Sehari, Polisi Tilang 25 Mobil Pelat Hitam Pasang Sirine
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Sehari, Polisi Tilang 25 Mobil Pelat Hitam Pasang Sirine

Kamis, 30 Juli 2020 | 13:37 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menilang 25 mobil berpelat hitam yang memasang atau menggunakan sirine, dalam Operasi Patuh Jaya, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, setiap hari. Kebanyakan pelanggar mengaku memasang sirine atau rotator karena ingin menghindari macet.

"Untuk penindakan terhadap sirene atau strobo itu kita sudah lakukan tindakan cukup banyak. Kendaraan-kendaraan yang berpelat hitam itu setiap hari kita tindak. Sehari bisa sampai 25 kendaraan kita tilang," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Kamis (30/7/2020).

Dikatakan Sambodo, penindakan tilang kepada pengendara mobil yang memasang sirine untuk memberikan efek jera, sehingga tidak mengulangi lagi.

"Sekali lagi saya ingatkan tidak boleh kendaraan berpelat hitam menggunakan rotator atau sirine. Karena sudah diatur undang-undang kendaraan-kendaraan mana saja yang mendapatkan prioritas jalan, itu sudah diatur. Untuk mempertegas prioritas tersebut, instansi-instasi mana saja yang boleh menggunakan rotator serta warna-warna rotatornya apa, itu sudah diatur di dalam undang-undang," ungkapnya.

Semisal, tambah Sambodo, untuk kendaraan perawatan jalan dan kebersihan itu warna kuning, polisi warna biru, ambulans dan pemadam kebakaran warna merah.

"Jadi kalau kendaraan pelat hitam itu memang tidak boleh, itu akan kita tindak. Semua kendaraan berpelat hitam itu nggak boleh. Hanya kendaraan dinas itu pelatnya terlihat, itu ada kan TNI dan Polri juga itu jelas pelatnya. Selain itu kan tidak boleh," katanya.

Menyoal apa saja alasan pelanggar menggunakan rotator, Sambodo menuturkan, kebanyakan menyampaikan tidak mau terjebak macet.

"Ya tentu karena Jakarta terjadi kemacetan, mereka seolah-olah berusaha terlihat seperti petugas, sehingga mereka membuka jalan dan sebagainya. Tapi kan itu nggak boleh, itu melanggar ketentuan," katanya.

Sementara itu, Sambodo menjelaskan, hasil evaluasi selama tujuh hari Operasi Patuh Jaya, Ditlantas Polda Metro Jaya dan jajaran Satwil Lantas telah menindak 43.888 pelanggar lalu lintas dengan rincian tindakan tilang 15.472 serta teguran 28.416.

"Pelanggaran-pelanggaran yang terbanyak yang kita tindak adalah pelanggaran melawan arus dan pelanggaran di jalur busway," ucapnya.

Menurut Sambodo, Ditlantas tidak membandingkan jumlah penindakan antara Operasi Patuh Jaya tahun 2020 dengan 2019. Sebab, operasi kali ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19.

"Kita tidak bisa membandingkan Operasi Patuh Jaya 2019 dan 2020. Kenapa? Karena dilaksanakan dalam situasi yang berbeda. Operasi Patuh Jaya 2020 kita lakukan dengan (situasi) berbeda karena dilakukan di masa pandemi. Target utamanya bukan berapa jumlah tilang, tapi target utamanya bagaimana kita memberikan edukasi dan preemtif kepada masyarakat untuk lebih patuh kepada aturan lalu lintas dan lebih paham sama protokol kesehatan Covid-19. Jadi kalau dilihat dari jumlah tilang ya, pasti turun karena cara tilangnya berbeda, target operasinya berbeda," jelasnya.

Sambodo mengungkapkan, jalur busway dan bahu jalan tol di Jakarta, menjadi wilayah yang paling tinggi terjadi pelanggaran. "Tapi sekali lagi jumlah tilang nggak jadi target, yang penting ada perubahan sikap, perubahan memahami lalu lintas di titik yang rawan pelanggaran," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Sepekan Operasi Patuh Jaya, Polisi Tindak 43.888 Pelanggar Lalu Lintas

Polisi akan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

MEGAPOLITAN | 30 Juli 2020

Besok, Jokowi Salat Iduladha di Istana Bogor

Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan presiden bersama keluarga dalam menyambut Iduladha.

MEGAPOLITAN | 30 Juli 2020

Polisi Bakal Usut Kembali Kematian Yodi Prabowo kalau Ada Bukti Baru

Jika ada fakta dan bukti baru silakan sampaikan ke penyidik agar dilakukan pemeriksaan, jangan justru berspekulasi atau berpendapat tanpa dasar.

MEGAPOLITAN | 30 Juli 2020

Ini Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak di Perkantoran Jakarta

Melonjaknya kasus positif pada perkantoran di DKI Jakarta terjadi karena beberapa sebab.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Hari Keenam Operasi Patuh Jaya, Pelanggaran Melawan Arus Masih Tertinggi

Kendaraan yang melanggar pada hari keenam didominasi sepeda motor dengan jumlah 3.424 unit.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pemprov DKI Wajibkan Pelaksanaan Kurban Sesuai Protokol Kesehatan

Pemotongan hewan kurban hanya dihadiri oleh panitia kurban yang dibatasi jumlahnya.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Penyebab Kematian Yodi Prabowo Diragukan

Korban diduga bunuh diri dengan pisau yang dibelinya di sebuah toko.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pegawai Terbatas, Pemprov DKI Tak Mampu Awasi Semua Kantor

Masih banyak perkantoran yang tak menjalankan protokol Covid-19, bahkan cenderung mencuri kesempatan untuk melanggar aturan.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pradi: Tak Ada Salahnya Dana Covid-19 Dialokasikan unuk Kebutuhan Internet Siswa

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menilai kebutuhan internet merupakan hal mendesak dan dia meminta gugus tugas segera mempercepat bantuan tersebut.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Anies Minta Pelaksanaan Ibadah Iduladha Terapkan Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan saat iduladha sangat penting menurut Anies Baswedan guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS