Peminat Tinggi, Bus dari Stasiun KRL Akan Jadi Reguler
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Peminat Tinggi, Bus dari Stasiun KRL Akan Jadi Reguler

Selasa, 14 Juli 2020 | 18:52 WIB
Oleh : Mikael Niman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemhub) sejak pertengahan Mei 2020 telah mengerahkan bus-bus gratis untuk mengangkut para pengguna yang tak tertampung di kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek.

Sejauh ini, keberadaan bus tersebut cukup mampu mengatasi penumpukan penumpang saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi masih diberlakukan di wilayah Jabodetabek. Penyediaan bus gratis bagi pengguna KRL tersebut tidak menutup kemungkinan, akan menjadi layanan bus reguler.

“Sudah kami informasikan, jika kebutuhan terus meningkat dan muncul demand yang konsisten, tidak menutup kemungkinan akan kami luncurkan layanan bus reguler,” kata Kepala BPTJ, Polana B Pramesti, Selasa (14/7/2020).

Diketahui, pelaksanaan PSBB transisi di Jabodetabek kerap terjadi lonjakan penumpang KRL pada waktu-waktu tertentu. Sementara, kapasitas penumpang KRL dibatasi maksimal 35-45 persen untuk memenuhi ketentuan jaga jarak fisik sehingga mengakibatkan terjadi penumpukan penumpang.

“Memang potensi demand ada, dan saat ini sedang dilakukan kajian untuk memperkuat rencana peluncuran layanan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, layanan berupa Bus Jabodetabek Residential Connexion (JR Conn). Sifat layanan Bus JR Conn ini, titik pemberangkatan bukan dari terminal bus namun diupayakan dari titik yang lebih terjangkau dari pemukiman calon penumpang menuju titik tertentu di Jakarta. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi penumpukan calon penumpang di stasiun ataupun terminal. Agustus mendatang diharapkan bus alternatif ini dapat beroperasi.

Sementara itu, Senin (13/07/2020) disiapkan 170 unit bus sebagai angkutan alternatif, tercatat hanya 1.112 penumpang yang diangkut.

Jumlah tersebut meliputi dari Bogor (Stasiun Bogor dan Botani Square Bogor) sebanyak 935 orang dan dari Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi sebanyak 177 orang.

“Dari keseluruhan armada yang disiapkan sebanyak 170 unit bus, sebanyak 150 unit di antaranya disiapkan di Bogor dan 20 unit disiapkan di Stasiun Cikarang,” katanya.

Sedangkan, unit bus yang terpakai sebanyak 77 unit bus yaitu di Bogor 65 bus dan di Stasiun Cikarang 12 bus.

“Bus-bus tersebut disiapkan oleh lintas instansi yaitu Kementerian Perhubungan sebanyak 95 unit bus besar kapasitas 45 orang penumpang dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 75 unit bus sedang kapasitas 30 orang (bus sekolah),” paparnya.

Realisasi bus angkutan gratis tersebut sebenarnya tidak berbeda banyak dengan pengoperasian ada Senin (15/06/2020), disiapkan sebanyak 82 unit bus dengan realisasi penumpang yang diangkut sebanyak 1.145 orang dan bus yang dioperasikan hanya 75 unit.

Jumlah tersebut sebagian besar dari Stasiun Bogor yaitu sebanyak 706 orang sedangkan untuk Bekasi dengan keberangkatan Stasiun Tambun dan Stasiun Cikarang sebanyak 166 orang.

Bus yang disiapkan di Tangerang hampir tidak termanfaatkan karena tidak terjadi penumpukan penumpang KRL sehingga hanya mengangkut 2 orang. Oleh karena itu, selanjutnya di Tangerang tidak lagi disiapkan layanan bus gratis.

Meski pemerintah bekerja keras agar masyarakat dapat bertransportasi secara sehat pada masa adaptasi kebiasaan baru ini, Polana tetap menghimbau agar masyarakat Jabodetabek khususnya lebih bijak bertransportasi.

“Saat ini masih menghadapi pandemi, jadi seharusnya timbul kesadaran untuk mengatur diri dalam beraktivitas,” katanya.

Polana menyebut seperti ada euforia di kalangan masyarakat menyambut adaptasi kebiasaan baru, seolah-olah tidak ada lagi ancaman Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat untuk justru lebih berhati-hati dan waspada karena wabah Covid-19 sebenarnya masih berlangsung,” imbuhnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Periksa Pemilik Warung dan Pacar Terkait Kematian Editor Metro TV

Sebanyak 23 saksi telah diperiksa, termasuk pacar dan pemilik warung di sekitar lokasi.

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Kematian Editor Metro TV, Polisi Kembali Periksa CCTV

Polisi kembali mencari rekaman kamera pengawas alias CCTV terkait kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo.

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Satu Pegawai Reaktif Covid-19, Rapat di DPRD DKI Ditunda Tiga Hari

Semua rapat fraksi dan komisi di DPRD DKI Jakarta ditunda hingga tiga hari ke depan karena salah satu staf pegawai DPRD yang reaktif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Polisi Susun Berkas Perkara John Kei Dkk

Penyidik Polda Metro Jaya, tengah menyusun berkas perkara tersangka John Kei dan kawan-kawan, terkait kasus penyerangan di kediaman Nus Kei.

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Dana BOS SD di Kota Bogor Dikorupsi, Kerugian Rp 17,2 M

Tersangka JRR merupakan seorang kontraktor untuk pengadaan delapan kegiatan ujian tingkat sekolah dasar se-Kota Bogor dalam kurun waktu selama dua tahun.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Pemerintah Masih Bahas Salat Idul Adha dan Teknis Sembelih Kurban

Pemerintah masih membahas pelaksanaan salat Idul Adha dan teknis penyembelihan hewan kurban di tengah-tengah pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Bendungan Cihud Jadi Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Bogor

Bendungan dibuat perwakilan Pramuka dari tujuh negara saat Jambore tahun 1986

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Cekcok dengan Sopir Ambulans, ASN Dishub Depok Terancam Sanksi

Selain arogansi, pemotor tersebut mengucapkan kata kasar, seperti goblok dan tolol.

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Kematian Yodi Prabowo, Polisi Periksa Isi Handphone

Polisi memeriksa telepon genggam almarhum Yodi Prabowo secara forensik untuk mencari jejak digital yang mungkin bisa membantu mengungkap teka-teki kasus itu.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Belajar Tatap Muka 4 Sekolah Bekasi Ditunda Sementara

Empat sekolah yang menjadi percontohan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kota Bekasi, pelaksanaannya ditunda sementara waktu.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS