Wali Kota Bima Arya Sebut Penumpukan di Stasiun Bogor, Efek Jakarta
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Wali Kota Bima Arya Sebut Penumpukan di Stasiun Bogor, Efek Jakarta

Senin, 8 Juni 2020 | 14:33 WIB
Oleh : Vento Saudale / JAS

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut membeludaknya antrean calon penumpang KRL di Stasiun Bogor imbas dari kelonggaran aktivitas perkantoran dan perniagaan di DKI Jakarta.

Hal itu dikatakan Bima saat meninjau Stasiun Bogor, Senin (8/6/2020). Ia menilai, penambahan volume penumpang melonjak sekitar 10 persen disebabkan pelonggaran aktivitas di Jakarta.

"Jadi ini adalah efek mulai dibukanya beberapa kantor di Jakarta per hari ini. Penambahannya 10 persen di sini. Tadi dilaporkan petugas di sini sudah maksimal, walaupun kalau dari foto kelihatan lebih padat. Tapi tadi semaksimal mungkin sudah diterapkan social distancing melalui jaga jaraknya. Saya besok pagi akan cek lagi ke sini," ujar Bima.

Menurut Bima harus ada kebijakan di Jakarta terutama dari kantor-kantor. Mereka pasti punya data pekerja dari Bogor dan sebagainya.

"Nah, sebaiknya ada kebijakan dispensasi, supaya dari Bogor ini tidak berangkat bersamaan. Dari Bogor ini dibuat sif. Ya, kalau semuanya sama perlakuannya akan seperti ini," ucapnya.

Bima juga mengungkapkan ada penambahan sekitar ada 11 bus dari BPTJ disediakan di Terminal Baranangsiang. Namun, ia menganggap penyediaan itu tidak akan maksimal karena ada ratusan penumpang KRL.

"Jadi kuncinya dua. Pertama memang pengaturan di sini harus lebih detail lagi. Untuk jaga jarak, tadi saya sarankan menambah marka marka lebih luas, lebih banyak lagi," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Terminal Bus di Jabodetabek Kembali Layani AKAP

Dari sembilan terminal bus, hanya dua terminal yang belum melayani AKAP yakni terminal Jatijajar epokdan Plawad Tangerang.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

Politikus Golkar Beri 4 Masukan untuk PSBB Transisi di DKI

Masyarakat harus terus diingatkan bahwa pandemi virus corona masih ada sehingga potensi penularan juga masih ada.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

Pemkot Bogor Belum Perbolehkan Ojek Online Angkut Penumpang

Jika ojek online belum diperbolehkan angkut penumpang, Pemkot Bogor sudah memperbolehkan mal untuk beroperasi.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

Masyarakat Jangan Panik Urus Perpanjangan SIM

Polisi masih menerapkan sistem kuota sesuai kapasitas ruang pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di kantor Satpas untuk pemohon SIM.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

Sistem Ganjil-Genap Belum Berlaku

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa sistem ganjil genap untuk kendaraan roda empat dan roda dua belum berlaku di masa PSBB transisi ini.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

Antrean Panjang di Stasiun Bogor, Sebagian Penumpang Pilih Pulang

Penumpukan ini terjadi dikarenakan adanya pembatasan jumlah penumpang di dalam kereta dan diberlakukannya physical distancing.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

PSBB Transisi, Anies: Taati Protokol Kesehatan

"Kalau tidak pakai masker memang ada denda Rp 250.000, tapi ini bukan soal dendanya, ini soal pencegahan penularannya," tandas Anies.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020

PSBB Transisi, Anies Minta Kantor Berlakukan Aturan Dua Shift untuk Karyawan

Gubernur DKI minta aturan kantor DKI dua gelombang.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020


Naik Drastis, 22 Kasus Baru Positif di Kabupaten Bogor

Jumlah pasien positif berasal dari klaster Pasar Cileungsi berjumlah 20 orang.

MEGAPOLITAN | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS