Ruas Jalan Ganjil-Genap Harus Terpasang Rambu
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Ruas Jalan Ganjil-Genap Harus Terpasang Rambu

Minggu, 2 Agustus 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan, rambu-rambu lalu lintas terkait pelaksanaan kebijakan ganjil-genap harus terpasang, pada 25 ruas jalan yang memberlakukan sistem pembatasan kendaraan itu. Polisi tidak dapat melakukan penilangan apabila tidak terpasang rambu.

"Di 25 ruas jalan itu harus ada rambunya. Ketika ada rambunya, maka baru kemudian aturan tersebut bisa ditegakkan. Nanti kita cek kalau memang jalan itu ada rambunya baru kemudian kita bisa melaksanakan penindakan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, di Jakarta, Minggu (2/8/2020).

Menyoal apakah ke depan dari 25 ruas jalan yang diberlakukan ganjil-genap dapat bertambah, Sambodo menyampaikan, bisa saja ada tambahan bergantung situasinya.

"Tetapi intinya yang pertama tambahan itu akan kita koordinasikan dengan organisasi terkait karena bagaimanapun ini multi-stakeholder, nggak bisa kemudian kita sendirian dengan kebijakan tersebut. Terutama kaitan jalur tersebut dilalui atau tidak oleh kendaraan umum untuk menampung shifting dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," ungkapnya.

Kedua, tambah Sambodo, berapa banyak perkiraan terjadinya perpindahan dan apakah perpindahan itu mampu ditampung dengan jumlah transportasi umum yang ada sehingga kapasitas penumpang 50-60 persen dengan physical distancing di dalam kendaraan itu masih dapat terjaga.

"Ketika nanti sudah diputuskan ada penambahan, tentu di ruas-ruas jalan tersebut harus ada rambu yang menyatakan bahwa pada ruas jalan ini diberlakukan ganjil-genap. Setelah ada itu, terutama untuk tambahan yang baru-baru ada waktu untuk sosialisasi. Undang-undang menyatakan 30 hari sosialisasi baru kemudian bisa dilaksanakan penindakan, khusus untuk tambahan," katanya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, memberlakukan kembali sistem pembatasan kendaraan ganjil-genap, di 25 ruas jalan di Jakarta, mulai Senin (3/8/2020) besok.

Sistem ganjil-genap berlaku bagi kendaraan roda empat -sepeda motor belum- setiap hari kerja (kecuali Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional), pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Pelat ganjil boleh beroperasi pada tanggal ganjil, sebaliknya pelat genap pada tanggal genap.

Pelanggar sistem ganjil-genap dapat dikenakan Pasal 287 ayat (1) Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berbunyi, "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar rambu perintah atau larangan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil-genap:

1. Jl. Pintu Besar Selatan.
2. Jl. Gajah Mada.
3. Jl. Hayam Wuruk.
4. Jl. Majapahit.
5. Jl. Medan Merdeka Barat.
6. Jl. M.H Thamrin.
7. Jl. Jenderal Sudirman
8. Jl. Sisingamangaraja.
9. Jl. Panglima Polim.
10. Jl. Fatmawati mulai dari Simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan Simpang Jalan TB Simatupang.
11. Jl. Suryopranoto.
12. Jl. Balikpapan.
13. Jl. Kyai Caringin.
14. Jl. Tomang Raya.
15. Jl. Jenderal S. Parman mulai dari Simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan Jalan Gatot Subroto.
16. Jl. Gatot Subroto.
17. Jl. M.T Haryono
18. Jl. HR Rasuna Said.
19. Jl. DI Panjaitan.
20. Jl. Jendral A Yani mulai dari Simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan.
21. Jl. Pramuka.
22. Jl. Salemba Raya.
23. Jl. Kramat Raya.
24. Jl. St Senen.
25. Jl. Gn. Sahari.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjil Genap Diterapkan, Jam Operasi MRT Diperpanjang

Perubahan kebijakan layanan operasi MRT Jakarta untuk hari kerja mulai pukul 05.00 - 22.00 WIB dan pada akhir pekan mulai pukul 06.00 - 20.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Tawuran Berujung Maut di Bekasi, 1 Pemuda Tewas

GSNB (17) meninggal dunia akibat dibacok pelaku dengan celurit dalam tawuran, di depan Pasar Lama Jalan Raya Hankam, Jati Rahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Polda Metro Berlakukan Lawan Arus di Tol Jakarta-Cikampek

Ditlantas Polda Metro Jaya siang ini sudah memberlakukan contra flow dari KM 65 sampai KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Bentrok Antarwarga di Kampung Rawabacang Dipicu Masalah Sepele

Bentrok di Kampung Rawabacang Pasar Kecapi, Kota Bekasi, Sabtu (1/8/2020) malam, dipicu mobil yang lewat di gang menyenggol motor yang tengah diparkir.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Tabrak Truk Tronton, Pengemudi Mobil Ambulans Tewas

Mobil ambulans B 1858 SIX terlibat kecelakaan menabrak truk tronton B 9269 TPA, di KM 1.800 Tol Jakarta-Tangerang. Akibatnya, pengemudi ambulans meninggal.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Ike Muti Sampaikan Koreksi, Pemprov DKI Anggap Masalah Selesai

Pemprov DKI Jakarta sendiri melalui Biro Hukum memberikan apresiasi atas koreksi dan permintaan maaf dari Ike Muti.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Ganjil Genap Harus Diikuti Pembagian Jam Kerja dan Perbaikan Kapasitas Angkutan Umum

Kebijakan ganjil genap juga harus diikuti dengan pengaturan masuk-pulang kantor dan perbaikan penambahan kapasitas angkutan umum.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Jadi Rujukan, RS Azra Kota Bogor Kedapatan 10 Orang Positif Covid-19

Azra merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 sesuai surat keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Ganjil Genap Sosialisasi 3 Hari, Setelah Itu Ditindak Tilang

Tetap akan diberhentikan petugas, kemudian akan ditegur, tetapi belum akan ditilang.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020

Ingat! Polda Metro Jaya Terapkan Ganjil Genap Besok

Selama tiga hari ke depan mulai Senin hingga Rabu (6/8/2020), Ditlantas Polda Metro Jaya tidak memberlakukan penindakan.

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS