Djoko Tjandra Kantongi KTP, Ini Penjelasan Lurah Grogol Selatan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Djoko Tjandra Kantongi KTP, Ini Penjelasan Lurah Grogol Selatan

Selasa, 7 Juli 2020 | 06:51 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penerbitan KTP elektronik atau e-KTP Djoko S Tjandra, menjadi sorotan belakangan ini. Buronan perkara pengalihan hak tagih Bank Bali itu bisa mengantongi e-KTP setelah melakukan perekaman foto dan sidik jari di Kelurahan Grogol Selatan. KTP itu kemudian dipakai untuk mendaftarkan permohonan peninjauan kembali (PK), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Lurah Grogol Selatan Asep Subahan, mengatakan, Djoko Tjandra bisa mengantongi KTP elektronik karena identitasnya masih tercatat di sistem Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Perihal penerbitan KTP elektronik Pak Djoko Tjandra ini yang perlu kami luruskan bahwa kami dari Kantor Kelurahan Grogol Selatan, secara sistem memang Pak Djoko, sistem pendudukan dan catatan sipil yang ada di Kantor Kelurahan Grogol Selatan itu, masih tercatat sebagai warga Kelurahan Grogol Selatan," ujar Asep, Selasa (7/7/2020).

Dikatakan Asep, Djoko Tjandra melalui pengacaranya bernama Anita menghubunginya dan menanyakan apakah status kependudukan Djoko Tjandra masih tercatat sebagai warga Grogol Selatan. Selanjutnya, karena masih terdaftar Djoko Tjandrameminta dibuatkan KTP elektronik dengan syarat harus hadir perekaman foto, sidik jari, membawa KTP lama, dan kartu keluarga.

"KTP elektronik ini domainnya kependudukan dan catatan sipil, persyaratan utamanya harus yang bersangkutan hadir karena ini perlu perekaman (foto) KTP dan sidik jari. Jadi perlu saya garis bawahi secara sistem, nomor induk kependudukan (NIK) Pak Djoko masih tertera di Kantor Satpel Kependudukan Catatan Sipil yang ada di Kelurahan Grogol Selatan, dan saluran satpel ini terhubung nasional jadi ke semua sistem terbaca. Begitu kita memasukan NIK seseorang akan tertera satu NIK, jadi tidak ada NIK ganda," ungkapnya.

Asep menyampaikan, Djoko yang mengenakan jas, ditemani Anita ketika datang ke Kelurahan Grogol Selatan, sekitar pukul 08.00 WIB, tanggal 8 Juni 2020 lalu. Karena pelayanan sudah dibuka sejak pukul 07.00 WIB, maka Djoko Tjandra bisa langsung membuat e-KTP.

"Saya arahkan di ruang tunggu pelayanan, saya tanya petugas apakah sudah siap, saya arahkan langsung foto dan merekam sidik jari," katanya.

Menurut Asep, proses pembuatan e-KTP kurang dari satu jam. "Karena begitu dia datang, pelayanan sudah buka jam 07.00, sesuai aturan untuk pelayanan catatan sipil pasca-diterbitkan PSBB Transisi. Jadi jam 07.00 sudah standby kita melakukan pelayanan. Pak Djoko datang, nomor urutnya belom ada orang, sehingga kita arahkan perekaman," tambahnya.

Tidak Tahu Djoko Buronan

Asep mengaku, tidak mengetahui kalau Djoko Tjandra ternyata merupakan seorang buronan. Dia menganggap Djoko Tjandra merupakan warga biasa yang hendak membuat e-KTP sehingga dilayani.

"Nggak tahu kita (dia buronan), tahunya baru kemarin setelah ramai, karena kami anggap dia warga biasa yang perlu pelayanan kami layani. Jadi tak ada kami istimewakan dia. Kita arahkan dia ke petugas layanan PTSP, itu saja. Dalam sistem kita memang tidak terbaca seseorang ini DPO atau pun terpidana, buronan segala macam, jadi yang kita tanyakan NIK-nya itu apakah nama itu masih ada? Ternyata masih ada, jadi tidak ada semacam alert atau peringatan bahwa KTP itu jangan diproses," jelasnya.

Asep menegaskan, secara sistem Djoko Tjandra masih terdata sebagai warga Kelurahan Grogol Selatan. "Jadi digarisbawahi, kita tidak mencetak KTP atas nama Pak Djoko Tjandra, tapi kita menerbitkan e- KTP atas nama pak Djoko yang namanya masih ada di sistem kependudukan dan catatan sipil," tandasnya.

Diketahui, setelah mengantongi e-KTP Djoko bersama kuasa hukumnya langsung mendaftarkan PK di PN Jakarta Selatan, tanggal 8 Juni lalu.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bogor Kembali Swab Test 200 Penumpang KRL

Pemkot Bogor melakukan "swab test" Covid-19 mandiri di Stasiun Besar Bogor. Sebanyak 200 penumpang KRL menjalani tes PCR.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Anies Diminta Perhatikan Kepentingan Nelayan

Anies diminta memperhatikan kepentingan para nelayan, terkait pemberian izin reklamasi Ancol.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Komplotan Curanmor Bersenjata Airsoft Gun Dibekuk Polsek Bekasi Kota

Anggota Reskrim Polsek Bekasi Kota, Polrestro Bekasi Kota, membekuk komplotan spesialis curanmor yang membawa "airsoft gun" saat melakukan aksinya.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Cegah Klaster Covid-19 KRL, Wakil Wali Kota Depok Minta Ada Pengaturan Jam Masuk Kantor

Wakil Wali Kota Depok meminta aktivitas di perkantoran memakai jam kerja sif, untuk menjaga ketertiban dan mencegah adanya klaster Covid-19 di KRL.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Naik-Turun Pengguna KRL Stasiun Bekasi Diatur Kembali

Pemkot Bekasi meminta pengelola Stasiun Bekasi agar mengatur pergerakan pengguna KRL, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Raya Perjuangan .

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Masa Berlaku SIM Tak Lagi Berdasarkan Tanggal Lahir

Masa berlaku SIM akan berdasarkan tanggal pencetakan.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Ojol di Depok Resmi Boleh Angkut Penumpang

Pengemudi ojek "online" (ojol) di Kota Depok resmi diperbolehkan kembali mengangkut penumpang di masa PSBB dengan menerapkan ptotokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

KAI Operasikan Kembali Kereta Argo Parahyangan

KAI menambah tiga kereta api (KA) jarak jauh untuk melayani masyarakat dari dan menuju Jakarta serta ke berbagai rute lainnya termasuk Argo Parahyangan.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Ojol di Tangerang Raya Belum Bisa Angkut Penumpang

Ojol dan ojek konvensional masih dilarang mengangkut penumpang di wilayah Kota Tangerang karena diterapkannya PSBB.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Nonreaktif, Hasil Tes Keluarga yang Undang Rhoma Irama Pentas di Bogor

Surya Atmaja mengundang Rhoma saat pesta khitanan anaknya di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS