Ini Peran dan Rencana Kelompok John Kei Saat Serang Kediaman Nus Kei
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Ini Peran dan Rencana Kelompok John Kei Saat Serang Kediaman Nus Kei

Selasa, 23 Juni 2020 | 20:01 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya mengungkap, kelompok John Kei melakukan perencanaan dan berbagi peran dalam melakukan penyerangan ke kediaman Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang dan penganiayaan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Ada enam pelaku penganiayaan yang berujung tewasnya korban Yustus Corwing Rahakbau, sementara rekannya Erwin alias Angky mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

"Sampai saat ini 30 orang masih diperiksa, termasuk John Kei sendiri. Dari hasil pengembangan pemeriksaan, ada beberapa temuan yang kita dapatkan, pertama bagaimana mereka merencanakan aksi ini mulai dari mengumpulkan, mengarahkan, dan membagi tugas masing-masing, sampai membagi beberapa klaster-klaster yang ada," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan Yusri, klaster pertama di Duri Kosambi, kedua di Green Lake City, ketiga di Jalan Tytyan Utama X para pelaku standby, dan beberapa tempat lainnya.

"Tujuannya mereka untuk mencari sasaran-sasaran yang dia rencanakan, siapa-siapa saja yang dijadikan target, termasuk didalamnya adalah Nus Kei sendiri ya," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ada enam pelaku yang beraksi di Duri Kosambi. Empat berhasil ditangkap, dan dua orang masih buron.

"Dari hasil pemeriksaan kita pilah, pertama ada enam pelaku di sana yang membacok korban inisial Y dan inisial A yang jadi korban. Pelaku inisial J, H, dan K, ini yang bertugas melakukan pembacokan kepada dua korban tersebut ya, satu meninggal dunia dan satu terputus jarinya. Satu lagi inisial B. B ini tugasnya saat korban jatuh sempat melindas pakai kendaraan mobil itu. Kemudian, M dan T sekarang ini DPO (daftar pencarian orang) masih dikejar. Dua yang di Kosambi DPO masih pengejaran untuk diketahui perannya dia," katanya.

Yusri melanjutkan, ada sekitar 25 orang yang berangkat melakukan penyerangan ke kediaman Nus Kei, di Green Lake City. "Tujuannya mencari Nus Kei, saat itu ada 25 orang berangkat ke sana. Ini masih ada beberapa yang DPO, saya belum bisa sebutkan. Sekarang semua masih kita dalami, mudah-mudahan ada perkembangan bagaimana perannya, termasuk saksi lainnya," jelasnya.

Menurut Yusri, polisi juga masih memburu satu orang pelaku yang membawa senjata api, identitasnya sudah dikantongi. "Namanya kita sudah tahu dan kita masih pengejaran yang bersangkutan pemegang senpi itu," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kabupaten Bekasi Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Masih ada 14 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang tersebar di delapan kecamatan.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Putus Penyebaran Covid-19, Polrestro Bekasi Gelar Tes Cepat di Pasar

Polrestro Bekasi melakukan tes cepat (rapid test) terhadap para pedagang dan pengunjung di pusat perbelanjaan Sentra Grosir Cikarang (SGC).

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

2 Anggota Kelompok John Kei Positif Narkoba

Polda Metro Jaya, memeriksa urine 30 anggota kelompok John Kei yang menjadi tersangka kasus penyerangan kediaman Nus Kei. Hasil sementara, dua positif narkoba.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Nus Kei Mau Damai dengan John Kei, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Nus Kei sempat melontarkan pernyataan mau berdamai dengan John Kei. Namun menurut polisi kasusnya merupakan pidana murni sehingga proses hukum tetap jalan.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

14 Pasar di Jakarta Utara Diperiksa, 3 Positif Covid-19

Hasil pemeriksaan 14 pasar di Jakarta Utara sementara diketahui tiga orang positif virus corona atau Covid-19.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Kuasa Hukum Sebut John Kei Tidak Memberi Perintah

John Kei dan kawan-kawan telah menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan senjata tajam sejak Senin malam hingga Selasa siang.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pemkot Depok Izinkan Kegiatan Olahraga

Kota Depok saat ini sudah berada dalam zona kuning menuju zona hijau.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pasar di Depok Fokus Terapkan Protokol Kesehatan

Seluruh pasar di Depok telah dilakukan penyemprotan dan disediakan tempat mencuci tangan yang higienis

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pemkot Bekasi Gelar CFD 5 Juli

Pemkot Bekasi akan membuka kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor ("car free day"/CFD) mulai 5 Juli 2020 mendatang.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Ketua DPRD DKI Minta CFD Ditinjau Ulang

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak ingin CFD menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS