Naik Kereta Sekarang Tidak Perlu SIKM Lagi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Naik Kereta Sekarang Tidak Perlu SIKM Lagi

Rabu, 15 Juli 2020 | 22:12 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat kini dapat lebih mudah untuk naik kereta api jarak jauh dengan relasi dari dan menuju DKI Jakarta. Hal tersebut dikarenakan syarat Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta sudah ditiadakan oleh Pemprov DKI Jakarta sejak Selasa (14/7/2020).

Mulai keberangkatan Rabu (15/7/2020), syarat SIKM digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Masyarakat diminta jujur mengenai kondisinya dalam mengisi CLM.

Selain itu masyarakat yang ingin menggunakan KA jarak jauh pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru tetap diminta untuk menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test; serta menginstal dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi.

"Diharapkan dengan perubahan syarat tersebut, dapat meningkatkan minat masyarakat untuk naik kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Secara umum, setiap pelanggan kereta api tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

“Protokol tersebut harus dipatuhi mulai dari keberangkatan, selama di dalam perjalanan, dan sampai di stasiun tujuan. Tujuannya agar kereta api menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tegas Joni.

Per tanggal 13 juli, rata-rata volume harian KA Jarak Jauh di bulan Juli adalah sebanyak 6.494 pelanggan per hari, naik 192 persen dibanding rata-rata volume harian di bulan juni sebanyak 2.223 pelanggan per hari. Kenaikan tersebut ditunjang dengan bertambahnya perjalanan KA yang dioperasikan.

“KAI akan terus menambah jumlah perjalanan kereta api secara berkala, sebagai komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api,” tutup Joni.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polresta Tangerang Buat Tanda Mirip Garis Start MotoGP Demi Jaga Jarak

Polresta Tangerang membuat garis pembatas atau garis jaga jarak untuk pengemudi sepeda motor yang dibuat mirip dengan garis start pada lomba MotoGP.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

4 Perusahaan Teken Perjanjian Pemegang Saham PT Jak Lingko Indonesia

Empat perusahaan menandatangani perjanjian pemegang saham untuk PT Jak Lingko Indonesia yang akan mengelola sistem integrasi pembayaran antarmoda transportasi.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Kembangkan Program Takota, Baznas BAZIS DKI Gandeng SMKN 63 Jakarta

"Hasil dari panen raya ini akan kita berikan kepada masyarakat DKI Jakarta," kata Ahmad Lutfi Fathulloh pada penandatanganan MoU tersebut.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pemkab Bekasi Masih Larang KBM Tatap Muka

Pemkab Bekasi masih melarang sekolah di wilayahnya melakukan kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka di ruang kelas.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

61% Orangtua Siswa SMPN 2 Kota Bekasi Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka

Sebanyak 61 persen orangtua murid SMPN 2 Kota Bekasi mengizinkan anaknya melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di ruang kelas.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Dalami Rekaman CCTV

Penyidik masih menelusuri dan mendalami rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Pemkot Wacanakan Bus Berbayar dari Stasiun Bogor ke Jakarta

Pemkot Bogor berencana membuat skema bus berbayar dari Stasiun Bogor menuju Jakarta. Tarif bus nantinya tidak lebih mahal daripada tarif KRL.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Ojek Daring di Tangerang Raya Boleh Angkut Penumpang Lagi

Para pengemudi ojek daring diminta melengkapi dengan alat penyemprot disinfektan, hand sanitizer dan pengukur suhu.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Polisi Rangkai Keterangan Saksi Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Hingga saat ini, sudah 27 saksi yang diperiksa dan penyidik terus merangkainya agar dapat mengungkap kasus ini.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020

Bekuk Pengedar, Polisi Sita 20.500 Butir Ekstasi dan Happy Five di Kalibata City

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkotika jenis ekstasi dan happy five, di Apartemen Kalibata City.

MEGAPOLITAN | 15 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS