Kabupaten Bekasi Punya Sentral Oleh-oleh Pasarkan Produk UMKM
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kabupaten Bekasi Punya Sentral Oleh-oleh Pasarkan Produk UMKM

Senin, 27 Juli 2020 | 19:27 WIB
Oleh : Mikael Niman / JAS

Bekasi, Beritasatu.com - Mengumpulkan produk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di satu tempat, merupakan salah satu cara para pelaku UMKM dapat bertahan di masa pandemi Covid-19. Tempat ini yang dijadikan sebagai sentral pemasaran produk usaha kecil se-Kabupaten Bekasi seperti batik Bekasi, makan ringan, minuman, serta kerajinan tangan.

Para pelaku UMKM mulai menitipkan produknya ke sentral oleh-oleh, Gerai Bunda Sugih (GBS), yang berlokasi di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Ruko Plaza Lodium Blok C3 Nomor 23 Simpangan, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

“Selama pandemi Covid-19, kami semua terpuruk. Penghasilan dari penjualan produk, tidak ada sama sekali alias nol rupiah,” ujar pemilik GBS, Sri Sugiarti, Senin (27/7/2020).

Sedangkan, potensi produk UMKM di Kabupaten Bekasi sangat melimpah yang butuh pemasaran yang dikelola secara profesional. Misalkan, pembuat dodol Betawi, hanya membuat dodol di saat menjelang Lebaran saja.

“Kalau membuat dodol selain Hari Lebaran, bisa tidak? Bisa, cuma mereka bingung memasarkan dodolnya ke mana? Pembuat makanan ringan dan minuman dari olahan buah mangrove juga mengalami hal yang sama, mereka mau produksi besar-besaran tapi belum tahu mau memasarkannya ke mana?” ujarnya.

Di Kabupaten Bekasi potensi konsumennya cukup banyak, seperti tamu daerah atau wisatawan. Namun sentral oleh-oleh belum ada sehingga sulit mencari oleh-oleh atau produk asli Bekasi yang bisa dibawa pulang para wisatawan maupun tamu daerah.

“Batik Bekasi, saya anggap sangat berpotensi untuk oleh-oleh khas Bekasi termasuk makanan ringan dan handycraft (Kerajinan tangan). Kami mempunyai angan-angan, di Kabupaten Bekasi memiliki sentral oleh-oleh. Setelah 10 tahun angan-angan itu, baru terealisasi sekarang,” ungkapnya.

Batik Bekasi memiliki ciri khas gambar berupa golok, bunga teratai, buah kecapi, ikan gabus dan sebagainya yang menjadi ciri khas di Bekasi.

“Berbagai macam aksesoris, handycraft, makanan minuman mencapai puluhan ribu produk, hanya saja belum ada yang mewadahi sentral UMKM. Di sini, sudah ada 120 pelaku UMKM yang tergabung dengan sistem penjualan secara konsinyasi, dengan menitipkan barang untuk dijual seperti batik Bekasi, bandeng presto, gabus pucung, sirup mangrove (bakau) dan sebagainya,” bebernya.

Diharapkan, dengan adanya GBS ini dengan mudah para tamu pemerintah daerah mencari oleh-oleh di Kabupaten Bekasi.

“Tamu DPRD atau Pemerintah Kabupaten Bekasi yang berkunjung ke Bekasi, dapat membeli oleh-oleh di tempat ini, bukan di Tanah Abang Jakarta. Kami ingin menangkap peluang ini,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tangsel Sudah Izinkan Pernikahan dan Kompetisi Olahraga

Pemkot Tangerang Selatan telah memerbolehkan penyelenggaraan pesta pernikahan dan olahraga kompetisi di wilayah tersebut.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Polda Metro Siap Amankan Iduladha

Personel Polda Metro Jaya akan melakukan pengamanan dan pengawalan terkait penerapan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Pembahasan Kontrak PLTSa Rawa Kucing Diperpanjang 3 Bulan

Pembahsan kontrak PLTSa yang rencananya akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, diperpanjang tiga bulan.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Pemprov DKI Jakarta Dapat Pinjaman Rp 12,5 T

Pemprov DKI Jakarta sebagai pusat keuangan nasional akan menggunakan sumber pembiayaan PEN ini sebagai stimulus untuk menggerakkan keuangan.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Hati-hati, Remaja Ini Alami Jari Bengkak Akibat Terimpit Cincin

Seorang remaja bernama Heriyanto (16), yang mengalami luka bengkak di jari akibat terimpit cincin, di Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Polda Metro Kerahkan 5.000 Personel Awasi Protokol Kesehatan Tiap Hari

Polda Metro Jaya, mengerahkan sekitar 5.000 personel pengamanan terkait pengawasan dan meningkatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Berikut Prosedur Penerbangan ke Luar Negeri

Apabila ditemukan indikasi suspect Covid-19, penumpang akan diperiksa lebih lanjut dan dirujuk ke Wisma Atlet.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Sanksi Denda Pelanggar Masker, Pemkot Bogor Masih Tunggu Pergub

Pemkot Bogor masih menunggu Pergub Jawa Barat terkait sanksi denda bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

Polisi Gerebek Judi Koprok di Kembangan, 3 Orang Ditangkap

Penangkapan para pelaku bermula dari informasi dan keresahan masyarakat terkait arena perjudian koprok di lokasi.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020

389 Pohon di Taman BMW Dipindah ke Kawasan Stadion JIS

Pemindahan pohon menggunakan teknik tertentu agar akar tanaman tetap utuh dan dapat hidup di tempat baru.

MEGAPOLITAN | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS