Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 | 23:59 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang pria bernama Dandrid Selman Fandoe (54) mengalami sakit, kejang dan terkapar di lantai Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban bukan terjangkit virus corona (Covid-19) yang sedang mewabah, melainkan sakit darah tinggi dan diabetes.

"Bukan covid, tetapi darah tinggi dan punya gula (diabetes)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (30/3/2020).

Dikatakan Yusri, pihak Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya mulanya menerima laporan adanya orang sakit dari SPKT Polda Metro Jaya, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Menurut informasi dari orang di sekitar pasien (korban), saat sedang berdiri di dekat SPKT, tiba-tiba pasien jatuh dan kejang, kemudian tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, hasil pemeriksaan awal tekanan darah korban sekitar 180/100. Selanjutnya, pihak SPKT menghubungi ambulans gawat darurat untuk mengevakuasi korban.

"Yang bersangkutan (korban) sudah dibawa ke Rumah Sakit Siloam Semanggi," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jumlah Positif Covid-19 di Kota Bogor Melonjak

Total jumlah positif sebanyak 18 orang, jumlah pasien meninggal menjadi empat orang, dan dua pasien dalam pemantauan (PDP).

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Sebut Pelarangan Bus AKAP Bagian dari Pembatasan Covid-19

Anies mengatakan salah satu poin utama pembatasan pengoperasian bus AKAP karena Jakarta adalah epicentrum Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan: DKI Sudah Siapkan Skenario Karantina Wilayah

Anies Baswedan menegaskan pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di DKI Jakarta, termasuk karantina wilayah.

MEGAPOLITAN | 3 Mei 2019

PDIP Jaksel Bergotong Royong Lawan Corona

Penyemprotan ini bakal dilakukan selama sebulan penuh dengan jadwal sepekan tiga kali. Diharapkan masyarakat dapat terhindar dari virus yang mematikan ini.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Pemkot Depok Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok membuat keputusan untuk tidak melakukan karantina wilayah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

DKI Batal Setop Layanan Bus Umum

Kepala Badan Pengelola Transjakarta Jabodetabek (BPTJ) hingga saat ini belum mengeluarkan surat pemberhentian tersebut.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan Sebut 283 Pemulasaran dan Pemakaman Gunakan Protap Covid-19 di Jakarta

Menurut Anies Baswedan sejak 3 Maret - 29 Maret 2020 total ada sebanyak 283 pemulasaran dan pemakaman jenazah yang dilakukan menggunakan protap Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anggota PDIP DPRD DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Jakbar

Penyemprotan disinfektan dilakukan di lima kecamatan di Jakbar, yakni Grogol Petamburan, Kembangan, Kebon Jeruk, Taman Sari dan Kecamatan Palmerah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Kemhub Tunda Pelarangan Bus AKAP Jabodetabek

Kemhub menunda pelaksanaan kebijakan pelarangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk tidak keluar masuk Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan: DKI Sudah Jalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa Provinsi DKI Jakarta sudah menjalankan pembatasan sosial berskala besar sebagaimana arahan dari Presiden.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS