Disdik DKI Akan Buka Kembali PPDB Bagi Siswa Satu RW dengan Sekolah

Disdik DKI Akan Buka Kembali PPDB Bagi Siswa Satu RW dengan Sekolah

Selasa, 30 Juni 2020 | 20:25 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyebutkan, bagi calon peserta didik yang saat ini berada dalam satu rukun warga (RW) dengan sekolah tujuan, Disdik DKI Jakarta kembali membuka jalur zonasi untuk bina RW sekolah dengan menambahkan kuota rasio di setiap kelas dari 36 siswa menjadi 40 siswa.

“Jalur ini untuk anak-anak yang tinggal satu RW dengan sekolah,” ujar Nahdiana.

Penambahan jalur ini, kata Nahdiana telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan kebijakan baru ini tidak mengganggu porsi jalur prestasi yang sudah ditetapkan. Jalur ini akan dibuka pada 4 Juli 2020 dan lapor diri pada 6 Juli 2020 dengan menggunakan seleksi usia serta khusus peruntukan bagi lulusan 2020.

Nahdiana mengatakan, pelaksanaan PPDB di DKI Jakarta mengacu pada aturan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 dan Pergub Nomor 3 Tahun 2019 yang diterjemahkan dalam Juknis Nomor 501 Tahun 2020, khusus zona ditetapkan dalam juknis nomor 506.

Nahdiana menuturkan, seleksi diterapkan di DKI Jakarta ini juga mempertimbangkan daya tampung sekolah negeri terbatas. Untuk daya tampung lulusan SD ke SMP hanya 46 persen, sedangkan untuk SMP menuju SMA/SMK hanya 32 persen. Sementara peminatnya calon peserta didik masuk negeri sangat tinggi hingga saat ini sudah ada 332.000 calon peserta didik yang mengajukan akun dalam pendaftaran. Namun yang sudah diterima melalui jalur afirmasi sampai jalur zonasi ada 146.230 peserta didik di semua jenjang yang telah melapor diri.

“Kami ingin PPDB ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, tentunya dengan koordinasi-koordinasi kami di masyarakat, DKI Jakarta juga ini PPDB 2020 ini untuk seluruh lapisan masyarakat. Di sini pada jalur afirmasi dan zonasi ada pendekatan yang dilakukan DKI Jakarta berbeda dengan daerah lain,” papar Nahdiana.

Nahdiana menjelaskan, jalur zonasi yang ditetapkan di DKI ini dengan zona sekolah. Artinya daftar sekolah yang terletak di kelurahan sama atau kelurahan tetangga dengan domisili calon peserta didik. Saat ini DKI Jakarta memiliki 267 zona di setiap jenjang pendidikan yang ditetapkan sejak 2017 hingga 2020. Namun, khusus tahun ini setelah menggunakan zona juga menggunakan pertimbangan kriteria usia, sedangkan tahun sebelumnya, jalur zona dan menggunakan pertimbangan nilai UN.

“Apapun seleksinya kita tetap mengacu daya tampung sekolah, tentu ada yang tertinggal. Dengan jalur usia ini seolah-oleh DKI tidak menerapkan zonasi tetapi langsung memeringkat usia,” papar Nahdiana.

Terbatasnya daya tampung sekolah negeri DKI Jakarta ini, sehingga anak dalam satu zona tidak semua tertampung di sekolah negeri. Nahdiana juga menyebutkan, jalur zonasi yang diterapkan DKI Jakarta 40 persen sebetulnya juga telah ter-cover di jalur afirmasi. Pasalnya, jalur afirmasi yang semestinya 20 persen ditingkatkan menjadi 25 persen dengan harapan bisa menampung masyarakat yang berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah bawah.

Nahdiana menjelaskan, pendekatan untuk jalur afirmasi dan zonasi ini sama, yakni pendekatan menggunakan zona dan kriteria usia dengan harapan seluruh lapisan masyarakat di dalam zona bisa dapat terserap dalam jalur tersebut. Sedangkan masyarakat yang berprestasi dan mempunyai akademis baik akan masuk di jalur prestasi yang dibuka tidak berbasis zona dengan kuota 20 persen mulai pada Rabu, 1 Juli 2020, sesuai jadwal telah ditetapkan.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kembangkan E-Order Bantu UKM di Masa Pandemi, Wagub Apresiasi Bank DKI

E-order merupakan sebuah marketplace yang akan menyambungkan para pelaku UKM dengan Pemerintah Provinsi.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

DKI Tutup Pasar Per Zona Jika Pedagang Positif Covid-19

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan pihaknya akan menutup pasar per zona jika pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Pemkot Bekasi Raih Opini WTP Kelima Kalinya

Kota Bekasi menjadi satu dari empat kota/kabupaten yang meraih penilaian opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 di Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Tes Cepat Covid-19, PPSU Abaikan Jarak Aman

Antrean panjang terjadi karena proses pelaksanaan tes cepat ada beberapa alur tahapan.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Telur Bantuan Sosial Membusuk, Ini Penjelasan Kantor Pos Depok

Telur sebanyak 300 kilogram tersebut tidak berhasil diantarkan ke penerima sehingga diputuskan untuk dimusnahkan setelah berada di dalam gudang selama seminggu.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Underpass Senen Ditutup, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Underpass Senen ditutup selama sebulan sehubungan adanya pekerjaan pembangunan underpass Senen extension.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Angka Kehamilan Meningkat, Pemkab Tangerang Bagikan 7.000 Alat Kontrasepsi Gratis

Alat kontrasepsi gratis disediakan Pemkab Tangerang di 200 layanan kesehatan masyarakat.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Polrestro Depok Buru Pelaku Penculikan Anak

Dari delapan anak yang diculik, empat anak diantaranya berhasil melarikan diri setelah diajak untuk bermain turnamen game online.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

Hari Ini, DKI Catat Penambahan 198 Kasus Positif Covid-19

Hari ini, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 198 kasus. Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 11.278 kasus

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020

142 Pedagang Pasar di Jakarta Positif Covid-19

Hal ini berdasarkan hasil tes swab yang sudah dilakukan di 68 pasar di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS