Gagal Menjambret, Sejoli Dikeroyok Massa
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Gagal Menjambret, Sejoli Dikeroyok Massa

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 17:03 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka KI (28) dan pasangannya TA (21), babak belur dikeroyok massa setelah gagal melakukan aksi penjambretan, di Jalan Pasar Bersih Ujung Aspal, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng Komisaris Polisi Khoiri mengatakan, kasus penjamberetan itu bermula ketika korban berinisial SS (13) mengendarai sepeda motor dan melintas di lokasi, Kamis kemarin.

"Korban kemudian dipepet kedua pelaku. Lalu tersangka yang perempuan mengambil handphone korban di dasbor sepeda motor," ujar Khoiri, Sabtu (8/8/2020).

Dikatakan Khoiri, korban sempat memegang tangan tersangka, namun akhirnya terlepas. Sontak korban berteriak, "Maling..maling..!"

Teriakan korban lalu terdengar warga yang sedang berkumpul. Sejurus kemudian, massa mengepung dan menangkap kedua pelaku. Massa yang geram selanjutnya mengeroyok kedua pelaku hingga babak belur. "Kedua pelaku dihakimi massa," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengungkapkan, pasca-kejadian polisi segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku dan meredam kemarahan warga.

"Hubungan pelaku keduanya pacaran. Kami cepat datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku," katanya.

Polisi menyita barang bukti sepeda motor pelaku dan ponsel korban. Akibat perbuatan mereka, sejoli itu terancam dijerat Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukumannya 5 tahun bui.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI Minta Gugus Tugas RW Tingkatkan Kinerja

Gugus Tugas juga perlu mempertimbangkan permasalahan sosial dan keamanan.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

DKI Catat Realisasi Investasi Tertinggi Nasional

DKI Jakarta mencatatkan realisasi investasi tertinggi secara nasional pada triwulan II 2020 (April-Juni), dengan total nilai investasi Rp 30,1 triliun.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Petugas Gulkarmat Tolong Pemuda Jarinya Terjepit Cincin

Eko bersama orang tuanya datang ke kantor Pemadam Kebakaran Sektor Cengkareng untuk meminta bantuan melepaskan cincin yang menjepit jari tangannya.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Pegawai Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota DKI Ditutup Sementara

Lantai tujuh Blok G Gedung Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara karena terdapat sejumlah pegawai di lokasi tersebut dinyatakan reaktif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Satpol PP DKI Perluas Jangkauan Operasi Pelanggar Protokol Kesehatan

OK Prend akan berubah menjadi Operasi Tertib Masker (Tibmask) dengan tujuan agar dapat menjangkau permukiman.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Dua Kebakaran Landa Penjaringan Jakarta Utara Hari Ini

Dua kejadian kebakaran melanda wilayah Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara pada Sabtu (8/8/2020) dini hari tadi.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Kepolisian Ungkap Penimbunan Tabung Gas Subsidi Pemerintah

Para pelaku menjual kembali gas yang sudah dikurangi volumenya kepada masyarakat.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Laboratorium PCR RSUD Kota Bogor Dapat Uji 200 Sampel Per Hari

RSUD Kota Bogor tinggal menunggu izin Pemerintah Jawa Barat (Jabar) untuk segera mengoperasikan Laboratorium PCR.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2020

Pelanggar Protokol Kesehatan di DKI Bakal Terkena Sanksi Progresif

Pergub 51/2020 bisa saja direvisi untuk mengatur lagi terkait sanksi progresif secara detail.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

Imbas Klaster Perkantoran DKI, Depok Kembali Masuk Zona Merah

Kota Depok kembali termasuk zona merah Covid-19 dikarenakan imbas dari kasus klaster perkantoran di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS