clean sendiri merupakan implementasi pengelolaan lingkungan pemukiman dan sekolah di Kabupaten Bogor.

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019

Dinkes DKI Siapkan Obat HIV di Puskesmas

Sebanyak 50.000 masyarakat Jakarta mengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus).

MEGAPOLITAN | 8 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS